
kini raka menghubungi orangtuanya agar datang ke jakarta
" halo mah ini raka,, ada hal penting yang mau raka bicarakan mah,, " ucap raka
" iya sayang,, ma ngomong apa,, " tanya mama dian
" bisakah mama dan papa datang ke sini saja mah,, ini penting sekali,, " ucap raka
" ya sudah nanti mama bilang sama papamu dan kita akan kesana,, " ucap mama dian
setelah raka selesai berbicara dengan mamanya,, dia kembali ke kamar firafira
raka mendekat ke fira
" fir,, abang sudah berbicara sama mama. mungkin besok mereka akan sampai ke sini,, " ucap raka
fira diam,, dia hanya meneteskan air matanya
" fir,, sebenarnya abang dari dulu sangan mencintai kamu,, tapi abang tidak berani jujur padamu,, abang tidak bisa melihat kamu sama orang lain fir,, abang ingin menikahimu,, " ucap raka
" tapi bang,, bagaimana dengan mama sama papa,,, aku takut bang,, " ucap fira
" tenang fir,, kita akan hadapi mereka bersama" ,,, ucap raka sambil memeluk fira
hari ini fira sudah agak mendingan. saat raka dan fira sedang sarapan bersama,, tiba" orangtua raka datang
" assalamu'alaikum,, sayang,, " ucap mama dian
"wa ' alaikumsalam mah,,pah,, ucap raka dan fira
__ADS_1
"loh fira sayang,, kening kamu kenal nak,, " ucap mama dian
" em,, jatuh di kamar mandi mah,, " ucap fira sambil menunduk
kini mereka sudah berada di ruang keluarga.
raka membuka obrolan mereka
" mah,, pah,, sebelumnya raka minta maaf,
raka ingin menikahi fira mah,,, " ucap raka
" a,,, apa,,,!!! jangan gila kamu raka,,!!! " ucap pak anjas
" tidak mungkin raka,, fira itu adik kamu,," ucap bu dian
" apa,,,,,, " ucap kedua orangtua raka
plak,, " kamu telah merenggut kesucian fira,, atau fira yang menggoda kamu raka,, " ucap bu dian
fira yang mendengarnya langsung menangis,,dan raaka langsung membela fira
" mah,, fira ngga salah mah,, raka yang sudah m******** fira mah,,, " ucap raka sambil menangis dan berlutut di kaki mamanya
" kamu,,, kamu apakan anak saya hah,, jawab,,!!! " ucap bu dian marah
" mah,, pukul raka mah,, jangan sakiti fira,, " ucap raka
" tidak,, mama tidak setuju.kamu itu sudah kami besarkan,, tapi apa balasan kamu,, kamu membuat kami malu,,!!! ,, " ucap bu dian
__ADS_1
" mulai sekarang pergi dari kehidupan kami dan jangan pernah kembali lagi,!! pergi,,!!! " ucap bu dian
" mah,, fira mohon mah,, fira minta maaf,,, " ucap fira sambil menangis
" lebih baik kamu pergi fir,, jauhi raka,,, carilah orangtuamu. kami menemukan kamu di dekat jembatan di daerah puncak,, pergilah,, " ucap pak bagas
" tidak,, kamu tidak boleh pergi fir,, abang mencintaimu fir,, " ucap raka sambil memeluk fira dan menangis
" maafkan fira mah,, pah,, fira pamit,, " ucap fira
raka mengejar fira dan memohon agar fira tidak pergi
" fir,, abang mohon fir,, jangan tinggalin abang,, bagaimana kalau nanti kamu hamil fir,, " ucap raka
fira diam saja,, dia terus melangkah dengan air mata yang terus mengalir.
" raka,,, biarin dia pergi,, biar dia mandiri hidup tanpa kita raka,,,!!! "ucap bu dian
"kamu secepatnya harus papa nikahkan raka,, " ucap pak anjas
" pah,, kasian fira pah,, dia sudah aku renggut kesuciannya,, kalau dia hamil bagaimana pah,, " ucap raka
" biarin dia pergi mencari orangtua kandungnya,, kamu akan menikah secepatnya, mau tidak mau kamu akan tetap menikah,, " ucap pak anjas
sakit hati fira bertambah kalau mendengar raka akan menikah
" ya Alloh,, harus ke mana aku pergi,, " ucap fira terus berjalan tak tentu arah
akhirnya fira akan mencari di mana orangtuanya
__ADS_1