
Sementara Raka di Amerika dia bekerja siang dan malam agar cepat pulang untuk menemui Fira
Setelah selama satu bulan lebih akhirnya Raka berhasil membangkitkan perusahaan Ayahnya yang sedang koleps
Kini Raka senang karena akhirnya dia berhasil dan bisa segera pulang ke Indonesia
" Akhirnya Ya Alloh,, aku bisa menyelesaikan tugasku. aku tidak perduli kalau Papa dan Mama melarangku untuk pulang. yang terpenting sekarang aku harus cepat kembali menemui Fira,, " ucap Raka senang
"Tunggu Abang Fir,, kita akan segera menikah,, " ucap Raka sambil memesan tiket pesawat sekarang juga
Kini Pernikahan Amar dan Fira akan berlangsung satu hari lagi. suasana di rumah Fira sudah ramai
Sebenarnya Fira tidak ingin menikah dengan Anar ataupun Adit. tetapi Amar tetap memaksa Fira untuk menikah dengannya. alasannya karena kasihan kelak anaknya akan terlahir tanpa Ayah dan akan jadi cemoohsn orang. dia akan di cap sebagai Anak haram,, dan Fira tidak mau itu terjadi
akhirnya Fira memutuskan untuk tetap menikah dengan Amar
Kini Raka sudah sampai di Bandara,, dia langsung pulang dulu ke Apartemennya untuk istirahat sebentar
Tapi tiba" Raka ada telepon dan itu dari Aksa
" Halo Bro gimana kabar lo,dari kemarin" ho lo nggak pernah aktif lagi semenjak saat itu,," ucap Aksa
__ADS_1
" Iya Bro,, aku terlalu sibuk dan juga susah sinyal,, " ucap Raka
" Rak,,, gue mau ngomong sama elo,, kalau Fira sedang hamil anak lo,, dan Om sama Tante sudah ke Bogor. tetapi mereka malah menghina Fira dan ibunya,,mereka menyuruh Fira menjauhi kamu " ucap Aksa
" A,,,, apa,,, Fira hamil,, dan dia juga sudah bertemu Ibunya,, " ucap Raka kaget
" Iya Rak,, dan hari ini dia mau menikah dengan orang lain untuk menutupi aibnya,, " ucap Aksa
Tiba" Raka langsung memutuskan panggilannya dengan Aksa. Dia langsung berlari menuju mobil dan langsung datang je Bogor untuk menggagalkan pernikahan Fira
" Halo,,,, Rak,, Raka,,,
Akh malah di matiin,,, " ucap Aksa kesal
Dan hari ini hari pernikahan Fira dan Amar
Pernikahan memang akan dilangsungkan di rumah Fira secara sederhana
Pernikahan akan dilaksanakan pukul 10 siang nanti,,,
Fira terlihat sangat cantik,, dia sedang duduk di kamar karena baru selesai di rias,,
__ADS_1
Fira melamun,,,
" Sebentar lagi aku akan menjadi Istri Mas Amar,,, pernikahanku hanya setatus,, Ya Alloh kuatkan aku menghadapi semua ini,, " ucap Fira dalam hati sambil menereskan air mata
Ibu Fatimah yang datang menemui Fira bertanya ke Fira
"Nak kenapa kamu menangis,,, nanti riasannya rusak loh,, kan anak ibu sudah cantik,,, " ucap Bu Fatimah mencoba menghibur Fira
Bu Fatimah tau perasaan anaknya, karena terlihat dari sikap Fira yang melamun dan menangis,,Bu Fatimah tau Fira sedang memendam perasaannya sedihnya bukan perasaan bahagia
" Enggak kok Bu,, aku menangis karena bahagia akhirnya aku akan menikah,, " ucap Fira menutupi kesedihan nya
Kini sudah banyak orang tetapi Amar dan keluarganya belum juga datang,,
Sementara dengan Raka, dia terus mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi
yang ia fikirkan saat ini harus datang ke rumah Fira sebelum terlambat
" Ya Alloh Fir,, maafkan aku,, aku tidak tau kalau kamu hamil dan aku juga tidak tau Papa dan Mama datang ke sana untuk menghinamu,,, kenapa mereka tidak memberi tahu kepadaku Ya Alloh,, ternyata mereka jahat,,, kalian jahat,,!! " ucap Raka sambil terus mengemudikan mobilnya
Raka tidak menyangka ternyata Orangtua yang selama ini baik,, bisa berubah kejam hanya karena takut Fira akan mengambil harta mereka
__ADS_1