
Amar datang menjenguk Fira,, tetapi dia tidak sendiri. dia bersama sepupunya yang kebetulan sedang liburan ke rumah Amar
Tok,, tok,, tok,, " Assalamu'alaikum bu,, "ucap Amar
Wa'alaikum salam,,Eh Amar silahkan masuk nak,,,ini bersama siapa,," ucap Bu Fatimah sambil menyapa sepupu Amar
" Perkenalkan Bu,, ini Adit dari jakarta sepupu saya,, kebetulan lagi main di sini. jadi sekalian saya ajak jalan" keliling desa Bu,, " ucap Amar
" Ooh,, sebentar dulu ya Mar, Ibu panggilkan Fira di kamar,, " ucap Bu Fatimah
setelah Bu Fatimah memanggil Fira,, kini Fira keluar dan menemui mereka
Fira berjalan mendekat dan betapa kagetnya Fira melihat Adit ada disini dsn juga sebaliknya
Deg,,, " Adit,,, " ucap Fira sambil menuunjuk ke arah David
" Fira,,, kok kamu bisa ada di sini,, jadi kamu tunangannya Mas Amar,, " ucap Adit kaget
" Loh kalian sudah saling kenal ternyata,,??,,"tanya Amar
" Iya Mas,, dia gadis yang sering aku ceritakan ke Mas Amar,,,, " ucap Adit
" Jadi Fira pacar kamu yang katanya menghilang setelah kalian jalan berdua,, " ucap Amar kaget
__ADS_1
" Dit,, maafkan aku dit,, aku tidak bermaksud meninggalkan kamu,, aku pergi untuk mencari Ibu kandung ku. karena aku di usir oleh Orang tua angkatku dan aku terpaksa pergi dari jakarta dan berhenti kuliah,, " ucap Fira meneteskan air matanya
" Dan apa benar kamu sekarang lagi hamil anak Abang kamu yang brengsek itu,,!!!,, " ucap Adit
" Kenapa kamu bisa tau Dit,, " ucap Fira kaget
" Saya tau semuanya,, Mas Amar yang cerita,, " ucap Adit
" Jadi Mas Amar cerita semuanya,, " ucap Fira
" Fir,, maafin Mas. aku menceritakan semuanya pada Adit. tapi aku percaya dia tidak akan bilang ke siapa" termasuk ibu sama bapak aku Fir,, " ucap Amar
" Iya memang aku sedang hamil dit,, Bang Raka tidak pergi ke luar negeri dan Mas Amar yang menolongku,,dia mau menutupi aibku Dit,,,"ucap Fira
" Fir,, aku juga mau menolongmu,, aku mencintaimu Fir, aku tidak perduli walaupun kamu sedang hamil,, dan aku ingin menjadi Ayah sambung buat bayimu Fir,, " ucap Adit sambil menggenggam tangan Fira
" Fir,, tolong jawab jujur Fir. kita ini masih belum putus kan,,, berarti aku masih setatus pacar kamu kan Fir,, " ucap Adit
" Dit,, kamu jangan gila ya,, aku sama Fira itu sudah mau menikah tinggal beberapa hari lagi. tidak mungkin kalau Kamu sama Fira yang menikah,, " ucap Amar
" Tapi aku pacarnya Fira Mas,,, aku berhak menikahinya,, " ucap Adit sambil menetesjan air mata
"Sudahlah Dit,, aku dan Mas Amar sudah mau menikah,, lebih baik kamu tidak usah mengharapkan aku lagi,, maafkan aku Dit,, " ucap Fira sambil menatap mata Adit
__ADS_1
" Ya Alloh Fir,, kenapa kamu lebih memilih Mas Amar daripada aku Fir,, aku tidak bisa hidup tanpa kamu Fir,, aku mencintaimu,, " ucap Adit terus menggenggam tangan Fira
Karena Fira risih dan nggak enak sama Amar,, akhirnya Fira menggeser tangannya
" Maaf Dit,, Mas Amar lebih baik kalian pulang saja,, aku mau istirahat,, aku pusing,, " ucap Fira sambil pergi masuk kamar
" Fir,, dengarkan aku Fir,, aku mohon aku mau bertanggungjawab kepada bayi kamu Fir,, " ucap Adit
" Sudahlah Dit,, lebih baik kita pulang saja,, ayo,,,, " ucap Amar sambil menggandeng tangan Adit untuk pulang
Akhirnya mereka pulang tanpa berpamitan,,Ibu Fatimah yang mendengarkan mereka ribut menjadi tidak enak mau keluar,,
Setelah Adit dan Amar pulang,, Ibu Fatimah mendatangi Fira di kamarnya
"Nak,,, sebenarnya apa yang terjadi kok bisa begini,,, terus itu tadi siapa,,? " ucap Bu Fatimah sambil mengelus pundak Fira
" Bu,, tadi itu Adit pacar Fira Bu yang di Jakarta waktu aku kuliah kemarin,,, " ucap Fira
" Nak,,, Ibu memang tidak tau perasaanmu,, tapi Ibu ingin yang terbaik untukmu nak,, kasihan anak dalam kandungan kamu,,, itu terserah kamu mau menikah dengan siapa,, Ibu tidak memaksa,, " ucap Ibu Fatimah sambil mengelus rambut Fira
" Bu,,, Aku jadi merasa kalau mereka hanya kasihan padaku Bu,, aku tidak ingin di kasihani,, ini bukan keinginanku Bu,, tapi kenapa ini semua terjadi padaku,,, kenapa aku hamil di luar nikah,, hiks,,hiks,,, " ucap Fira menumpahkan kesedihan nya
" Itu bukan salah kamu nak,, itu sudah takdir,, bersabarlah semoga Alloh memberikan jalan yang terbaik untukmu nak,, " ucap Bu Fatimah
__ADS_1
Fira merasa dirinya seperti barang yang di perebutkan,, dan merasa kalau mereka ingin menikahi Fira hanya karena kasihan dan mengambil kesempatan dalam penderitaan Fira
Akhirnya Fira dilema,, dia malah berpikir untuk tidak menikah dengan siapapun