Air Mata Dalam Pernikahan

Air Mata Dalam Pernikahan
fira tau semuanya


__ADS_3

Satu bulan kemudian


Raka datang ke rumah aksa dan zahra,, hari ini dia menjenguk baby dafa dengan fira adiknya,,


" assalamualaikum,, halo spada,,,,, apa ada orang,, " ucap raka


" wa'alaikum salam,, iya sebentar,, " ucap aksa lalu membukakan pintu


kebetulan ini hari minggu jadi aksa di rumah


" eh,,, lo bro sama fira rupanya,,, "ucap aksa


" iya mas aksa,,, zahra nya mana,, " ucap fira


" lagi nidurin dafa,, tuh di atas,, " ucap aksa sambil nunjuk ke kamar dafa


" ooh ya sudah,, aku ke atas dulu deh,, " ucap fira


kini tinggal aksa dan Raka,, aksa mengajak Raka mengobrol di ruang kerjanya biar enak


" bi,, bibi buatin kita kopi ya,, diantar ke ruang kerjaku,, " ucap aksa


" baik den,," ucap bi marni


kini mereka sudah berada di ruang kerja aksa

__ADS_1


setelah mereka duduk, sambil menikmati kopi mereka mengobrol tentang Raka


" gue ke sini mau cerita ke lo bro,, bingung gue memikirkan ini sendirian,, " ucap Raka


" emang ada masalah apa,, cerita aja ke gue ka,, ucap aksa


" sebenarnya gue nikah karena di jebak,, dan gue ga cinta sama alya,, " ucap Raka


" di jebak,, kok bisa. kalau lo tau lo di jebak ngapain lo menikahi dia,, " ucap aksa


" sebenarnya waktu gue pulang dari luar negeri,, gue menghadiri acara ulang tahun teman gue,, tapi di situ alya yang merupakan sepupu teman gue memberikan gue minuman tapi sudah di campur obat tidur. gue ngga tau dan otomatis gue minum dong,, disitu gue ngerasa ngantuk berat dan akhirnya,,, gue bangun sudah ada di kamar bersama alya,, gue ngga inget apa yang gue lakuin. tapi alya nangis" katanya gue menidurinya. semua orang menyalahkan dan menyuruh gue menikahi alya. akhirnya kita menikah, tetapi di malam pertama gue mendendengar alya berbicara dengan seseorang dan dia mengaku kalau menjebak ku. akhirnya saat itu juga gue talak dia,,dan sekarang gue duda,, " ucap Raka panjang lebar


" terus bagaimana dengan bokap nyokap lo,, " ucap aksa


" mereka marah sama alya,, tapi ya sudahlah itu sudah terjadi,, sebenarnya si gue mencintai seseorang, tetapi itu tak mungkin. " ucap Raka menerawang


" sebenarnya gue menyukai adik gue sendiri,, " ucap Raka


" what,, lo gila ya. fira maksud lo?,, " ucap aksa


Raka menganggukkan kepalanya,,,


" fira bukan adik kandung gue,, dia dulu di temukan di jalan waktu masih bayi.pada saat itu kita habis dari puncak, tiba" di tengah jalan ada wanita yang membawa bayi dan menaruh nya di atas jembatan. mama sama papa langsung keluar mengambil bayi tersebut dan membawanya pulang. waktu itu gue berumur sekitar 6 tahun,, "ucap raka


" terus fira sudah tau kalau dia bukan anak om sama tante,, " ucap aksa

__ADS_1


" tidak,, mama sama papa ngga tega,, takutnya fira akan terluka,, mereka sudah menganggap fira anak kandung nya,, " ucap raka


tanpa sepengetahuan mereka,, fira mendengarkan semua cerita raka. dia sangat shock


" tidak,,, jadi mereka bukan orang tua kandungku,,, " ucap fira menangis dan membekap mulutnya sendiri


fira berlari keluar dia pergi entah kemana


zahra yang melihat fira menangis jadi bingung


" mas aksa,, mas raka,,, kok fira menangis sih ini ada apa,, " ucap zahra masuk ke ruangan aksa


" menangis,, lah kok kamu tanya kita. kan dia bersama kamu tadi,, " ucap aksa


" iya zah,, fira kan sama lo tadi,, " ucap raka


" fira tadi bilang katanya mau nyusulin mas raka,, dia ingin pulang duluan katanya ada keperluan,, eh taunya malah itu tadi dia nangis,, " ucap zahra bingung


" ya ampun,, atau jangan" dia dengar semuanya Sa,, aduh mati gue,, " ucap raka


dia langsung berlari keluar mencari fira,, takutnya fira pergi jauh karena kecewa


selama ini fira dan raka tinggal di apartemen raka. bu dian dan pak abas di surabaya,,


raka mencari fira menyusuri jalan,, tapi hasilnya nihil,, dia tidak kelihatan

__ADS_1


" ya ampun fir,, kamu kemana sih...mati gue kalau mama sama papa tau kalau fira sudah tau semuanya ,, " Ucap raka


__ADS_2