
kini zahra sudah di rawat di rumah sakit
dokter menyarankan kalau zahra jangan banyak fikiran dan harus istirahat total,,
" bu zahra,, anda jangan banyak fikiran ya bu,, dan harus istirahat total,, jangan kecapean,, " ucap dokter
" iya dok,, terimakasih,, " ucap zahra
" nak,, apa yang sebenarnya membebani fikiran kamu selama ini sayang,, coba katakan pada kami,, ucap opa surya
zahra hanya menggeleng pelan
" nak,, coba jujur saja pada kami,, kami tidak akan marah sama kamu sayang,, " ucap oma ida sambil mengelus tsngan zahra
zahra hanya meneteskan air mata,, dan tidak menjawab apapun
raka yang tau semuanya,, hanya memberikan isyarat pada oma dan opanya supaya keluar dulu
akhirnya mereka keluar dan kini tinggal raka dan zahra
" zah,, kalau kamu mau aku akan menghubungi aksa untukmu,, " ucap raka
zahra yang mendengarnya langsung menatap raka,,, seakan meminta penjelasan
" iya,, aku akan menghubungi aksa kalau kamu mau. mungkin anakmu kangen ingin ketemu sama ayahnya,, " ucap raka
akhirnya zahra menganggukkan kepalanya
" tapi mas raka saja yang menghubungi mas aksa, aku cuma mendengarkan suaranya,, " ucap zahra
" iya,,beres,, " ucap raka
__ADS_1
raka mengirim chat duluan ke aksa ,,kalau zahra ingin mendengarkan suara aksa
" halo bro,, apa kabar,, " ucap raka
" gue alhamdulillah,, tapi sedang tidak baik " saja bro, gue sebenarnya kangen sama zahra,, istriku yang paling aku cintai,, tapi apakah dayaku,, dia nggak mau lagi ketemu sama aku bro, " ucap aksa sambil meneteskan air mata
zahra yang melihatnya,, ikut menangis
" oh iy bro kapan lo pulang ke sini,, " tanya raka
" gue akan selamanya di sini bro,, gue nggak kuat kalau harus ketemu zahra,, gue menyesal karena pernah menyakiti hati zahra begitu dalam,, " ucap aksa
" apa,,,, lo akan tinggal di sana selamanya,, terus zahra bagaimana,, " tanya raka
" ya,,, mungkin zahra tidak butuh gue,,, mungkin dia akan menikah lagi nantinya setelah anak kita lahir,, " ucap aksa
zahra yang mendengar itu langsung menangis,,, kalau benar aksa akan selamanya tinggal di Amerika,, terus zahra sana siapa, anaknya juga akan menanyakan di mana ayahnya,,,
" kamu kenapa nangis zah,, apa perutmu sakit lagi,, " ucap raka
zahra hanya menggeleng pelan dan dia pamit ke kamar mandi
di kamar mandi zahra menangis sepuas" nya
" aksa lo dengar ksn zahra nangis keras banget tuh di kamar mandi,, gue takut terjadi apa" deh sama istri lo,, " ucap raka
" ah lo ka,, nakut" in gue aja, cepat dong susul zahra sana,, " ucap aksa
" iya,,, iya,, " ucap raka
sambungan telfon nya di matikan oleh Raja, itu membuat aksa di sana jadi kesal
__ADS_1
" gue suruh nyusul zahra,, eh malah ho nya di matiin dasar itu orang,, " ucap aksa sewot
aksa gelisah dan hatinya tidak tenang,, akhirnya aksa memutuskan untuk segera kembali ke jakarta hari ini juga. masa bido dengan pekerjaan nya.
aksa segera memesan tiket pesawat,, dia sudah tidak sabar untuk menemui istrinya
raka merasa bersalah telah mengerjai zahra,, tapi ini jalan satu" nya agar zahra dan aksa kembali bersatu
" zah,, lo ngga apa" kan,, keluar dong zah,, " ucap raka
tak lama kemudian zahra keluar dan terlihat matanya sembab
" kamu nangis zah,, nangis kenapa kangen sama aksa ya,, " ucap raka
" mas raka berisik banget sih,, zahra mau tidur,, " ucap zahra sewot
" lah kok malah jadi marah" sama mas,, " ucap raka.
" mas, raka ngga pulang,, nanti istri mas nyariin loh,, " ucap zahra
" biarin,,,,walaupun mas ngga pulang juga ngga bakal dia nyariin,, " ucap raka
" mas raka kan pengantin baru,,, " ucap zahra
" pengantin baru tapi rasa pengantin lama,, " ucap raka datar
" loh kok malah jadi sewot,, " ucap zahra
" berisik kamu,, udah tidur saja sana,, biar mas jagain kamu di sini,, " ucap raka
akhirnya zahra tidur dan raka menemani zahra, dia tidur di sofa panjang dekat ranjang
__ADS_1