
kini zahra sudah kembali ke rumah aksa.
suasana rumah sekarang berbeda,, tidak ada lagi foto" bella terpajsng di sana,,
aksa sudah menggantinya dengan memasang foto pernikahan aksa dan zahra.
sesampainya di kamar, zahra duduk di ranjang di susul oleh aksa
" sayang,, maafin aku ya,,dulu aku sangat jahat padamu.aku sangat" menyesal. sekarang aku tidak bisa hidup tanpa kamu,,
perpisahan kemarin rasanya sangat menyakitkan bagiku,,, " ucap aksa sambil mencium tangan zahra
" iya mas,, kamu harus janji tidak akan mengulanginya lagi,, " ucap zahra meneteskan air mata
" mas janji sayang,, kita akan jalani rumah tangga ini bersama,aku akan selalu mencintai dan menyayangimu, semoga kita selalu bersama sampai tua nanti,, sampai maut memisahkan,,amin,, ucap aksa
zahra merasa sangat bahagia sekarang,, dia tidak akan lagi merasa kesepian,,
tiba" saat aksa dan zahra sedang di kamar,, ibu mayang datang
" aksa,, kamu di rumah nak,, katanya kamu sudah pulang,, " ucap bu mayang
bi marni memanggil aksa
tok,, tok,, tok,, den,, ada ibu mayang den,, " ucap bi marni
__ADS_1
" iya bi,, " ucap aksa
" mas,, aku takut sama mamakamu mas,, aku takut mama marah,, " ucap zahra
" sudah sayang,, tenang saja aku akan melindungi kamu jika mama melakukan hal yang membahayakan kamu,, " ucap aksa
aksa menggandeng tangan zahra dan mereka turun ke bawah untuk menemui bu mayang
bu mayang yang melihat aksa dengan zahra kaget,, dia shock
" aksa,,, di,,,,,,, a,, " ucap by mayang sambil menunjuk ke zahra
" iya mah,, memang benar kita sudah kembali bersatu lagi,, aku mencintai zahra dan zahra juga mencintai aku mah. aku tidak bisa hidup tanpa zahra,, " ucap aksa
" mah,, bukan karena zahra,, aku memang sudah beristri kenapa mama ingin aku menikahi Siska,,aku tidak mencintai Siska kenapa mama memaksa" ucap aksa
" mama ingin yang terbaik buat kamu,, mama ingin mempunyai menantu yang modis,, cantik dan berpendidikan tinggi,, " ucap bu mayang
yang terbaik itu yang seperti apa menurut mama,,, zahra cantik,, baik,, solehah dan kaya juga,, " ucap aksa
" apa,,, kaya,,,,, hha,, ha,, sekarang pak Bima sudah tidak punya apa" ,, dia jatuh miskin,, " ucap bu mayang
" mama kenal pak surya,, " ucap aksa
" y iyalah siapa sih yang tak kenal pak surya,, orang kaya yang hartanya tidak habis di makan tujuh turunan,, " ucap bu mayang
__ADS_1
" kalau begitu,, kenalkan zahra anaknya dewi anjarwati,, cucunya pak surya pratama,, " ucap aksa
" aa,,,, apa,,, tidak mungkin,, " ucap bu mayang sambil menggelengkan kepalanya
zahra hanya diam saja,, melihat ibu dan anak berdebat,,
" jangan bohongi mama aksa,,, dia tidak mungkin ,,, " ucap bu mayang menggantung karena ada kakek dan nenek zahra
" memang benar,, zahra adalah cucu kandung kami,,, " ucap kakek surya
" oma,, opa,, " ucap zahra mencium tangan mereka
" bu mayang yang terhormat jangan suka menghina orang bu,,, tidak baik,, " ucap nenek ida
" maafkan kesalahan mama saya kek,, nek,, " ucap aksa
" bu jangan suka memandang rendah orang,, belum tentu kita lebih baik dan mulia dari orang tersebut..tuhan menciptakan manusia itu sama,,,, " ucap nenek ida lagi
" bu ida,, maafkan saya bu,, saya tidak menyangka kalau zahra adalah cucu kalian,, " ucap bu mayang
" sudahlah oma,, opa,, maafkan kesalahan mertua zahra ya,,, ucap zahra memeluk oma nya
" terimakasih zahra, kamu tidak dendam sama mama, padahal mama sudah jahat sama kamu nak,, " ucap bu mayang meneteskan air mata
" sudahlah ma,,, zahra sudah memaafkan semuanya,, sekarang kita buka lembaran baru, dan kita mengubur masa lalu yang menyakitkan,, " ucap zahra memeluk mertuanya
__ADS_1