
Kini Keluarga Amar sudah datang dan sebentar lagi mereka akan memulai acaranya,,
" Bu Fatimah,,ini tinggal menunggu penghulunya datang dan acara akan segera di mulai,, ucap Pak Bowo Ayahnya Amar
"Baik Pak,, sebentar saya akan memanggil Fira kemari,, " ucap Bu Fatimah
Kini Bu Fatimah berjalan masuk ke kamar Fira
Dia sedang duduk di tepi ranjang,, tetapi wajahnya pucat..
Bu Fatimah mendekati Fira
" Nak,, kamu ngga apa" kan,, kenapa wajahmu pucat sekali Fir,, " ucap Bu Fatimah
" Enggak apa" kok Bu,, aku cuma sedikit pusing aja,,dan mungkin cuma nervous aja kok Bu,,," ucap Fira sambil tersenyum kecil
" Ya sudah kamu minum obat dulu biar ngga pusing,,Penghulunya sebentar lagi datang dan acara akan segera dimulai,,, " ucap Bu Fatimah sambil menggenggam tangan Fira
Kini Ibu Fatimah mengambilkan minum
untuk Fira,,
" Nih Fir minumnya,, sekarang minum obat dulu ya,," ucap Ibu sambil mengambilkan obat yang ada di atas lemari kecil di kamar Fira
Setelah Fira meminum obatnya,, kini Fira berjalan keluar menuju kursi yang ada di depan,, di sana sudah ada Amar yang menunggu nya
Di sana juga sudah banyak orang dan Adit juga datang dengan rombongan keluarga Amar
" Masya Alloh Fir,, kamu sangat cantik sekali,, " ucap Amar dalam hati
" Fir,, sebentar lagi kamu akan menikah dengan Mas Amar. aku harap kamu bahagia Fir,, aku ikhlas melepas mu,, " ucap Adit dalam hati sambil menatap Fira
Fira di tuntun Ibunya dan mendekat ke kursi. tapi kepalanya bertambah pusing,, matanya berkunang" dan tiba tiba Fira pingsan di pelukan Ibunya
Semua orang jadi heboh melihat Fira pingsan,, Amar dan Adit bertubrukan membawa tubuh Fira ke kamar
Akhirnya Adit mengalah karena disitu banyak orang yang melihatnya
Disaat Fira pingsan,, Pak Pak Penghulu datang.
Ayah Adit berbicara ke Pak Penghulu supaya menunggu Fira sadar dari pingsannya
" Maaf Pak Penghulu,, tapi pengantin wanitanya pingsan dan sekarang sedang di dalam belum sadar,, bagaimana kalau menunggu dia sadar dulu Pak,, " ucap Pak Bowo
" Enggak apa" Pak,, acara kita lanjutkan saja,, walau tanpa kehadiran pengantin wanita yang penting sudah ada pengantin Pria nya dan semua saksi dan wali nikahnya,, " ucap Pak Penghulu
__ADS_1
akhirnya acara tetap di lanjutkan
Tetapi di tengah" acara Raka datang dan menghentikan semuanya
" Stop,, berhenti,,,!!! " ucap Raka yang berlari masuk menuju ke tempat acara
Raka mendekati Amar dan Pak Penghulu
" Maaf Pak,, semuanya saya minta maaf telah menggagalkan pernikahan ini,, kalau boleh saya ingin berbicara sebentar dengan Pengantin pria,, sebentar saja,, " ucap Raka ke Semua orang
Amar mengangguk dan mereka masuk ke dalam rumah Fira
Sekarang mereka sudah berada di dalam rumah, Raka berbicara dengan Amar dan Ibu Fatimah,,
" Perkenalkan Saya Raka,, saya yang seharusnya bertanggungjawab kepada Fira,, saya sebenarnya mau menikahi Fira tetapi saya mendadak pergi ke Luar Negeri,, dan sekarang saya mau menikahi Fira,, masalah kerugian materi yang Anda sudah keluarkan akan saya ganti rugi semuanya,, " ucap Raka ke Amar
" Jadi kamu yang bernama Raka,kamu yang sudah merenggut kesucian Fira tetapi pergi meninggalkan dia,,dan sekarang kamu kembali untuk menikahinya,,"ucap Amar
" Sudah nak Amar,,sebaiknya jangan membuat keributan,malu kepada semua tamu di luar,," ucap Bu Fatimah
Sebenarnya Amar marah ke Raka,, tapi dua berusaha menahan emosi karena tidak ingin membikin malu keluarga Fira
" Baiklah,, saya Terima anda menikahi Fira,, tapi ingat anda jangan pernah menyakiti Fira sekalipun,, " ucap Amar
Akhirnya mereka melanjutkan acara pernikahan Raka dan Fira,,
Semua orang bertanya" tetapi sudahlah,,, toh mereka hanya tamu yang di undang bukan untuk mengetahui masalah pengantin
" Saahhhh,,, " ucap semua orang
Semua orang mengucap Alhamdulillah,, karena acara berjalan dengan lancar sekarang
Akhirnya Raka sudah resmi menikahi Fira,, Raka sekarang sudah lega. masalah Orang tuanya yang pasti akan menentang pernikahan mereka,, biarlah Raka yang akan menjelaskannya
Fira yang sadar dari pingsannya yang masih berada di kamarnya meneteskan air mata
Fira mengira kini dia sudah menjadi istri Amar
" Ya Alloh,, sekarang aku sudah resmi menikah dengan Mas Ama,,dia menikahi ku hanya karena ingin menutupi aibku,, maafkan aku Ya Alloh,Aku tidak tau harus bahagia atau sedih,, " ucap Fira menangis
Tiba" Ibu Fatimah masuk ke kamar Fira dan mendekati Fira
" Nak,, kamu sudah sadar sayang,, selamat ya nak sekarang kamu sudah resmi menikah,, ' ucap Bu Fatimah sambil memeluk Fira
" Bu,,, hiks,, hiks,, " Fira menangis di pelukan Ibunya
__ADS_1
Tiba" Raka datang ke kamar Fira
Tapi Fira belum melihat Raka karena Fira tidak menghadap ke pintu
Ibu Fatimah yang melihat Raka masuk kamar, berbicara ke Fira
" Nak,,sekarang suami kamu sudah datang,, Cium tangannya dulu ya nak,, " ucap Bu Fatimah
Kini Fira menunduk menyembunyikan air matanya, karena Fira kira Amar yang masuk ke kamar
Kini Bu Fatimah berdiri dan menyuruh Raka duduk
" Nak,, ibu tinggal dulu ya keluar,, " ucap Ibu Fatimah
Raka hanya menganggukkan kepalanya
Kini Raka sudah duduk di sisi Fira,, Fira tetap menunduk dan memunggungi Raka
Raka mengelus pundak Fira, tetapi Fira tetap saja tidak mau menghadap Raka,, Fira malah menangis
" Mas Amar lebih baik kita tidurnya pisah ranjang saja,, aku berterima kasih kamu sudah mau menolongku,, mau menutupi aibku,, terimakasih kamu sudah berkorban demi bayi yang aku kandung,, " ucap Fira sambil menangis
Raka kaget dengan penuturan Fira,, ternyata Amar menikahi Fira hanya mau menutupi aibnya,, untung Raka datang tepat waktu
" Saya tidak mau tidur di lain tempat,, saya ingin tidur bersama kamu istriku tercinta,, " ucap Raka
Fira yang kaget karena itu bukan suara Amar,,langsung membalikkan badannya,, alangkah terkejutnya dia kalau yang ada di kamarnya sekarang adalah Raka
" Abang,,, bang Raka,, " ucap Fira sambil menangis dan langsung memeluk Raka
" Iya,, ini aku sayang,,,, aku datang untuk menikahimu,, " ucap Raka Sambil memeluk Fira dan mencium kening Fira
Fira terus memeluk erat tubuh Raka,,
" Tapi bagaimana ini bisa terjadi bang,, lalu Mas Amar gimana,, " ucap Fira sambil menatap mata Raka
" Amar sudah pulang bersama keluarga nya, dia juga sudah rela kamu menikah denganku dan Abang juga akan mengganti semua kerugian yang Amar dan keluarganya alami,, " ucap Raka
" Maafkan Abang Fir,, Abang pergi ke Luar Negeri untuk mengurus pekerjaan,, aku terpaksa meninggalkan mu,, " ucap Raka sambil menatap wajah Fira
" Terus nanti Mama sama Papa gimana Bang,, kalau merek tau kita sudah menikah pasti mereka akan tambah marah dan menyuruhku untuk menggugurkan kandunganku lagi Bang,, " ucap Fira meneteskan air mata
" A,, apa,, Mama dan Papa menyuruhmu untuk menggugurkan kandunganmu,, tega sekali mereka. tenang saja Sayang aku akan melindungi kalian,, " ucap Raka sambil mengelus perut Fira
dan menciumnya
__ADS_1