Air Mata Dalam Pernikahan

Air Mata Dalam Pernikahan
Penyesalan Bu Dian dan Pak Anjas


__ADS_3

Tujuh bulan kemudian


Kini kehamilan Fira sudah memasuki usia 9 bulan


Raka selalu menemani Fira kemanapun dan menuruti keinginan Fira


Fira beruntung mempunyai Suami dan Ibu yang sangat baik padanya


Walaupun sampai sekarang Orang tua Raka belum merestui mereka


Hari ini Fira sedang duduk di depan rumah


Dia sedang melihat anak" bermain dan juga melihat orang" berlalu lalang


Ibu Fatimah membawakan Fira teh hangat untuk Fira dan dirinya


Sementara Raka masih bekerja di kantor dan belum waktunya pulang


Hari ini Bu Dian akan mendatangi Raka


Bu Dian selama ini mencari keberadaan Raka dan Fira, hingga Aksa memberi tahu Alamat Kantor Raka


Raka yang sedang fokus memeriksa pekerjaannya tidak tau bahwa Mama nya datang ke ruangannya


" Ehem,,, Raka,,, " ucap Bu Dian berjalan mendekati Raka


Raka kaget dengan kedatangan Mamanya


" Mama,,, "ucap Raka dengan melebarkan matanya dan berdiri dari duduknya


" Rak,,, Maafin Mama,, selama ini Mama sudah egois nak,, " ucap Bu Dian dengan mata berkaca "


" Mau apa Mama ke sini,, bukankah selama ini Mama sudah tidak menganggap aku anak lagi Mah,, " ucap Raka


" Raka,,, Papa terkena struk,, dan Kita sudah pindah ke Jakarta. karena Perusahaan di Surabaya bangkrut, dan kita tinggal bersama Oma dan Opa,, " ucap Ibu Dian


" Apa,,,!! Papa terkena struk,, sejak kapan Mah,, " ucap Raka kaget


" Dua bulan yang lalu Papa di tipu rekan bisnis Papa nak,,kami rugi milyaran dan Papa langsung terkena struk,,Perusahaan Papa bangkrut dan Rumah di Surabaya di jual untuk berobat Papa, tapi sampai sekarang Papa belum sembuh juga. tinggal Perusahaan yang di Jakarta. Mama terus mencari kamu untuk kembali memimpin perusahaan kita nak,, " ucap Bu Dian sambil berkaca"


" Raka tidak bisa Mah,, Raka sudah memimpin Perusahaan Raka sendiri,,, " ucap Raka


" Raka,,, Mama mohon nak,,, Mama tidak tau lagi harus meminta tolong ke siapa untuk memimpin Perusahaan. Mama tidak mungkin dan Andra dia hanya keponakan Papa, masih ada kamu nak. Mama tau,kami salah padamu dan Fira,, Mama juga ingin meminta maaf pada Fira nak,, " ucap Bu Dian


" Baiklah Mah,,Mama akan Raka ajak ke rumah dan bertemu Fira,, " ucap Raka


Kini Bu Dian dan Raka pulang ke rumah untuk bertemu Fira


Kini mobil Raka sudah sampai di depan rumah dan terlihat Fira yang sedang duduk dengan perut yang membuncit


Fira yang sedang duduk pun kaget karena Suaminya pulang lebih cepat


Raka turun dari mobil dan di ikuti Bu Dian

__ADS_1


" Sayang,,kamu lagi apa,, " ucap Raka


" Abang,,, aku lagi duduk aja bang,, melihat anak" bermain,, " ucap Fira sambil berdiri dan menyalami suaminya


" Fira,,, " ucap Bu Dian mendekat


" Ma,,, Mama,,, " ucap Fira kaget


" Fira,, maafin Mama nak,, Mama terlalu egois dulu sehingga sudah menyakiti hati kamu nak,, Mama salah. Mama mohon maafin Mama nak,, " ucap Ibu Dian memeluk Fira


" I,,, iya Mah,,, Fira sudah maafin Mama dan Papa,, " ucap Fira meneteskan air mata


Fira rindu pelukan Bu Dian, karena sedari kecil Fira selalu di manja dan di sayangi Bu Dian,,,


Bu Fatimah yang keluar pun kaget ternyata ada tamu


" Loh Raka,, ternyata ada tamu,, suruh masuk nak,, " ucap Bu Fatimah


Bu Dian membalikkan badannya dan Bu Fatimah kaget


"Bu Dian,, " ucap Bu Fatimah


" Iya Bu,, Saya datang kemari untuk meminta maaf pada kalian,, " ucap Ibu Dian


" Ya sudah,, sebaiknya kita masuk dulu Bu,, " ucap Bu Fatimah mengajak mereka masuk ke dalam rumah


Ibu Dian menuntun Fira


Sebenarnya Ibu Dian juga rindu pada Fira, karena bagaimanapun Fira adalah anak angkatnya


" Sudah lah Bu Dian,, kita sudah memaafkan kalian dan semoga ke depannya hubungan keluarga kita lebih baik lagi,, " ucap Bu Fatimah


Tiba" Ibu Dian ada telepon dari rumah dan mengajarkan bahwa Pak Anjas jatuh dari kursi roda


Bu Dian langsung pergi dan kali ini Raka mengikuti Mamanya


" Sayang,, Abang pergi dulu ya,,, mau mengantar Mama dan menengok Papa sebentar,, " ucap Raka


" Iya Bang,, hati" di jalan,, " ucap Fira


" Fira,,, Mama pulang dulu ya Sayang,, " ucap Bu Dian memeluk Fira


" Iya Mah,, hati" dan titip salam buat Papa,, "ucap Fira


" Iya sayang,, " ucap Bu Dian sambil pergi


Kini mereka sudah pergi dan sekarang tinggal Fira dan Ibunya


" Fir,,, semoga saja hubungan kamu dan Orang tua kamu kembali baik lagi ya nak,, " ucap Bu Dian


" Amin Bu,,kasihan Papa ya bu,tapi aku t


belum bisa menjenguk Papa Bu,, karena keadaanku yang begini,, " ucap Fira

__ADS_1


"Nak,, kita diakan saja semoga Pak Anjas cepat sembuh,, " ucap Bu Dian


Kini Raka dan Bu Dian sudah sampai di rumah Oma dan Opa nya


Bu Dian langsung berlari masuk ke kamar dan mendekati Suaminya


" Pah,, Papa kenapa kok bisa jatuh,, " ucap Bu Dian


" Raka,, kamu datang nak,, " ucap Oma dan Opa


Raka langsung menyalami Oma dan Opa, Raka langsung mendekati Pak Anjas


" Pah,,, Papa kenapa bisa jadi begini,, " ucap Raka meneteskan air mata


Pak Anjas berbicara tetapi tidak jelas,, dan dia meneteskan air mata


" Raka,,, Papa bilang mana Fira,, dan Papa ingin meminta maaf pada Fira katanya,, " ucap Bu Dian


" Pah,, Fira di rumah. dia tidak ikut karena sedang hamil besar,, Fira sudah memaafkan Papa, jadi Papa cepat sembuh ya,,, sebentar lagi akan Ada Cucu kalian,, " ucap Raka menggenggam tangan Papa nya


Pak Anjas menangis,, dia terharu dan ingin sekali bertemu dengan Fira, anak angkatnya yang dari dulu disayangi tapi sekarang menjauh,,


Raka Izin pulang ke Orang tuanya dan juga Oma Opa nya


" Mah, Pah,, Oma, Opa, Raka pulang dulu ya,, " ucap Raka berpamitan


" Iya nak,, hati" dan kalau ada apa" sama Fira cepat kabari kami ya,, " ucap Bu Dian


" Iya Mah,, pasti akan aku kabari kalian,, " ucap Raka sambil melangkah pergi


Raka menjalankan mobilnya dengan hati"


Sampai di rumah Raka langsung masuk kamar


Di kamar terlihat Fira habis sholat Ashar dan Raka mendekati dan memeluk Fira


" Bang,,, sudah pulang,, " ucap Fira


" Iya Sayang,, Papa meminta maaf padamu dan katanya ingin bertemu kamu, " ucap Raka


" Ya sudah besok kita ke sana ya bang,, aku juga ingin menengok Papa,, " ucap Fira


" Insya Alloh Sayang,, " ucap Raka sambil mencium kening Fira


" Abang makan dulu ya sekarang,,, biar kita turun,, " ucap Fira


Kini mereka turun untuk makan dan Raka menggandeng pinggang Fira


Fira mengambilkan makanan untuk Raka dan Fira duduk di depan Raka


" Sayang,,, kamu ngga makan,, " ucap Raka


" Engga Bang,, Aku sudah makan tadi sama Ibu,, " ucap Fira

__ADS_1


Raka makan dengan lahap,, dan setelah itu Raka membersihkan diri


__ADS_2