
Setelah sampai di ruang kerja nya Rendy duduk di kursi kebesarannya memikirkan ucapan Novan di mobil tadi, ucapan Novan memang benar dan menurut sepengetahuan Rendy banyak pengusaha yang menikah kan anak anak mereka dengan sesama anak pengusaha dan tidak jarang pernikahan nya hanya lah permainan semata dan mereka masih mencari ke bahagian di club' malam dan bahkan ada pula yang memiliki istri lebih dari satu karena tidak ada rasa cinta di pernikahan pertamanya..
Tapi kenapa hatinya menolak untuk menerima apa yang sudah menjadi budaya para pengusaha muda, hati Rendy sangat yakin akan perasaan itu pada Kania, Rendy sendiri belum menyadari bahwa apa yang dia rasakan adalah benih benih cinta.
Mungkinkah ini hanya perasaan iba karena kejadian di rumah sakit itu..atau mungkin hanya rasa sesaat yang kemudian akan luntur dan hilang dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Ataukah benar ini rasa cinta yang mulai tumbuh, tapi bagaimana aku bisa tiba-tiba mencintai seorang wanita yang tidak dia kenal dan baru dua kali bertemu.
Tapi bukan kah cinta itu sulit ditebak pada siapa kapan dan bagaimana cinta itu datang..
Rendy.. menengadahkan kepalanya ke atas dan bersandar di kursinya serta menutup matanya yang tidak ngantuk.
Tok...tok...tok.
(Pintu ruangan Rendy di ketuk dari luar).
Masuk.......
(Sahut Rendy dari dalam ruangan).
Masuklah Novan dengan beberapa berkas di tangannya
Ren....ini berkas berkas yang harus kau tandatangani dan ini data data saham harus kau pelajari..(Novan menumpuk berkas itu menjadi dua bagian satu bagian untuk berkas yang harus dibubuhi tanda tangan dan satu lagi berkas berisi data data yang harus Rendy pahami..)
Rendy mulai membuka buka berkas yang membutuhkan tanda tangannya.
Van... kau sudah memeriksa semua berkas ini.....?? (Rendy berbicara memastikan bahwa tidak ada kesalahan pada berkas berkas itu).
Sudah... (Jawab Novan singkat).
Van... kapan rapat dimulai..(Rendy bertanya tanpa memperhatikan Novan dia Hanay berkonsentrasi untuk membubuhkan tanda tangan pada berkas yang ada di hadapannya ).
Satu jam lagi....(jawab Novan singkat).
Baguslah.... aku bisa mempelajarinya dulu.....ada lagi yang harus aku tanda tangani....Van ??
Untuk sementara tidak ada....
Aku permisi dulu....( undur Novan).
Hem....(jawab Rendy mengijinkan).
*seharian Rendy berkutat di depan leptop dan hanya mengurusi bisnis dan rapat perusahaan.membuat Rendy sejenak melupakan Kania, tapi itu hanya sementara karena entah dari mana datangnya bayangan Kania memenuhi isi kepala Rendy yang tidak bisa berhenti memikirkan Kania.*
Rapat dimulai*...
*Seperti biasa semua para investor dan pemegang saham sudah duduk di tempatnya masing-masing.
Rendy memimpin rapat itu dengan performa tingkat tinggi.. Proyek ini akan selesai lebih cepat dari pada perkiraan sebelumnya dan untuk selanjutnya Mahardika Generally Group akan mengambil proyek ganda yang akan memberikan hasil yang sangat fantastis..
Semua anggota rapat bertepuk tangan meriah melihat kinerja kerja Rendy dan semangat jiwa bisnis yang begitu besar*..
__ADS_1
Demikian rapat kita hari ini untuk para anda semua kita akan mulai mendapatkan property di bulan depan...
Rapat selesai...
seperti biasa pak Doglas selalu keluar diakhir karena selalu ada pembicaraan di luar rapat yang harus selalu dilakukan nya mengingat pak Doglas juga memiliki 30 % saham yang dia tanamkan di perusahan Rendy, sehingga pak Doglas selalu memantau perkembangan proyek yang di tangani oleh Rendy.
Pak Doglas sebagai pemilim saham terbesar di perusahaan itu juga memiliki hak khusus yang harus slalu ikut campur dalam mengambil keputusan.
Pak Doglas....
Mr Rendy... Tak disangka kinerja mu luar biasa, bisa menyelesaikan tugas lebih cepat dari perkiraan ku... Bravo.... bravo....ππ.
Rendy...
Terima kasih pak... ini semua tidak lepas dari kehebatan sekertaris ku yang slalu siap 24 jam mengawasi dan mengontrol para pekerja di lapangan...
Pak Doglas...
Benar kalian mitra kerja yang luar biasa.. bisa mengambil langkah yang cepat dalam setiap tindakan.
Rendy...
Pak Doglas... jika sudah tidak ada keperluan lagi kita bisa pulang..
Pak Doglas...
Aku tahu kalian pasti ingin segera bermain main diluar sana bukan bersenang senang dengan wanita cantik yang selalu siap memuaskan kalian...
Tidak pak... kami....(ucapan Rendy terpotong).
Pak Doglas...
Mr Rendy, aku juga pernah muda jadi aku tau apa yang di suka anak anak muda seperti kalian...Bersenang senanglah..ππ (pak Doglas menepuk bahu Rendy dan berjalan melangkahkan kaki keluar ruangan).
Tinggal Rendy dan Novan di dalam ruangan itu..
Ren...Aku ke Singapore besok pagi, kau harus memimpin proyek itu dilapangkan dan aku sarankan kau tambah kan lagi pekerja yang profesional di bidang arsitek dalam.. karena gedung luar sudah 80% terlaksana tinggal penataan ruang dalam agar memberi kesan mewah..
Van... menurut mu siapa yang cocok dalam hal ini...π€π€??
Aku lebih puas dengan pak Daniel Mananta yang kita pakai dulu untuk mendesain hotel MGG waktu itu, tapi sepertinya dia juga memiliki jam terbang yang tinggi jadi akan susah untuk mendapatkan nya...ππ
Aku akan mencobanya....πͺπͺ Aku juga suka dengan hasilnya...(Rendy begitu bersemangat).
Asal kau tau saja Ren... Daniel Mananta tidak terikat dengan perusahaan manapun dia juga tidak mengutamakan uang yang dia inginkan adalah kepuasan karyanya dan penghargaan tanpa ada paksaan dan karena alasan itulah Daniel tidak pernah ikut dalam lelang proyek.
Jadi maksudmu....!! (Rendy tau arah pembicaraan Novan dan juga apa yang harus di lakukan..).
Ya... jangan membuatnya marah dan Yakinkan semua padanya...(pemikiran mereka seperti sudah sejalan).
__ADS_1
Baik lah Ren.... Kita pulang...(Ajak Rendy karena mereka tadi berangkat bersama dan secara otomatis Novan tidak membawa mobil).
*Tanpa menunggu jawaban dari Novan Rendy melangkahkan kaki keluar ruangan di ikuti oleh Novan .
Tiba-tiba langkah Rendy terhenti dan hampir saja Novan menabraknya...
Ada apa... π²π² ( Novan merasa kaget karena Rendy berhenti tiba-tiba*).
Beristirahat lah Van .... besok pagi kau harus persiapkan dirimu...Maaf Van... kau yang harus ke Singapore..βΉοΈβΉοΈ( Rendy seperti menyesal karena harus menimpakan pekerjaan nya kepada Novan).
Sudah biasa....ππ(Novan tidak heran dengan hal ini karena memang sudah sering terjadi).
Ren apa kau sudah faham dengan apa yang akan kau lakukan pada gadis itu...?? (Novan mencari tahu apakah Rendy sudah memutuskan)
Aku belum tau...??ππ(Rendy terlihat bingung).
Ren.... jangan menarik seseorang ke dalam lubang yang sama dengan kita hanya alasan cinta tetapi menyakitkan...(ucapan Novan mengusik pikiran dan hatinya, membuat Rendy bimbang untuk maju atau mundur).
Tak terasa mereka sudah ada di parkiran dan siap menaiki mobil.
Suasana di dalam mobil Novan dan Rendy...
Ren... apa kau tau pak Doglas memiliki anak perempuan yang cantik...??
Tidak.kenapa....Van...??
Aku mencari tau secara diam diam seperti apa anak pak Doglas itu...(Novan menoleh ke arah Rendy).
Alasan apa yang membuatmu mencari informasi tentang gadis yang tidak ada hubungannya dengan mu aku rasa ini adalah hal baru dari dirimu...?? (Rendy tidak percaya dengan apa yang di lakukan Novan).
Siapa tau saja suatu saat nanti kita membutuhkannya...... terutama kau Ren...ππ??
Apa urusannya dengan ku....ππ!!!
Pak Doglas menanamkan sahamnya paling tinggi di antara yang lainnya, sepertinya ada misi terselubung di dalamnya...(Novan menerka)...!!
Maksudmu....?? (Rendy tidak berfikir jauh).
Doglas bisa saja menjadi ancaman bagi kita suatu hari nanti...bahkan dia bisa menekan balik kita Ren....!!
Itu tidak akan terjadi....aku akan segera bertindak agar dia menarik sahamnya sedikit demi sedikit...dari perusahan kita...π‘π‘
Bagaimana jika suatu saat nanti kau harus menikahi putrinya....ππ??
Jangan konyol..sebelum itu terjadi aku pastikan dia sudah jauh dari kita..(Rendy menaikkan nada bicaranya).
Kau harus hati-hati,,,karena Doglas bisa melakukan apa saja demi uang bahkan dia terkenal sangat licik... (Novan mengingatkan Rendy).
Aku heran kenapa dulu mama mau bekerja sama dengan Doglas...(Rendy tidak habis fikir).
__ADS_1
Pasti ada alasan yang sangat kuat...