Air Mata Dalam Pernikahan

Air Mata Dalam Pernikahan
raka menyusul fira


__ADS_3

"Mama sama papa tega usir fira dari sini,, terus dia akan ke mana mah,,, fira itu lagi sakit takutnya dia kenapa",, lagian kalau fira nanti hamil anak raka gimana,,!! " ucap raka


" belum tentu juga dia hamil. kalaupun dia hamil biarkan saja,, dia sendiri yang tidak bisa jaga diri,, " ucap mama dian


" mama kok tega sih sama fira,, selama 19 tahun fira tinggal bersama kita,, kalian tega usir fira,, " ucap raka


" pokoknya raka akan mencari fira,, " ucap raka pergi untuk mengambil mobil


" raka,, biarkan fira pergi kenapa sih,, " ucap mama dian


kini raka pergi mencari fira,, dia menyusuri jalan,,


setelah satu jam lebih raka keliling jakarta tapi tidak juga menemukan fira,,


" apa fira benar" ke Bogor ya mencari orangtuanya,, " ucap raka


kini raka mengendarai mobilnya menuju bogor


sementara fira kini berada di terminal. dia akan pergi mencari orangtuanya,,


tetapi bagaimana bisa dia mencari,, sedangkan dia tidak punya petunjuk apapun


fira naik bisa jurusan bogor,, dia duduk sambil melamun. selama 19 tahun dia hidup dengan orangtua angkat yang memberikan segalanya. kini karena satu kesalahan semuanya hancur,,,


" ya Allah,, bagaimana caranya aku mencari orangtuaku,, sedangkan aku tidak punya petunjuk apa" dan tidak tau mereka tinggal di mana,, " ucap fira


tanpa sadar dia meneteskan air mata


mengingat malang benar nasibnya,,


setelah menempuh perjalanan sekitar 4 jam fira kini sampai di kota bogor,, fira berjalan tak tentu arah.. dia bingung harus mulai dari mana dia mencari orangtuanya


" ya Alloh,,, harus kemana aku pergi,,, " ucap fira


fira berjalan di pinggir jalan dan dia teringat kalau dulu dia di temukan di dekat jembatan


mungkin orang tuanya tinggal di sekitar jembatan itu


kini hari sudah mulai malam,, fira akan bertanya ke orang" di sekitar jembatan untuk mencari kos" an dulu


fira mendekat ke orang" yang sedang duduk di gardu ronda

__ADS_1


" permisi pak,, maaf mengganggu sebentar..


di sini apakah ada tempat kontrakan ya " ucap fira


" ooh iya neng ada,, di dekat perempatan jalan sana,," ucap warga


" ooh iya Pak,, kalau begitu terimakasih banyak,, permisi,, " ucap fira


kini fira berjalan ke tempat tersebut


terlihat rumah kontrakan berjejer rapi..


tok,, tok,, tok,, assalamu'alaikum,, " ucap fira


" WA ' alaikumsalam,, " ucap Ibu kontrakan


" permisi bu,, apa benar disini ada tempat yang akan di kontrakan,,, " ucap fira


" iya neng,, kebetulan disini masih ada kamar yang kosong,, " ucap Ibu kontrakan


" alhamdulillah,, oh iya bu satu bulannya berapa ya,," ucap fira tersenyum


" oh iy neng disini satu bulannya 700 ribu,kalau begitu ini kuncinya neng,, semoga betah ya disini,, ucap Ibu kontrakan


kini fira masuk ke kontrakan tersebut dan dis masuk ke kamar


" ya alloh,, semoga aku bisa kuat menghadapi ini semua,, " ucap fira sambil mendesah pelan


sedangkan raka kini masih mencari fira


raka mengendarai mobilnya menuju tempat dekat jembatan dan di sana juga ada orang" yang sedang ronda. raka bertanya siapa tahu melihat fira,,


" permisi pak,, maaf mengganggu,, apakah bapak" melihat gadis ini ya,, " ucap raka sambil menunjukkan foto fira


" ooh iya mas,, tadi dia nanya kontrakan,, mungkin dia sekarang ada di kontrakan situ,, " ucap salah satu warga


" ooh baik,, kalau begitu Terimakasih pak,, permisi,, " ucap raka


raka berharap dia menemukan fira disana


", assalamu'alaikum,, " ucap raka sambil mengetok pintu tempat kontrakan

__ADS_1


" WA, alaikum salam,, iya mas ada apa,," ucap Ibu kontrakan


" maaf Bu sebelumnya,, apakah Ibu melihat gadis ini,,dia adik saya bu,,," ucap raka memperlihatkan foto fira


" iya mas,, dia ada ngontrak di sini,, rumah yang itu,, " ucap bu kontrakan sambil menunjukkan rumah yang di tempati fira


" oh iya terimakasih bu,, " ucap raka


raka berjalan menghampiri tempat fira..


tok,, tok,, tok,, ,, raka mengetuk pintu


fira yang baru saja selesai membereskan barang" nya langsung membuka pintu


deg,, " a,, abang,, " ucap fira


raka langsung memeluk fira


" fir,,, abang cari kamu kemana" ,, akhirnya kamu ketemu juga fir,, " ucap raka sambil memeluk dan mencium pucuk kepala fira


fira mendorong pelan tubuh raka,,


" masuk bang,, tidak enak dilihat orang,, " ucap fira


kini mereka duduk di lesehan,,


raka memandangi ruangan yang di tempati fira


" fir,, abang minta maaf dan abang akan tetap menikahimu,,walaupun mama sama papa ngga merestui kita,, " ucap raka sambil menggenggam tangan fira


" tapi bang,, mama sama papa akan benci sama fira,, lebih baik abang pulang saja ke Jakarta,, " ucap fira sambil meneteskan air mata


" nggak fir,, abang ngga akan ninggalin kamu di sini sendirian,, " ucap raka


" terserah lah bang,, aku capek,, mau istirahat,, " ucap fira


kini raka meminta izin ke pemilik kontrakan dan warga sekitar,, kalau dia akan menginap di kontrakannya fira,,


" maaf ibu,, bapak,,, saya kakak dari fira yang ngontrak di sini dan saya akan menginap di sini,, " ucap raka


" ooh iya mas,, kalau memang benar kalian saudara,, silahkan saja,, " ucap Ibu kontrakan

__ADS_1


akhirnya raka tidur di luar kamar fira. dan fira tidur di kamar


fira keluar membawakan bantal sama kain untuk selimut raka


__ADS_2