
Semua orang pasti akan merasakan yang namanya cinta,entah itu cinta yang terbalas dan cinta yang tidak terbalas.
---
Sudah hampir satu Minggu sila tidak masuk sekolah,dan sudah hampir satu Minggu pula tidak ada kabar alexsya dan teman teman temannya.
"Elllllsssssssaaaaaaaaaaaa" teriakan itu mampu membuat keadaan hening."Apaan si lo din!" Elsa menoleh pada dini,dan menghampirinya yang sedang duduk di bangkunya dan terlihat sangat khawatir. "Liptin gue habisssss" dini mencurahkan isi hati pada Elsa yang sangat bodoamat.elsa pun beranjak dari tempat duduknya.tapii.. langkahnya berhenti ia melihat Dika yang berdiri di depan pintu kelas,tapi buka sendirian UDIN!. Iya Dika memasuki kelas elsa bersama dengan udin. "Ada urusan apa Lo ke sini?" Tanya Elsa dengan mengangkat alisnya ke atas. "Teman gue mau ngomong sama Lo" jelas Dika pada Elsa yang masih nampak kebingungan.
"Siapa?"
"Udin" Din keluar Lo jangan ngumpet kayak anak kecil.
"Apaan si lo,gue gak ngumpet ****!" Udin berdiri di hadapan Elsa dan menatap wanita Tersebut.
"Ada urusan apa Lo sama gue?"
"Gue mau ngajak Lo jalan nantik malam" perjelas Udin soal kedatangannya ke kelas elsa. "Ahh?" Elsa masih menatap kedua cowok tersebut dan masih bingung. "Udah gue bilang kan tadi,GUE BAKALAN JEMPUT LO NANTIK MALAM"
"Ogah!" Tolak Elsa spontan dan dini yang berdiri di belakang Elsa pun ikut masuk kedalam percakapan mereka. "Kalo lo nolak Lo bakalan nyesel" Udin berjalan pergi dari kelas tersebut dan meninggalkan Dika yang masih menatap ke hadiran dini.
"Hay din" sapa Dika pada dini sambil melambaikan tangannya SOK KENAL. "Hay juga dik" dini pun membalas melambaikan tangannya. "Gue chat nantik malam ya" Dika mengedipkan sebelah matanya pada dini yang membuat dini salah tingkah. "Buat apa?"
"Buat ngajak Lo jalan juga kayak Elsa sama udin"
"Ahh? Ta-pp iii ---" pembicaraan dini terpotong melihat Dika juga meninggalkan kelas dan melambaikan tangan ke arah wanita tersebut. "Astaga tuhan gue mau meleleh *******!" Elsa yang spontan membuat dini di samping terkejut. "Apaan sih lo! Tadi nolak sekarang udah kayak cacing kepanasan" oceh dini pada Elsa.
"Is apaan sih lo!, Jelas gue nolak karena gue punya harga diri yang sangat MAHAL!"
"Oh"
"Tapi sumpah woiiii,Udin bakalan ngajak gue jalan jalan" Elsa sangat kesenangan dan akhirnya impian dia bisa terwujud,bisa jalan dengan anggota atvenger. "Udah yuk kita pulang,udah sepi tau! Ntr ada ....." Dini mengambil tasnya dan meninggalkan Elsa yang masih berbahagia di kelas. "Ih tunggu dong anjirr" Elsa mengejar dini dari belakang.
---
"Sil" panggil alin pada sila yang sedang asik main game.
"Apaan?"
"Lo tau gak?"
"Gak la ****!"
"Ih gue belum selesai ngomong anjirr!"
"Apa?"
"Elsa di ajak jalan"
"Terus hubungan sama gue apa?
"Ih! Elsa tu di ajak jalan sama BUDI!"
"Ah? Budi siapa tu?
"UDIN ****"
__ADS_1
Sila pun menghentikan aktivitasnya memainkan game.
"Lo serius?"
"Iya, sekarang baru Lo kepo!"
"Kapan?"
"Malam ini"
"What the f*k"
"Sil Lo jangan berfikiran negatif dulu!"
"Maksud lo?!"
"Ini kan impian Elsa bisa jalan sama anak atvenger apa lagi udin dan dia cinta mati kali!dan sekarang cintanya di balas"
"Lo gak bisa mikir kayak gitu"
"Lo yang gak bisa mikir yang positif,Lo jangan nilai orang dari luar! Senakal nakal gang mereka tapi Udin anak yang baik"
Sila pun hanya terdiam saat alin tidak mendukung dirinya.
Alin ada di rumah sila karena besok hari Minggu jadi dia nginap disini dan orang tua sila pun mengizinkannya.
---
Seorang laki laki memasuki motor miliknya kedalam halaman rumah Elsa. "Hay tante om" sapa Udin pada memiliki rumah tersebut. Ia adalah orang tua Elsa. "Mau cari siapa nak?" Tanya wanita paruh baya itu pada Udin. "Mau cari Elsa tan"
"Teman om"
"Mau ngapain sama anak saya?"
"Mau ngajak jalan om" benar kata orang orang ayah Elsa lebih garang dari pada sila,ia memberanikan diri untuk bertatap muka dengan CALON MERTUA. Haha
"Siapa nama kamu nak?" Tanya ibu Elsa pada Udin yang sedari tadi tersenyum gak jelas!
"Budhi surya tan"
"Panggilan siapa"
"Udin"
seketika obrolan mereka berhenti dan orang tua Elsa saling memandang dan terdengar lah oleh Udin mereka menahan ketawa atas panggilan namanya yang aneh.
"Kok bisa Udin si? Kurang bagus sama muka dan tampangnya,kamu ganteng udin sopan lagi" jelas ibu Elsa sambil memuji Udin.
"Hehe iya Tan,udah dari dulu di panggil Udin" cengigir Udin.
"Yaudah Tante panggilkan Elsa dulu ya" ibu Elsa pun beranjak dari duduknya dan masuk kedalam rumah untuk memanggil Elsa.
---
Elsa yang memainkan handphone, ia terkejut saat melihat seseorang masuk kedalam kamar tidak minta izin dulu.
__ADS_1
"Mama... Kok gak ketuk pintu dulu si" Elsa pun beranjak dari tidurnya.
"Iya maaf.. ada kawan kamu tuh nyari di bawa" jelas Zuanda pada anaknya. Zuanda adalah ibu elsa,dan abir adalah ayah elsa,nama Elsa di ambil dari kedua nama orang tuanya ZUBIR.
"Siapa?" Tanya Elsa penasaran pada mamanya
"Udin" jawab Zuanda jelas
"Udah sana kamu ganti baju,dia katanya mau ngajak kamu jalan,mama turun dulu ya" Zuanda pergi keluar kamar Elsa dan meninggalkan anaknya dengan raut muka yang masih kaget.
"What the fak!" Elsa pun terkejut dan melihat keluar jendela. Dan ternyata itu benar Udin menjemputnya.
"Tuhan aku harus gimana? Haruskan aku pergi atau tidak?jika aku pergi apa mungkin besok aku bakalan terkenal di sekolah,dan jika aku tidak pergi apa mungkin aku bakalan nyesel menolak Budhi surya? Bantu aku tuhannn..." Itu lah yang kini ada di pikiran Elsa. Ia tak ingin melewatkan kesempatan terbaik ini.ia segera ganti baju dan melupakan pikiran yang membuat ia kacau.
---
Tak berapa lama Elsa pun keluar dari rumah ia melihat mama dan papanya lagi asik bicara dengan udin. Udin laki laki baik ia hanya terjerumus menjadi anak nakal dan suka memberontak sekolah lain ia laki laki badboy yang sangat tampan. "Kamu udah siap?kok lama banget sih kasihan Udin udah lama nunggu" Zuanda melihat putrinya yang begitu cantik memakai celana jeans selutut dan baju kaos hitam di masukan kedalam. "Udah kok ma,Elsa pergi dulu ya ma" pamit Elsa pada orangtuanya dan menyalaminya. Begitu juga dengan udin ia sangat terpanah saat melihat Elsa,ia juga pamitan pada orangtua Elsa. Elsa menaiki motor KLX milik Udin dan merekapun keluar dari halaman rumah Elsa.
---
Di perjalanan tidak ada pembicaraan hanya membisu dan tidak ada yang mau membuka obrolan.
"Kita mau kemana sih din?" Tanya Elsa yang memulai membuka obrolan. "Jalan jalan" Udin masih fokus pada kendaraay. "Mau kemana?" Tanya Elsa sekali lagi dan tidak ada jawaban dari Udin.
---
Di halaman belakang rumah sila sudah ada alin, Farah, Tina dan dila.
"Mau ngapain sih malam malam ke belakang?" Tanya Tina dan mengikuti sila dari belakang.
"Mau cari anak kodok!"
"Ah?"
"Mau main basket la tin" kelas Farah.
"Mana dini sama elsa?" Dila pada alin yang sedang memainkan handphone.
"Jalan sama cowok atvenger" jelas alin pada Dila membuat cewek itu kaget.
"Kok bisa?"
"Ya bisa lah Dil" sila berdiri di samping Dila.
"Sama siapa?" Tanah Dila penasaran.
"Bawel banget si Lo dil!" Ketus Farah pada Dila.
"Gue nanya ****!" Dila juga ikut geram saat ada rahasia ia tidak tau apa apa.
"Dini sama Dika,Udin sana elsa"
"Ooh" Dila tidak ingin bertanya lagi sudah cukup.
---
__ADS_1