
zahra pulang di bonceng diva,,, zahra turun di perempatan jalan,, karena takut diva tau dia tinggal di rumah aksa,,
saat zahra sedang berjalan,, tiba" ada mobil aksa lewat,, dan mobil itu melewati zahra tanpa memberikan tumpangan,,,
Ttiiitttt,,,, tttiiiittt,,,aksa sengaja menyuruh devan membunyikan klakson,,,
zahra yang sedang berjalan di tepi pun kaget,, hingga dia minggir dan terperosok ke selokan,,,
mobilnya berhenti tepat di depan zahra dan aksa melongok kan kepalanya sambil tertawa mengejek zahra
" rasain,,, emang enak,,, memang pantas sih,,, jadi tikus got,,, haha,,, ha,,," ejek Rafa
setelah itu mobil langsung berjalan cepat meninggalkan zahra
zahra hanya diam,, dan mengusap dadanya
" astaghfirullahalazim,, tega kamu mas,,, segitu hinakah aku di matamu,,, " ucap zahra sambil meneteskan air mata
sebenarnya devan yang melihat zahra terjatuh ke got merasa kasihan,, tetapi apa boleh buat dia hanya mengomel mengutuk aksa dalam hati
" kejam banget si kamu bos sama istri sendiri,,, zahra itu sangat cantik dan baik,, tapi kenapa kamu menyia" kannya bos,,,suatu saat pasti kamu akan menyesal bos telah menyakiti zahra,, " ucap devan dalam hati sambil melirik aksa
zahra sampai di rumah dan dia langsung masuk ke kamar dan membersihkan diri laku sholat ashar.karena sebentar lagi sudah masuk waktu maghrib,,
bi marni mengetok pintu kamar zahra
tok,,, tok,, tok,, neng,, " ucap bi marni
" iya bi,, masuk,, ucap zahra yang sedang melipat mukena
" neng,, makan dulu ya,, pasti lapar,, " ucap bi marni
" enggak bi,,, zahra masih kenyang,, tadi sudah makan siang di kantor bi,,, " ucap zahra
" neng,,, maafin bibi ya,, tidak bisa membantu neng,, " ucap bi marni sambil meneteskan air mata
"engga bi,, bibi ngga salah,,, rapi beneran zahra masih kenyang dan zahra juga punya roti kok bi,, buat makan nanti kalau lapar,, " ucap zahra
__ADS_1
karena bi marni tau,, zahra takut ke aksa kalau dia makan,,aksa tidak memperbolehkan zahra makan makanan yang benar,, dia hanya boleh memakan makanan sisa dan yang sudah basi
bi marni sebenarnya tidak tega memberikan makanan basi ke zahra,,,
tapi aksa selalu memantau nya dan bi marni takut di pecat
waktu menunjukkan habis maghrib aksa turun ke bawah untuk makan malam
dengan menggunakan kaos hitam,, celana pendek selutut,, terlihat sangat cool
tiba" aksa berteriak memanggil bi marni
" bi,,, " teriak aksa
" i,, iya den,,, mau makan sekarang,, ucap bi marni sambil berjalan mendekat
" hemmm, " jawab aksa berdehem
" bi,, bibi tau ngga kemana saja wanita itu seharian,, " tanya aksa
" emmm,,, neng zahra bekerja den,, " jawab bi marni
" katanya si di kantoran den,, jadi ob,, " jawab bi marni
nanti suruh wanita itu naik ke kamar saya bi,,, suruh dia mengantarkan kopi,, " ucap aksa
" iya den,, jawab bi marni lalu pergi ke belakang
bi marni memanggil zahra
" neng,,, neng zahra,, " ucap bi marni
" iya bi,,, ada apa?? " ucap zahra sambil menatap bi marni
" nanti disuruh den aksa mengantarkan kopi ke kamarnya neng,, " ucap bibi
deg,,, " i,, iya bi,, " ucap zahra
__ADS_1
zahra langsung mengikuti bi marni untuk mengantarkan kopi ke aksa
"tok,, tok,, tok,," zahra mengetok pintu kamar aksa
" masuk,," ucap aksa dari dalam
zahra masuk ke kamar aksa dan pandangan zahra langsung tertuju ke sebuah foto besar yang terpajang rapi dan indah di pojok kamar suaminya,,, foto aksa dan bella saat bertunangan,, mereka terlihat serasi sekali
ada rasa sesak di dalam hati zahra,, tapi zahra sadar dia hanya istri pengganti
" maaf mas,, ini kopinya,, " ucap zahra sambil menaruh kopi di atas nakas
aksa yang sedang sibuk dengan laptopnya hanya melirik sekilas tanpa menjawab
zahra langsung melangkah keluar,, tiba" suara aksa menggelegar
" dari mana kamu seharian ini,, apa kamu menjual diri untuk makan,, hah,,!! " ucap aksa
deg,,,, jantung zahra terasa sesak,,
Tes,, tanpa sadar zahra langsung meneteskan air mata
zahra berbalik menatap ke aksa
" apa anda bilang,,, anda menuduh saya melakukan hal serendah itu,,,
kalau iya kenapa,,, iya,, saya memang menjual diri untuk makan,,,!! " ucap zahra sambil meneteskan air mata
aksa yang marah langsung menampar zahra
plak,,, dasar p******,,,munafik,,, cuih,, " ucap aksa
" sudah berapa laki" hidung belang yang kamu layani,, hah,,, apa bagusnya tubuhmu ini,,, jijik aku lihatnya,, " ucap aksa
" sudah sangat banyak sekali laki" yang aku layani,,aku juga butuh uang,, memang kenapa,,, apa urusan anda mencampuri urusan saya,,, toh anda juga tidak perduli dengan saya,, " ucap zahra melawan
" tidak sudi aku memperdulikan kamu,, walaupun kamu telanjang sekali pun aku tidak akan tergoda olehmu,,, dasar wanita murahan,, " ucap aksa
__ADS_1
zahra lelah,, cape menghadapi aksa,, zahra melangkah keluar,, tetapi baru mau membuka pintu,,, aksa menarik tubuh zahra hingga terpelanting ke pinggir ranjang