
kini bu dian dan zahra sudah sampai di rumah yang sangat megah,,
mereka masuk dan di sambut oleh kakek surya dan nenek ida,,
" assalamu'alaikum,,bu,, yah,, " ucap bu disn sambil mencium tangannya mereka
" assalamu'alaikum,, " ucap zahra
" wa'alaikumsalam,, nak,, " ucap kakek dan nenek zahra
"ini siapa kok persis dewi waktu muda,, " ucap nenek ida
" kita duduk dulu ya bu,, biar dian jelaskan,, " ucap dian
" ini zahra anaknya dewi,, dan dewi sudah tidak ada bu,, yah,, dia kecelakaan dulu waktu zahra masih kelas 6 SD,, " ucap bu dian
kedua orang tersebut langsung menangis kaget,, mendengar kabar anaknya sudah tiada
" ya Alloh,,, nak kenapa di saat kita ingin menerima kamu meminta maaf padamu malah kamu sudah tidak ada nak hiks,, hiks,, " ucap nenek ida
nenek ida langsung memeluk zahra yang duduk di sebelahnya
"ya Alloh nak,, cucuku,,,, kamu persis seperti dewi ibumu,, " ucap nenek ida sambil memeluk dan mencium wajah zahra
"bagaimana bisa kamu ketemu sama zahra nak,, " ucap kakek surya sambil meneteskan air mata
akhirnya bu dian menceritakan semuanya kepada orang tuanya,, dan mereka merasa sedih,, marah,, karena cucu mereka di sakiti oleh suaminya dan mereka juga marah sama ayah zahra
" makannya dari dulu kakek tidak setuju nak,, ibumu menikah dengan bima. dia itu tidak bisa di andalkan. kurang ajar mereka,,!! ucap kakek surya
zahra hanya diam saja,, mendengarkan kakek,, nenek dan tante dian bercerita
mereka sepakat zahra akan mewarisi harta dari ibunya.
zahra akan di berikan perusahaan,, rumah yang mewah, mobil
dia sekarang tidak akan kekurangan apapun,,
" nak,, kamu akan mewarisi harta peninggalan ibumu nak. kamu akan memimpin perusahaan di surya kencana group,, " ucap kakek surya
" tapi kek,, zahra hanya lulusan SMA,, " Ucap zahra sedih
" untuk menjadi pemimpin tidak harus jadi sarjana nak,, bahkan banyak di luaran sana yang tidak sampai sekolah tinggi pun bisa menjadi bos,, menjadi orang sukses,, " ucap kakek surya
"kamu jangan pernah berkecil hati,,, kami akan selalu ada untukmu,, " ucap nenek ida memeluk zahra
__ADS_1
" iya nek,, " ucap zahra
" nama panjang kamu siapa nak,, " ucap nenek ida
" Adinda syafa azahra nek,, " ucap zahra
"bagaimana kalau kami memanggil kamu syafa,,nama kamu bagus tapi kami ingin memanggil kamu dengan nama yang berbeda,," ucap nek ida
" dan satu lagi panggil oma dan opa,, seperti fira dan raka
" oh iy kamu belum tau mereka ya,, " ucap tante dian
"fira dan raka itu anak tante,, fira lagi kuliah di Singapore dan raka sekarang lagi mengurus bisnisnya di Amerika,, " ucap tante dian
" tapi mereka sebentar lagi juga kembali ke indonesia,, karena fira sudah wisuda dan raka akan mengembangkan bisnisnys yang di jakarta,, " ucap tante dian lagi
" oh iya tante,, kalau suami tante?,, " tanya zahra
" om abas,,, ucap tante dian sambil tersenyum
dia lagi ada kerjaan di bandung,, besok juga pulang,, " ucap tante dian
mereka mengobrol melepas kangen yang selama ini terpendam,, hingga akhirnya mereka menyuruh zahra untuk istirahat karena takut kelelahan habis perjalanan jauh
zahra bersyukur telah menemukan keluarganya,, dan sekarang dia sudah bahagia
sementara aksa terus mencari info tentang zahra,, dia sampai menyuruh orang untuk mencari zahra,, tapi hasilnya nihil.
satu bulan kemudian
Hari ini aksa akan menghadiri acara pernikahan sahabat kuliahnya dulu
aksa memakai kemeja putih dan jas berwarna hitam,, dia terlihat sangat gagah,, cooll dan ganteng,dia datang dengan devan
acara tersebut berada di hotel bintang lima
karena dia adalah cucu pengusaha ternama jadi acaranya sangat mewah
kini aksa sudah sampai di tempat acara,, dia berjalan dengan cooll nya,, dan devan yang selalu mengikutinya
" Hai bro,, selamat ya semoga berbahagia selalu,, " ucap aksa kepada raka
" iya bro,, eh ngomong" di mana istri lo,, kok ngga di ajak?,, " tanya raka
" hemm,,,dia lagi di rumah nggak enak badan ,, " ucap aksa
__ADS_1
tiba" zahra muncul mendekati pengantin bersama fira,, mereka mengucapkan selamat
" kak,, selamat ya semoga jadi rumah tangga yang sakinah mawaddah warohmah,, " ucap zahra
" makasih adeku yang cantik" , ucap pengantin wanita
aksa yang sedang ngobrol dengan raka merasa mengenal suara zahra,, akhirnya dia menengok memandang zahra
deg,,,, " zahra,, " ucap aksa
aksa terpesona melihat zahra yang sangat cantik,, dia memakai gamis burkat berwarna putih berhiaskan mutiara",, zahra sekarang sudah berbeda, dia sudah sangat cantik
zahra juga kaget melihat aksa yang ada di situ
" mas,,, aksa,,, " ucap zahra
zahra langsung meninggalkan acara dia berjalan menjauh.
aksa yang melihat zahra menjauh mencoba mengejarnya
kini zahra sudah sampai di tempat yang agak sepi,, dia terus berjalan mencari jalan keluar
tetapi tiba" aksa menarik tangan zahra
sehingga zahra berhenti dan menatap mata aksa
" zah,, maafkan aku,, kamu selama ini kemana saja,, aku merindukanmu zah,, " ucap aksa
" apa mas rindu,,, rindu apanya,,,aku ini bukan siapa" aku hanya istri pengganti. selama aku tinggal di rumahmu pernahkah kamu menghargai aku sebagai istrimu,, pernah ngga kamu memperdulikan perasaanku,, aku sakit mas sakit,,,!!! " ucap zahra sambil menangis memukul" dadanya
" sudah sayang,, jangan seperti itu,, aku minta maaf. selama ini aku mencarimu zah,, aku ingin kita kembali bersatu lagi dan membuka lembaran baru,, " ucap aksa
" tidak mas,, aku sudah mendaftarkan surat cerai ke pengadilan,,aku tidak bisa kembali lagi ke kamu mas,, aku bukan orang yang pantas untukmu, kamu lebih pantas dengan mba bella,, dia lebih cantik,, dan mamamu juga menyukai dia,, aku mundur mas, aku kembalikan posisi yang bukan milikku,, " ucap zahra sambil meneteskan air mata
" tidak zah,, aku mencintaimu,, aku sadar aku tidak bisa kehilanganmu zah,, aku mohon cabut gugatan cerai kami zah,, " ucap aksa memegang tangan zahra
" lepas mas,, bukankah kamu sendiri yang bilang kalau aku bukan orang yang kamu cintai,, lupa kamu mas,, " ucap zahra
zahra melangkah meninggalkan aksa,, tapi
tiba" pandangan zahra kabur,, dia merasakan pusing. dan tiba" zahra pingsan untung ada aksa yang masih berdiri tidak jauh dari zahra sehingga aksa bisa menangkap dan menolong zahra
" zah,, zahra,, " ucap aksa sambil menepuk" pipi zahra tapi tidak ada respon
aksa membopong zahra keluar dari hotel tempat acara tersebut dan dia membawa zahra kerumah sakit
__ADS_1