
Pagi ini sila memasuki mobil sport Lamborghini miliknya dan berangkat ke sekolah,saat ia mengeluarkan mobilnya dari gerbang rumahnya.tiba tiba ada motor yang terlintas di depan mobil merah miliknya. Dan sila pun mengerem mobil yang menyebabkan kepala sila juga ikut maju dan terhantuk di stir mobil.
"Anjg! Sakit banget kepala gue *******!" Sila pun keluar dari mobil dan melihat pemilik motor yang tiba tiba ada di depannya.
"Woi turun Lo anjg!" Sila mengoceh sambil mendekati pemilik motor tersebut.
"Sorry sil sorry!" Jawab seseorang yang suaranya terdengar dari dalam helm.
"Buka helm Lo ****!" Kini emosi sila sampe ke ubun-ubun.
"Ehh elo din! ngapain Lo ke rumah gue!" Tanya sila pada pemilik motor tersebut setelah membuka helm miliknya. Dan ternyata UDIN!.
"Iye" jawab Udin santai tanpa beban dosa!.
"Gue nanya ngapain Lo ke rumah gue pagi pagi buta?!" Kini emosi sila semakin menjadi jadi.
"Gue minta no Elsa dong" cengigir Udin pada sila yang nampak biasa saja.
"Buat apa?" Tanya sila penasaran dan emosinya mereda.
"Buat PDKT! "Jawab Udin santai dan mengulurkan handphone yang ada di tangannya.
"AH?" Sila semakin tak percaya. si Udin yang sangat playboy tingkat dewa SMA arwana dan anak buah gank atvenger berani berani ingin menyakiti hati Elsa korban PHP nya selanjutnya.
"Ogah! Minggir Lo! Gue mau lewat!" Sila membalikan badannya dan memasuki mobil nya.
"Minggir lo! Kalo gue terlambat Lo yang gue tuduh kutu kampret!" Sila menyoraki dari dalam mobil dan menggelakson Udin dari depan mobil sila. Udin pun menyingkirkan motor miliknya dan melihat mobil sila terlintas di depannya.
---
Sila mempercepat langkahnya di lorong sekolah yang sudah sepi dan tidak berpenghuni,ia takut bakalan kena omel sama ibu mayang.dan ternyata itu BENAR.
"Sila! Berhenti kamu di situ!" Suara yang sangat jelas di telinga sila mampu membuat langkah kakinya berhenti. Sila pun membalikan badannya dan melihat seorang wanita yang berdiri di belakangnya
"ehh ibu mayang" cengigir sila pagi pagi buta ke pada guru tersebut.
"Ehh - ehh! Kamu gak liat jam sila?sekarang udah jam berapa sila?" Tanya Bu mayang pada sila dan melipat kedua tangannya di depan dada dengan suara lembut tapi menajamkan.
"Iya buk,saya telat lagi 10 menit kok Bu.. " sila tertunduk dan tidak berani menatap mata Bu mayang.
"Saya udah tau! Kamu terlambat 10 menit!" Bu mayang pun mendekati wajah ke pada wajah sila.
"Kamu harus bersihkan lapangan belakang sekolah SEKARANG!" Pintah Bu mayang pada sila,dan meninggalkan anak murid yang masih di dekat lorong.
"******* banget! Gue harus bersihin lapangan yang sangat angker " sila membatin dan berjalan ke kelas untuk meletakkan tas dan pergi ke lapangan belakang sekolah.
---
"Anjrrr sill muka Lo kok kusut banget, *******!" Elsa melihat kehadiran wanita itu yang berjalan menuju kursi miliknya.
"Berisik Lo!"
" Yaelah selow ae kali" Elsa mendekati meja sila dan duduk berhadapan di depan wanita itu.
"Gue kena hukum lagi *******!" Ucap sila dan menoleh pada ke enam sahabatnya.
"Ah?" Jawab mereka serempak dan menoleh satu sama lain.
"Kok bisa?" Tina mendekat ke sila dan bertanya sebab dia terlambat.
"Nta la" sila menjawab Sangat lesu dan meletakan kepalanya di atas meja denga tas.
"Trus Lo kena hukuman?" Alin pun penasaran dengan sikap sila pagi ini yang tidak bersemangat.
"Hmm"
"Hukum apa?" Tanya alin pada sila yang menutup mata.
"Bersihkan lapangan angker" sila tidak membuka mata karena ia merasa lelah dan lesuh.
---
"SILLLAAA!!" suara yang sangat nyaring itu mampu membuat se-isi kelas hening seketika dan sekejap mata, semua mata menoleh pada sumber suara tersebut.
"Mati gue"
"Mana sila?!" Tanya Bu mayang pada seluruh isi kelas yang sudah hening kayak dikuburan. Seluruh mata menoleh pada sila yang sedang duduk sambil menunjuknya.
"****** Lo sil" ucap Farah yang duduk di samping elsa.
"Iya buk? Ibuk nyari saya?" Sila berdiri dari duduknya dan bertanya pada wanita paruh baya tersebut.
"Iya!gak mungkin saya nanya sama pembaca ******* aksilaga!" Bu mayang semakin murka dan darahnya naik ke ubun-ubun.
__ADS_1
"Iya saya tau buk,saya bakalan ke lapangan belakang kok, santay ae" sila beranjak dari kursinya dan meninggalkan Bu Mayang dan teman teman untuk ke lapangan belakang sekolah.
---
"Anjrrr gue telat juga gara gara si udin!coba tu anak gak halangi jalan gue,pasti gue gak telat dan gak bakalan kena hukum! Awas aja Lo din! Kalo Lo ketemu gue bakal kerjain Lo habis habisan" ocehan sila dan meletakkan sapu di sembarang tempat.
sila ber istirahat di warung bar bar milik mbak yemi dan mbak riri. Warung bar-bar atau yang biasa di sebut warbar adalah markas kedua anak anak atvenger menghabiskan waktu,dan tempat biasa mereka cabut dari sekolah. Warbar terletak di lapangan belakang sekolah dulu lapangan itu tempat para murid menghabiskan waktu saat jam kos,tapi banyak isu yang beredar lapangan itu ada penghuninya dan sangat angker,pak Bambang guru olahraga yang menceritakan lapangan tersebut. Sebenarnya itu hanya BOHONG dong! Karena pak Bambang dan Bu Mayang serta guru guru lainnya takut kalo anak anak murid nya yang kenapa kenapa dan ada apa apanya.
"Hay mbk yemi" sapa sila pada mbk yemi yang menyapu halaman warung.
"Ehh sila, tumben ke sini mau beli apa?" Mbk yemi menghentikan aktivitasnya dan mendekati sila.
"mau beli minuman yang dingin mbk,ada kan?" Sila duduk di kursi panjang yang ada di depan warbar.
"Ada kok, tunggu dulu ya" mbk yemi masuk kedalam untuk mengambil pesanan sila. Tak berapa lama kemudian mbk yemi memberikan minuman pada sila yang sedang mengelap keringat di dahinya mengunakan tisu.
"Makasih mbk" sila mengambil minuman yang ada di tangannya mbk yemi. "Sama sama neng sila" mbk yemi duduk di samping kursi sila.
"Kalo boleh tau kok tumben ke sini sendirian lagi?" Tanya mbk yemi dan menatap sila.
"Iya mbak baru kena hukum sama Bu mayang gara gara telat masuk ke kelas." Jelas sila dan meletakkan minumannya di samping kursi.
"Ooh" mbk yemi meninggal sila dan melanjutkan aktivitasnya. "Mbk tinggal ya neng sila" mbk yemi pamit dengan sopan pada sila. "Iya mbk"sila juga menjawab dengan sopan dan santun pada mbk yemi.
Siapa yang gak kenal dengan sila? terbilang sangat cantik ,pintar dan seorang pemimpin stranger dengan sifat yang dingin dan badgirl. mampu membuat seseorang memandang sebelah mata.
---
Ikan hiu makan badak
I Love you mendadak
Kamu .. iya kamu...kamu loooh
Kamu udah vote?
Pasti belum:(
Ih kamu mah jahat zhyeng!
Aku mah ben-cieeee
Vote itu free zhyeng!
Gratis kok!
Jangan lupa vote dan follow akun aku:)
Aku hitung ya kalo gak vote sama follow kita putus!
K-I-T-A!
1
2
3
4
5
Udah?
Pasti belum:(
Ih
Jahat deh kamu Bambang!
Aku hitung lagi ya
5
4
3
2
1
TERIMAKASIH ZHYENG :* luv deh hehe...
__ADS_1
Okh kita lanjutkan ceritanya kita,ehh.. maksudnya cerita aksilaga.
Siap?
Jawab dulu atuhh
Bambang zhyeng:)
---
Datanglah segerombolan makhluk hidup yang bentuk seperti manusia.
Ada Popy,ghea dan Niky. Mereka bertiga menghampiri sila yang sedang duduk di warbar. Mereka termasuk kedalam klub besar atvenger.
"Pop! Liat deh ada sila di warbar! Ngapain tu anak ke warbar?" Niky yang berjalan di samping Popy dan menghentikan langkah kakinya saat melihat sila.
"Wahhh.... Gawat ni,bakal ada perang dunia ke tiga nih" Ghea juga sama seperti Niky yang kaget saat melihat sila di markas kedua atvenger.
"Sialan tu anak gak bisa di diamin!" Popy pun meninggalkan Niky dan Ghea untuk menghampiri sila.
"Woiiii!!!" Popy yang baru saja datang dan menendang kursi di samping sila, membuat wanita itu terkejut.
"Apa?" Jawab sila santai dan menatap ketiga wanita yang menghampiri dirinya.
"Apa apa! Lo gak tau ahh??kalo Lo lagi memasuki markas atvenger! dan gue sebagai cewek primadona atvenger gak bakal tinggal diam saat ada penyusup yang masuk! Apa lagi sesama WANITA! Kayak lo!" Popy berdiri di depan sila dan membentak wanita yang sedang kelelahan itu.
"Oh! Gue cabut!" Sila pun beranjak dari tempat duduknya dan pergi meninggalkan primadona cabe cabean atvenger. Saat sila berjalan meninggalkan ketiga cewek tersebut langkah kaki berhenti saat tangganya di pegang oleh Popy.
"Lo gak bakalan bisa kabur setelah masuk ke kandang singa sebelum nyawa Lo habis!" Popy menatap tajam sila. "Gue udah bilng kan gue bakalan cabut dan ninggalin warbar! Gue lagi gak mau cari ribut sama kalian ber---" pembicaraan sila terpotong, satu pukulan mengenai sudut mata sila yang membuat wanita itu terjatuh.
"Bullshit Lo Popy!!" Sila menghajar rahang bawah Popy kiri dan kanan membuat wanita itu terjatuh dan tidak dapat bangkit kembali.
"Gue udah bilang sama Lo Popy! Kalo gue gak mau ajak ribut sama Lo!tapi Lo sendiri yang memulai! Lo gak tau saat ini Lo lagi berhadapan dengan siapa? Dengan arsilla!" Jelas sila pada Popy yang masih tersungkur di tanah.
"Aduhhhh apa apaan ini" mbk yemi yang mendengar pertengkaran di dekat warung milik keluar bersama dengan mbak riri.
"Gak kenapa kenapa kok mbk,cuma kesalahan teknis doang,saya pergi dulu ya mbk "pamit sila pada mbk Riri dan mbak yemi.
Sila salah satu manusia yang tidak suka memperpanjang masalah.
Saat sila melangkahkan kaki ia mendengar segerombolan suara motor yang berhenti di depan warbar.
---
"Lang cabut kuy"ajak Dika saat mereka bertujuh duduk di tangga dekat dengan gudang sekolah.
"Kemana?" Tanya Galang dan menyimpan handphone nya.
"Warbar ketemu mbk yemi sama mbk Rir"
"Yaelah dik... Dikkk palingan Lo bakalan ngutang lagi" ucap Udin yang berdiri di samping Dika dan menjitak kepala Dika.
"Aduhh... Sakit anjing!" Dika pun mengelus ngelus kepalanya yang sakit.
"Hehe sorry mas bro Dika" cengigir Udin pada Dika.
"Kuy la ke warbar" ajak yan dan Amas yang berbarengan. Mereka bertujuh pun meninggalkan tangga dan pergi ke warbar menggunakan motor.
---
"Aduhh ada perkelahian ni antara ratu Popy dan tuan putri sila" Udin pun menunjuk ke empat wanita yang sedang berkumpul di warbar bersama dengan mbak riri dan mbk yemi.
"Anjrrr iya" Galang pun memberhentikan sembarangan motor miliknya dan menghampiri mereka.
"Woii apa apaan ni" Galang dan teman temannya pun menghampiri cewek cewek yang ada di warbar dan seluruh mata menoleh pada kehadiran mereka bertujuh.
"Ini Lang gue di pukulin sila" Popy mengelak dari kesalahan, dan mencari perhatian dari Galang dan teman temannya.
"Apa maksud Lo mukulin Popy? Dan apa hak Lo untuk datang ke markas atvenger!" Galang mendekati mukanya dengan wajah sila,dan wanita itu mundur perlahan untuk mengelak dari wajah Galang yang sangat cool dan memesona.
"Jawab gue!" Galang semakin membentak sila yang sedang memejamkan mata untuk meredahkan amarahnya.
"Seharusnya Lo nanya kedia! Bukan ke gue!" Sila menatap tajam mata Galang dan Popy.
"ehh Lo jangan nuduh gue *******! Jelas jelas Lo yang mulai memukuli gue!" Popy semakin menjadi jadi dan membuat ke adaan semakin panas. Sila mengembuskan napas beratnya dan memejamkan mata sebentar
"gue minta maaf kalo gue membuat kerusuhan" sila pun mengangkat kedua tangannya membentuk permohonan maaf untuk seluruh anggota atvenger. Sila meninggalkan mereka semua.
"Tunggu neng sila" suara yang memanggilnya dari belakang mampu membuat langkah kaki sila berhenti.
"Bukan neng sila yang salah den Galang sama teman temannya tapi neng Popy,karena neng Popy gak suka jika ada penyusup yang masuk ke warbar,bukan saya tidak suka dengan kelakuan neng Popy tapi warbar adalah warung saya, kalian yang beri nama tapi bukan berarti hak kalian sepenuhnya, neng sila kesini karena ia membeli minuman dingin dan numpang istirahat" jelas mbk yemi pada seluruh anggota atvenger, membuat semuanya hening dan saling menoleh satu sama lain.
"Jelas kan? "Ucap sila pada Galang dan teman temannya. "Bukan gue yang mulai dulu!,tapi popy! Yang ingin mencari PERHATIAN Lo semua!" Ketus sila.
__ADS_1