
fira pulang sampai rumah jam 5 sore,,
saat fira membuka pintu,, raka sudah duduk di sofa menatap nyalang ke fira
fira masuk dan berjalan pelan dan menunduk,,
" bang,,, " ucap fira mau menjelaskan
" apa,,,!!! kamu itu mau jadi apa hah,,!!!! mama sama papa membiayai kamu untuk mencari ilmu supaya jadi orang berpendidikan. tapi kamu malah pergi tidak tau waktu,, sadar ngga kamu,, sudah buat abang kecewa,, " ucap raka marah
fira meneteskan air mata
" maafin fira bang,, tapi fira cuma pergi sebentar,, " ucap fira sambil menangis dan menunduk
" sebentar kamu bilang,,,!!!abang jemput kamu pukul 12 dan kamu sudah pergi,, kamu lihat fira ini sudah jam berapa,,!! " ucap raka berteriak sambil menunjuk jam tangannya
raka mendesah kasar dan langsung pergi ke kamar dan membanting pintu
fira kaget,, baru kali ini melihat raka semarah itu. kini fira berjalan masuk ke kamar dan dia langsung membersihkan diri
setelah membersihkan diri fira berdiri di balkon.
dia melamun memikirkan sikap raka yang bisa semarah itu,, padahal hanya pergi sebentar
" kenapa bang raka bisa sejarah itu ya alloh,,, apa karena aku tidak pamitan padanya,, " ucap fira dalam hati
waktu menunjukkan masuk waktu maghrib,,
fira berwudhu dan melaksanakan sholat
setelah selesai sholat,, fira turun untuk memasak buat makan malam
setelah selesai masak fira memberanikan diri untuk mengetuk pintu kamar raka
tok,, tok,, tok,," bang,, makan dulu,, aku sudah masak bang,, " ucap fira
tetapi tidak ada jawaban dari dalam,, pintu juga di kunci.
__ADS_1
" apa abang masih marah ya,, " ucap fira
" bang,, maafin fira bang,, fira ngga akan ulangi lagi,," ucap fira
tapi tetap saja raka tidak mau membuka pintu.
akhirnya fira juga kembali ke kamar, dia juga tidak makan
sebenarnya raka mendengar,, tapi karena raka masih marah, dia membiarkan fira di luar
fira masuk kamar dan mengecek HP nya
fira sibuk bermain sosial media,,
tapi tiba" abangnya mengunggah status foto tangan yang bergandengan
" kamu tidak akan pernah aku lepaskan,, duhai bidadari kecilku,, i love u,,, 😘😘
itulah status yang di unggah okeh raka
" ternyata abang sudah punya orang yang dia cintai,, tidak ada gunanya aku di sini. sebentar lagi juga bang raka akan menikahi orang yang dia sayang,, " ucap fira
fira meneteskan air mata,, dia kecewa,, sakit hati,, karena mengira raka mencintai orang lain
kini raka keluar dari kamar dan menuju meja makan, dia melihat maksnan yang fira buat masih utuh,,
" kok makanannya masih utuh, apa fira ngga makan malam ya,, " ucap raka
" ah tapi sudahlah,, lagian kan gue lagi marah buat apa merayu" fira,, " ucap raka sambil mengambil makanan dan raka makan malam
sendirian
fira kini berada di kamarnya,, dia lelah dan tertidur,,,
pagi" sekali fira sudah rapi mau berangkat kuliah, dia memakai celana jin dan kemeja kotak" yang pas di badannya.
fira langsung berangkat tanpa sarapan dan tanpa berpamitan ke raka.
__ADS_1
fira juga berjalan kaki,, dia akan berangkat naik angkot,saat sedang nu ggu angkot tiba" Adit datang nyamperin fira
" pagi sayang,, ayo berangkat,,, " ucap Adit
fira nurut,, dia naik ke motor Adit. fira tidak perduli kalau nanti raka marah lagi.apalagi raka sudah mempunyai kekasih.
fira pikir,, dia harus moveon.mulai sekarang dia akan berusaha mengubur dalam" perasannya terhadap raka
ternyata raka melihat fira membonceng adit
" ternyata kamu masih jalan dengan pacarmu juga fira,,rupanya peringatanku tidak kau perdulikan,, " ucap raka marah
raka sudah sampai di kantor,, dia tidak fokus dalam bekerja. dia terus saja memikirkan fira dengan pacarnya
" ah sial,, kenapa sih gue ga bisa fokus ke kerjaan gue,, " ucap raka
tiba" andra datang
" Hai kakak gue yang paling ganteng,, ada apa gerangan kok mukanya si tekuk gitu,, " ucap andra
" biasa,, pekerjaan. pusing gue ndra,, " ucap raka
eh ndra,, diva masih kerja di perusahaannya aksa?, " ucap raka
" udah keluar dia,,waktu zahra kekuar diva juga keluar,, karena ngga cocok sama kerjaannya katanya,, " ucap andra
" kalau diva mau dia bisa kerja disini jadi manajer keuangan.,, " ucap raka
" yakin lo,, terus gue tetap kan jadi sekertaris elo,, " ucap andra
" iya lah,, kan cuma elo yang bisa gue percaya,, " ucap raka
" oke sekarang nih cek semua laporan minggu ini,, gue keluar sebentar,, " ucap raka
" what,, parah sih ini,,nasib" ,,, " ucap andra menggelengkan kepalanya
kini raka pergi mencari ketenangan,,, dia ingin menenangkan pikiran dengan pergi ke suatu tempat
__ADS_1