Air Mata Dalam Pernikahan

Air Mata Dalam Pernikahan
Raka pergi ke luar negeri


__ADS_3

Sementara yang terjadi pada Raka, dia di paksa orang tuanya untuk pergi kembali ke luar negeri. dia harus mengurus perusahaannya yang di Amerika


" Raka kamu harus kembali ke Amerika sekarang juga untuk mengurus perusahaan di sana, perusahaan papa sedang mengalami gangguan. sebelum kamu berhasil memulihkan perusahaan kamu tidak boleh kembali ke indonesia,,, " ucap pak anjas


" Tidak pah,, Raka tidak mau,,!! lebih baik Papa menyuruh Andra pah,, aku tidak mau pokoknya,, " ucap Raka


" Tidak ada bantahan pokoknya,, Kamu harus mau, ini demi Perusahaan Kita Raka,, " ucap Pak Anjas


" Kenapa sih Papa sama Mama egois,,, sudah mengusir Fira dari rumah sekarang menyuruh Raka untuk pergi ke Luar Negeri lagi,,kalian egois,,!!!, " ucap Raka sambil membanting pintu kamarnya


" Ya Alloh apa yang harus aku lakukan,, aku tidak mungkin meninggalkan Fira, tetapi aku juga punya tanggung jawab yang besar di Perusahaan,, " ucap Raka menjambak rambutnya


Akhirnya Raka terpaksa pergi ke Amerika,, dan dia mengingkari janjinya pada Fira


"Fir maafkan Abang,, aku janji setelah pulang dari Amerika aku akan langsung mendatangi kamu Fir,, kita akan menikah,, " ucap Raka dalam hati ketika sudah berada di pesawat


Sebenarnya Raka tidak ingin meninggalkan Fira,, tapi orangtuanya terus memaksanya. Mereka mengancam kalau Raka tidak mau pergi,, mereka akan menyakiti Fira


Jadi Raka terpaksa meninggalkan Fira untuk sementara


"Fir,jaga diri kamu baik", Abang meninggalkanmu demi masa depan kita. semoga Tuhan mempersatukan kita kelak,, Selamat tinggal Fira kasihku,, " ucap Raka sambil memandang luar jendela dan meneteskan air mata


*******


Fira masih tetap mengajar, Dia bangga bisa jadi pengajar di desa Ibunya


paling tidak ilmu yang selama ini dia peroleh tidak sia" begitu saja

__ADS_1


Kini Fira sedang berada di ruang guru,, tiba" Amar mendekatinya


" Ehem,,, Bu Fira boleh saya berbicara,, " ucap Pak Amar


Fira yang sedang mengecek tugasnya mendongak menatap Pak Amar


" Iya Pak Amar ada apa ya?,, "tanya Fira


" Emm,, begini nanti pulang mengajar saya mau mengajak Ibu Fira keluar sebentar,, bisa ngga ya Bu Fira kira"?,,,, " ucap Pak Amar


" Emmm,,, boleh deh Pak Amar,,, Insya Alloh saya bisa,, " ucap Fira sambil tersenyum


" Baiklah Bu Fira kalau begitu saya permisi ke kelas dulu,, sampai jumpa lagi nanti,, " ucap Pak Amar sambil tersenyum


" Iya Pak Amar,, silahkan,, " ucap Fira


Kini Fira kembali ke kelas lagi dan mulai mengajar kembali


Fira menunggu Pak Amar di ruangannya,,setelah Pak Amar datang mereka pergi ke suatu tempat


Setelah mereka sampai di cafe ,, mereka duduk berhadapan, setelah itu mereka memesan makanan


"Ehem,,, Bu Fira boleh Saya bertanya,, " ucap Pak Amar sambil deg" an


" Iya Pak Amar,, silahkan. mau tanya apa,, " ucap Fira sambil memakan mi goreng seafood pesanannya


" Ehmm begini Bu Fira,, Bu Fira sudah punya pacar atau calon suami belum,, " ucap Pak Amar sambil meremas kedua tangan nya

__ADS_1


" Emm,, kok Pak Amar tiba" tanya seperti itu ke saya,, memangnya kenapa Pak Amar ???,, " ucap Fira


" Kalau boleh jujur,, emmm,,,,, selama ini saya menyukai Ibu Fira,, " ucap Pak Amar


" uhuk,, uhuk,,, " Fira batuk keselek karena kaget atas pernyataan nya Pak Amar


Amar mengambil minuman Fira dan mengasihkan ke Fira


" Terimakasih,, " ucap Fira setelah dia minum


Fira menetralkan degup jantung nya ,, lalu Fira mulai menjawab


" Saya tidak punya pacar Pak Amar,,dan kok bisa Pak Amar menyukai saya,,"ucap Fira


"Uya Bu Fira,, Saya ingin menikahi Bu Fira,, " ucap Amar


Fira kaget,, Fira memang mau menikah. tapi Fira masih menunggu Raka. kalaupun Fira menerima cinta Amar,, Fira takut kalau Amar akan kecewa, karena Fira sudah tidak lagi perawan


" Pak Amar saya takut kalau saya menerima Pak Amar jadi suami saya,, anda akan kecewa Pak,, "ucap Fira


" Maksud Bu Fira apa,, " ucap Amar


" Saya tidak bisa mengatakannya Pak,, itu cukup menjadi rahasia pribadi saya,, " ucap Fira menunduk


" lebih baik kita berteman saja dulu Pak Amar,, jalani saja seperti ini,, " ucap Fira


"Kalau begitu Saya minta maaf Bu Fira,, sudah menganggu waktu Bu Fira,, " ucap Amar

__ADS_1


" Iya Pak Amar nggak apa",, santai saja,, " ucap Fira tersenyum


Sebenarnya Amar kecewa dengan jawaban Fira,, tetapi dia berusaha biasa saja


__ADS_2