AKSILAGA

AKSILAGA
BODOAMAT


__ADS_3

Pagi ini seluruh siswa kelas 12 berkumpul di lapangan sekolah.


"Ada apa sih emang?" Tina berdiri di samping gue dan melihat keseluruhan penjuru lapangan. Karena sekarang jam istirahat anak anak kelas 10 dan 11 bebas melihat.


"Dengar dengar kelas 12 bakal ada camping sih" Farah mengeluarkan tisu dari sakunya mengelap mukanya.


"Serius? Angkatan kita aja?" Gue melihat kearah Farah memastikan.


"Hmm...iya"


"Pagi semuanya" pak Bambang Sangat bersemangat 45 pagi ini.


"PAGI PAKKK.." jawab kami serempak semuanya.


"Pagi ini saya kumpulkan kalian semua khususnya kelas 12, besok pagi kita akan mengadakan camping, jadi buat kalian semua wajib ikut tidak ada yang tidak ikut karena ini akan menjadi momen buat angkatan kalian"


Seluruh sorak sorakan terdengar sampe sampe membuat telinga gue budek!


"Yes!"


"Yeeeeee....."


"Asik......."


"Hore....."


"Modus modus klub..."


Dan lainnya.


Setelah dari lapangan kami bertujuh memasuki area kantin,jam pelajaran khusus kelas 12 di diadakan jadi kami bakal pulang lebih awal.


"Dimana kita duduk?" Gue melihat keseluruhan penjuru kantin.


Nihil tidak ada yang kosong satupun kecuali di samping meja atvenger.


"Situ aja yuk" Dila menarik tangan gue dan diikuti sama yang lain.


"Kok harus dekat meja atvenger sih" gue memanyunkan bibir gue kesal.


"Udah gak papa.. yang penting dapat tempat duduk dari mana kita di kelas?" Alin beranjak dari kursinya dan memesan makanan.


"Kalian mau makan apa?"


"Yang biasa aja"


"Gak bosan?"


"Yaudah ubah aja!"


"Apa?"


"Setelah lo!"


"Samain aja"


"Bawel amat!"


"Iya!"


Tak berapa lama kemudian alin dan satu pelayan kantin sekolah datang dengan membawa minuman teh es dan batagor.


"Oya gaes! Kelompok camping siapa yang milih? "


"Setau gue pilih sendiri sih, mungkin"


"Kalo gitu kita sama aja yuk"


"Boleh tuh bertujuh"


Mata gue menoleh pada pintu kantin terlihat Anggota atvenger memasuki kantin tak terlebih gue melihat Galang,laki laki itu berjalan di samping amas dan udin.


"Hayoo... Liatin Galang kan loh!" Tina menyenggol lengan gue membuat gue reflek.


"Apaan sih gak!" Ketus gue sambil memalingkan wajah.


"Gue dengar sih dia pacaran sama citra!" Elsa menyeduh teh es miliknya.


"Ahh??"


"SERIUS?" Tina mendekati mukanya pada muka Elsa.


"Iya"


"TAU DARI MANA LO? JANGAN BUAT ISU BOHONG LO SA.."


"dari my baby lah!"

__ADS_1


"Udah manggil baby babyan? Jijik tau!" Sindir gue.


"Biarin dari pada Lo?!"


"Udah udah! Gue belum selesai ngomong sama Elsa!" Ketus Tina.


"Citra anak sebelah?"


"Iya Tina!"


"Kapan pacarannya?"


"Setelah di tolak sila!"


"Demi apa? Playboy amat!"


"Sabar Lo ya sil." Tina mengelus punggung gue.


"Apaan sih Lo lebay!"


"Di mulut Lo aja lebay! Dalam hati sakit banget tuh!" Sindir alin.


"Gak!"


"Udah Lo harus kuat!"


"Jangan lemah!"


"Ingat pesan gue! BUDAYAKAN PRINSIP HIDUP BODOAMAT" Tina sok bijak.


"Iya iya..." Gue melanjutkan makan gue.


---


"Lang...Lang liat tu ada sila" Dika mengentikan langkahnya dan diikuti sama yang lain.


"Iya Lang! Gimana nih?"


"Yaudah santai aja kali!"


"Wahh.. benar benar jahat loh! Udah buat anak gadis orang sakit hati!"


"Ini juga gara gara kalian kali! Ngasih gue tantangan gak bermutu!"


"Siapa suruh Lo nerima?" Yan menyambung dari belakang.


"Jelas dong! Kami laki laki sejati!" Sombong Dika.


"Lo juga sih Lang! Ngapain Lo terima tantangan mereka?"


"Gue percaya sila bakal cemburu! Makanya gue terima dan buat dia sakit hati!"


"Dengan cara Lo pacarin citra?"


"Iya"


Ketujuh lelaki itu duduk di meja mereka. Tidak ada lagi atvenger yang suka berantem dan suka bolos,hanya ada atvenger yang baru.


Mata gue terarah pada Galang, nth mengapa tadi malam membuat gue tidak percaya bahwa Galang bisa pacaran sama citra?.


"Hai gaes! Mejanya boleh di gabungin?" Dika berdiri tepat di depan dini.


"Boleh kok,gue setuju" Elsa mewakili jawabannya.


"Yaudah"


Meja panjang itu kini menjadi Sangat panjang karena di satuin oleh meja anak atvenger. Dimana mata gue selalu melihat kearah Galang.


"Khamm.. udah jangan di liatin terus! Udah punya orang kali!" Bisik alin di telinga gue pelan namun masih bisa di dengar samar samar.


"Apaan sih loh rese!" Senggol gue pada Langan alin.


"Gaes... Dengar dengar kelompok camping kita yang nentukan loh! Btw... Bagusnya kita gabung aja" Dika membuka pembicaraan saat momen yang pas, seluruh sorotan mata melihat dan memperhatikannya.


"Serius beby?" Dini bertanya pada pacarnya.


"Iya sayang, bagus kan? Kita yang memiliki sesuka hati kelompoknya dan kita selalu bisa berdua" alay Dika.


"Ewh! Jijik dik!" Udin mendorong pelan kepala Dika.


"Sakit ****! Iri aja kerja Lo!"


"Sono pergi sama Elsa!" Protes Dika gak terima.


"Asik... Gue bisa dong sama Amas!" Sorak Tina membuat seluruh mata melihatnya kegirangan.


"Ia nih bby" Amas begitu senang.

__ADS_1


"Kok gue jijik ya liat kalian pacaran pakai nama alay?!" Alin melihat ketiga temannya jijik.


"Iri aja loh!" Protes Elsa gak terima!


"Tau tu jomblo!" Diikuti oleh Tina!


"Sorry strawberry gue bukan iri!" Alin membela.


"Lo duduk sama siapa?" Farah melirik gue.


"Seterah" jawab gue dengan suara pelan namun dapat di dengar sama yang lain.


"UDAH SAMA GALANG AJA!" sorak yan yang duduk di samping dika.


"IYA BETUL TU KATA YAN!" diikuti oleh udin.


"Ga" jawab gue pelan.


"Gue juga gak mau kali duduk sama Lo!"  Jawab Galang santai,dan seluruh mata melihat kearahnya, termasuk mata gue yang gak percaya dengan kata kata Galang.


"Oh" jawab gue gak acuh dan memalingkan wajah malas.


Kesunyian terjadi di antara kami ,tidak ada lagi percakapan atau canda tawa.


"Gue duluan" gue beranjak dari tempat duduk dan meninggalkan mereka semua.


"Mau kemana Lo?" Tanya Tina.


"Toilet" gue tetap melanjutkan perjalanan tanda melihat kebelakang lagi.


---


Gue berjalan di lorong sekolah yang cukup sepi,karena murid kelas 10 dan 11 masih belajar,namun dapat di dengar dari luar suara suara murid dalam kelas.


"TUNGGU"


langkah gue berhenti.


"CITRA?" gue melihat citra di lorong sekolah dan mendekati gue.


"Sila?"


"Ngapain Lo di sekolah gue?" Gue mengerutkan kening.


"Gue mau cari Galang,Lo nampak dia?" Citra melihat lihat ke seluruh area sekolah.


"Di kantin" jawab gue datar.


"Kantin dekat mana?"


"Lo lurus aja trus belok kanan,nantik nampak kantin disitu" gue menunjuk arah kantin sekolah.


"Oh gitu makasih sil"


"Iya" gue melanjutkan perjalanan gue, rasanya gue merasa sesak, melihat citra menghampiri Galang,tapi hati dan pikiran gue tidak berkerja sama. Dimana hati gue merasakan kesakitan dan pikiran gue bodoamat.


Lagi lagi langkah gue harus berhenti.


"Ngapain?" Gue melihat Keyla mendekati gue dengan nafas yang terputus putus.


"Gue mau nanya sama Lo" Keyla menetralkan nafasnya.


"Apa?"


"Kelompok camping udah di bagikan belum?"


"Ga tau,katanya milih sendiri"


"Demi apa?"


"Emang kenapa?"


"Gue cuma nanya itu doang,hehe" cengigir Keyla.


"Gak makna sumpah!"


"Yaudah maap"


"Lo mau kemana?"


"Toilet"


"Gue ikut"


"Yauadh yuk"


Gue dan Keyla berjalan beriringan menuju toilet.

__ADS_1


__ADS_2