Air Mata Dalam Pernikahan

Air Mata Dalam Pernikahan
Raka bertemu Adit


__ADS_3

Hari ini Raka sudah mau berangkat ke kantor,,


Raka turun ke bawah untuk sarapan. pagi" sekali Fira pergi ke pasar dengan Ibunya untuk berbelanja kebutuhan dapur


" Sayang,, kamu masak apa??,,, "tanya Raka sambil menarik kursi untuk duduk


" Eh Bang,, masak ayam goreng sama sop Bang,, " ucap Fira sambil menuangkan minuman ke dalam gelas


" Abang mau kopi ngga,, biar aku buatin,, " ucap Fira


" Ngga usah deh,, sarapan aja sayang,, " ucap Raka sambil tersenyum


Ibu Fatimah yang sedang di dapur hanya mendengarkan percakapan anak dan menantunya


" Oh iy,, Ibu mana,,?? apa ibu sudah sarapan,, " ucap Raka sambil celingak celinguk mencari Ibu mertuanya


" Ibu di belakang Bang,, lagi nyuci baju,, " ucap Raka


" Sayang,,,, Ibu dan kamu itu jangan kecapean,,, biar nanti aku carikan Art ya agar kamu sama Ibu tidak kecapean,, " ucap Raka


" Enggak kok nak,, Ibu ngga cape,, kan nyucinya juga pake mesin cuci,, ngga usah cari Art juga ngga apa" kok nak,, biar Ibu bantu" di sini,, " ucap Bu Fatimah yang berjalan dari belakang


" Enggak apa" Bu,, biar bantu " Ibu sama Fira. aku nggak mau kalian kecapean,, " ucap Raka


" Ya sudah terserah kamu saja nak,, " ucap Ibu Fatimah


" Ooh iya,, nanti sore kita ke rah Opa sma Oma ya sayang,, " ucap Raka


" Tapi Bang,, aku takut,, " ucap Fira menunduk


" Ngga usah takut,,, mereka itu tidak akan mungkin memarahi kita,, kan kita bukan saudara kandung sayang,, " ucap Raka sambil mengelus tangan Fira


" Iya deh Bang,, nanti aku tunggu kamu,, " ucap Fira


" Ya sudah aku berangkat dulu ya,, kalian hati" di rumah,, " ucap Raka


Fira mencium tangan suaminya dan mengantarnya sampai depan pintu


Kini Raka sudah ada di kantor dan sedang mengecek pekerjaannya


Dia terlalu fokus sehingga ada orang masuk pun tidak tau

__ADS_1


" Hai Bro,, fokus amat,, " ucap Andra sambil duduk


" Ya ampun,,kalau mau masuk itu ketuk pintu dulu dodol,, " ucap Raka sambil mengusap dadanya


" Ya lagian elo fokus amat,, gue udah ketok" dari tadi ngga ada jawaban,, ya udah gue langsung masuk aja,, " ucap Andra cengengesan


" Aman kan semuanya,,, " ucap Raka


" Soal perusahaan sih aman Bro,, tapi kalau soal Om sama Tante gue jamin tidak aman deh,, " ucap Andra


" Iya ndra,, gue udah nebak kalau mereka tidak akan mungkin setuju dan pastinya akan marah besar,, " ucap Raka sambil mendesah pelan


" Sabar aja Bro,,, semoga saja Om sana Tante ngertiin perasaan kamu dan Fira,, " ucap Andra


" Iya Ndra,, semoga saja mereka tidak egois,, " ucap Raka


" Ya sudah gue mau kerja dulu,, semangat y Bro,,, " ucap Andra


" Oke,, " balas Raka sambil mengacungkan jempolnya


Andra keluar dari ruangan Raka dan kini Raka malah melamun,, Dia tidak fokus lagi mengenai pekerjaan nya


" Kenapa jadi ruwet begini sih,, Fira yang dulu mereka sayangi sekarang malah mereka benci. padahal itu bukan kesalahan Fira,,, Ya Alloh,,, lembutkan lah hati Mama dan Papa agar mereka merestui pernikahanku dengan Fira,, " ucap Raka sambil mengusap wajahnya


" Bu,, Ibu betah kan tinggal disini,,, daripada tinggal sendirian di kampung malah aku yang kepikiran terus sama Ibu,, " ucap Fira sambil menata bunga"


" Iya nak,, Insya Alloh Ibu betah nak,,, " ucap Ibu Fatimah sambil menatap Fira


" Tidak menyangka ya Bu,,, kita akhirnya di pertemukan setelah lama berpisah,, " ucap Fira


" Iya nak,, memang takdir tidak ada yang tau. kita manusia hanya bisa pasrah menjalani hidup ini,, " ucap Bu Fatimah


Fira hanya tersenyum dan melanjutkan menanami bunga" di taman


Kini sudah waktunya makan siang,, Raka akan mengadakan meeting bersama klien di Restoran dekat kantor


" Rak,,sekarang kita ada meeting dengan pemilik perusahaan PT Jaya Group di Restoran ABG ,, " ucap Andra


" Oke,, kita berangkat sekarang. lo udah siapin berkas" nya kan Ndra,, " ucap Raka


" Sudah dong,, kita tinggal berangkat,, " ucap Andra

__ADS_1


Akhirnya mereka berangkat menuju Restoran


Raka dan Andra memesan makanan terlebih dulu sambil menunggu kliennya datang


Setelah beberapa menit menunggu akhirnya kliennya datang


" Selamat siang Pak Raka maaf saya telat,, " ucap kliennya


Deg,,,, Raka kaget tetapi dia berusaha bersikap profesional


"Selamat Siang,, maaf silahkan duduk,, " ucap Raka sambil tersenyum kecil


" Ooh iya perkenalkan Pak Raka,, ini anak saya namanya Aditiya Wijaya, dia yang akan menggantikan saya bekerja sama dengan Perusahaan anda,, " ucap Pak Dimas Wijaya


" Baik Pak Dimas,,,sekarang kita makan dulu setelah itu kita baru membahas kerja sama kita,, " ucap Raka tersenyum


Kini mereka makan siang bersama setelah itu mereka membahas kerja sama antara Perusahaan Raka dan Adit


Sekarang sudah jam 5 sore,,sudah waktunya Raka dan para karyawan pulang


Raka pulang dengan mengendarai mobilnya sendiri,,,


Fira yang habis mandi mendengar mobil suaminya pulang, dia bergegas menuju depan rumah untuk menyambut Raka


" Sore Bang,,cape ya,, " ucap Fira sambil mencium tangan suaminya dan membawakan tas kerjanya


" Iya sayang tadi ada meeting,, ngomong" kamu wangi sekali, habis mandi ya,, " ucap Raka sambil menggandeng pinggang istrinya


" Iya Bang,, ooh iya mau aku buatin kopi ngga,, " ucap Fira


" Boleh deh,, tapi aku mandi dulu gerah soalnya,, " ucap Raka


" Iya deh,, " ucap Fira


Kini Raka sudah selesai mandi dan duduk di ruang tamu bersama Fira,, sedangkan Bu Fatimah berada di kamarnya


" Gimana Sayang,, nanti kita jadi kan ke rumah Opa,, " ucap Raka


" Terserah Abang aja deh,,aku nurut aja sama Abang,, " ucap Fira


" Ya sudah nanti kita ke sana habis maghrib aja ya Sayang,," ucap Raka

__ADS_1


Fira hanya mengangguk paham


__ADS_2