
Mereka berdua masuk ke dalam mobil dan siap pergi mencarikan parfum bos abal-abal itu...
Mas... tadi kantor itu kok sepi ya, seperti bukan tempat kerja aja...??
"Hari ini banyak kegiatan yang harus diselesaikan di luar kantor makanya para asisten, sekertaris dan beberapa staf ahli yang biasa di ruang itu pada keluar..."
(semoga Kania percaya dan tidak merasa curiga, gumam Rendy dalam hati).
Oh iya mas...!! sebenarnya ada sesuatu yang ingin aku sampaikan..!!
"Ada apa...tumben sekali...??" (Rendy berpura-pura terkejut karena sebenarnya dia sudah tau perihal kedatangan Kania dari sang Nenek).
Sebenarnya hari ini aku ingin datang ke tempat kerjamu secara diam-diam buat ngasih kejutan tapi malah jadi nyusahin mas Rendy, maafin aku ya mas..."Kania merasa sangat bersalah dan menyesal, harusnya Kania mendengarkan saran nenek untuk meminta Rendy menemuinya, tapi apa daya nasi sudah jadi bubur ". Aku janji tidak akan melakukan hal bodoh lagi yang akhirnya malah merepotkan mas Rendy....
Kania, aku sama sekali tidak merasa di repotkan justru aku senang karena kesibukanku kau punya inisiatif untuk menemui ku...
"Benarkah...!!!" ( melihat senyum indah yang terbit di wajah Rendy, Kania merasa kehangatan dan rasa lain yang belum bisa Kania artikan).
Benar Kania....., hanya saja lain kali kamu kabari aku dulu ya kalau mau ke kantor ku...!!!
"Kantor ku...sejak kapan mas Rendy punya kantor...hahaha (Tawa renyah Kania membuat Rendy ingat dengan sandiwara nya dan langsung Rendy meralat perkataanya).
Maksudku tempat kerja ku Kania...salah sedikit kan tidak apa-apa.. lagian ucapan itu sebagian dari doa, siapa tau doaku terkabul...
""Aammmiiiinnn...!!!""" seru Kania.
Hahaha...kalo aku punya kantor seperti MGG apa kamu mau jadi istriku...?? ( Tanya Rendy penuh harap..)
Eeehhmmm.... (Kania mencoba memikirkan pertanyaan Rendy yang di anggap lelucon bagia Kania).
Kenapa gak jawab Kania...!!
Mas Rendy mau aku jawab apa....??
Ya terserah kamu...mau jawab apa...!!
Emmhh... kalo aku bilang gak mau...??
Seketika wajah Rendy terlihat kacau kecewa dan sedih.
Kenapa mas Rendy...aku tau mas Rendy bercanda kan...?? (Ternyata Kania hanya menganggap pertanyaan Rendy sebagai lelucon saja, namun Rendy tidak mau terlihat kecewa, Rendy langsung membaurkan dirinya dengan membenarkan bahwa dirinya memang sedang bercanda).
"Hahaha... ternyata kau tau juga Kania.." (Rendy menutupi rasa kecewa nya dengan mengiyakan pemikiran Kania yang menganggap pertanyaannya hanya lelucon).
Kania... kenapa kau benci orang kaya...?? (Rendy mencoba bertanya dengan sangat serius, berharap dia bisa mendapat alasan yang pasti untuk Rendy melangkah selanjutnya).
"Sebenarnya bukan benci mas.. cuma gak suka aja..."
Dengan semua orang kaya...??? tanpa alasan lain..?? (pertanyaan Rendy semakin menelisik lebih jelas)
"sebenarnya tidak semua, hanya orang kaya yang sombong dan tidak bisa menghargai orang lain...sihhh".
Kalau orang kaya itu tidak pernah melakukan kesalahan pada mu apa kau tetap tidak suka pada mereka...???
"Ya enggak lah mas...!!! tapi kadang dengan melihat tingkah orang kaya yang arogan pada orang lain pun aku merasa gak suka aja..!"
Kania... jika ternyata aku termasuk jajaran orang kaya, apa kau masih mau bertemu dengan ku..??
"Masih..." (Jawab Kania cepat).
Kenapa...??
karena mas Rendy bukan orang yang sombong dan arogan, mas Rendy juga orang yang baik..(jawaban yang membuat Rendy semakin memantapkan hatinya untuk mengutarakan cintanya dan tentu saja jati diri nya).
Hahah...terimakasih Kania...Ternyata aku tidak terlalu buruk...
Cukup lama mereka diam hingga akhirnya Rendy mulai membuka suara lagi namun kali ini kata-kata Rendy sangatlah dalam bahkan dengan ekspresi muka yang sangat serius namun tetap berkarisma dan kata-kata Rendy sempat menggoyahkan pemikirannya.
Kania apa kau sadar bahwa kaya itu tidak bisa di Lihat hanya dari hartanya saja...namun dengan memiliki anggota tubuh yang lengkap dan berfungsi dengan baik maka orang itu juga kaya...Dengan tidak memiliki hutang sekecil apapun mereka adalah manusia yang benar-benar kaya...
Mereka yang tidak berharta namun bisa membantu orang lain membahagiakan orang lain, mereka juga kaya
Orang yang bisa berdamai dengan hidupnya dan bisa bahagia dengan hidupnya mereka juga orang kaya...jadi menurut kamu kaya yang seperti apa yang kamu tidak suka...
Emmm... orang kaya yang hanya bisa memaksakan kehendak, ingin menang sendiri, egois dan tidak bisa menghargai orang lain serta selalu memandang rendah orang lain....itu yang aku tidak suka...!!
Lalu menurutmu aku orang seperti apa...??
Sejauh ini mas Rendy orang yang baik sangat baik untuk aku dan nenek ku...(Senyum indah terbit saat Kania mengutarakan pendapatnya tentang sosok Rendy, dan tentu saja senyum itu benar-benar dari hati)
Baguslah, aku merasa senang...(Rendy cukup bangga pada penilaian kania saat ini).
Kania merasa heran kenapa Rendy tidak langsung menuju mall tapi malah berhenti di sebuah apartemen.
Mas... kita kok kesini, mau apa mas Rendy kesini...??
Sebentar...kamu tunggu disini, aku masuk dulu, tidak lama...!!
Iya mas....
10 menit kemudian terlihat Rendy keluar dari apartemen itu dengan baju santainya.
Lhoh kok, mas Rendy udah ganti baju, emang apartemen siapa ini...?? (Kania merasa bingung dengan apartemen ini, bagiaman Rendy bisa ganti baju di apartemen ini dan kenapa bajunya juga sudah tersedia di apartemen ini...??( bertumpuk pertanyaan kebingungan dalam pikiran Kanai mengenai apartemen ini).
Rendy sudah masuk kembali ke mobil.
Mas... kok udah ganti baju...?
Iya tadi aku masuk sebentar buat ganti baju...
Emang itu apartemen siapa mas...?? kok, mas Rendy bisa ganti baju di apartemen itu...??
Oh... Itu apartemen pak Novan, kebetulan jika aku lembur atau pulang malam habis nganter pak Novan saya selalu tidur di apartemen itu
Oh...aku kira apartemen siapa...!!!
Punya siapa emangnya, jangan mikir yang aneh-aneh..(Rendy mengusap kepala Kania dengan lembu, sembari tersenyum).
Mobil sampai di mall terbesar di kota itu...
__ADS_1
Kita sudah sampai.. bentar aku bukakan pintunya...(Rendy memutari mobilnya untuk membukakan pintu mobil).
Makasih mas...!!
Ayo... Kania..
Mas... parfum yang di minta pak Novan itu yang merek apa....??
Aku juga belum tahu Kania, dia itu selalu berganti-ganti parfum tidak jelas...(gumam Rendy kesal).
Ayo masuk ke istana parfum itu sepertinya lengkap...!!! (Kania menunjuk ke sebuah toko yang khusus menjual aneka macam parfum dan tanpa sadar tangan Kania menarik dan menggandeng tangan Rendy, tanpa menunggu lama Rendy pun tak menyia-nyiakan kesempatan ini dia mengeratkan tangannya).
"Ayo...!!" (mereka pun segera masuk).
Silahkan tuan nyonya ada yang bisa kami bantu...(ucap salah satu pelayan toko)
Aku mau cari parfum yang beraroma permen karet coklat..(ucap Rendy to the points)
Kalo aroma permen karet ada, aroma coklat juga ada..Tapi kalo aroma permen karet coklat belum ada tuan...(ucap pelayan toko ramah).
Ya sudah...kita cari toko parfum lain...
"Mas aku juga baru kali ini dengar parfum aroma permen karet coklat.. biasanya kalo cari akan sangat sulit tapi kalo langsung diracik biasanya ada...!!".
Bagus kita cari yang racikan aja...!!
Tapi mas, apa pak Novan mau...( Kania meragu dengan usulnya sendiri).
Tentu saja, dia mau dan harus mau...!!
Kalo gitu...ayo ikut aku mas...!! (Kania tanpa sadar menarik tangan Rendy kembali dan menggandengnya sepanjang jalan tanpa di sadari banyak pasang mata yang menatap kagum pada pasangan itu dan tidak sedikit yang berceloteh di belakang mereka.
Wah...serasi sekali mereka,... Ya ampun, mereka pasangan yang ideal,... yang satu cantik yang satunya tampan...., mesra sekali jadi pingin...dan masih banyak celotehan yang lainnya).
Nah... itu di sana mas...(Kania menuju toko galery parfum).
"Hemmm...ayo....!!".
Permisi mbak...apa disini bisa membuat parfum yang beraroma campur-campur... (tanya Kania sopan).
Asalkan aroma yang diminta ada pasti kami bisa membuatnya..(jawab penjaga toko).
Ah iya... aku mau aroma permen karet coklat.. Kira-kira ada tidak mbak..??
Oh..ada nona...nona dan tuan silahkan tunggu di sofa sana...
Mereka pun duduk di tempat yang disediakan oleh toko itu.. melihat aneka parfum bertuliskan free yang ada di meja, Kania berinisiatif mencoba mencium aneka macam aroma parfum..
Ada salah satu parfum yang menarik Indra penciumannya yang beraroma soft dan segar..
Saat membuka buku katalog parfum Kania mencari daftar harga dan mencari parfum yang beraroma soft itu.. dan betapa terkejutnya Kania dengan nominal yang tertera di samping gambar parfum...
50 ml....... Rp. 750.000
Kania segera meletakkan parfum tersebut dan menutup buku katalog itu..
Rendy yang melihat tingkah Kania hanya tersenyum kecil dan menggelengkan kepala merasa lucu melihat tingkah gadis itu.
hemm... cukup, gimana menurutmu Kania..??
Hemmm...iya enak sekali mas...
Berapa... untuk 50 ml harganya 1juta..
tuan mau ukuran berapa...
100 ml... baik tuan anda bisa membayar di kasir dan akan kami siapkan...
Rendy membayar di kasir dan mendapatkan parfum yang dia minta Novan...
Sembari melangkah keluar Kania masih merasa heran dengan harga parfum 100 ml berarti 2 juta, kalo aku mungkin uang 2juta bisa aku buat hidup untuk 1 bulan..
Kania kamu mau langsung pulang...??
Iya mas... tapu aku ke toilet dulu ya bentar..
Hemmm... jangan lama-lama ya..!!
Iya...
Di dalam mobil..
Mas... kemarin aku dapat gaji pertama aku selama magang di cafe lovely tapi kerena masih magang jadi gaji aku masih sedikit..
(senyum Kania mengembang saat membicarakan perihal gaji pertamanya).
Oh ya... selamat ya...semoga kamu betah kerja di sana, apakah karyawan yang lain baik sama kamu..(Tak kalah bahagia dengan Kania Rendy juga merasa senang karena Kania mau membagi rasa bahagianya pada Rendy).
Iya mas... mereka semua baik, mas ini...(Kania menyerahkan amplop coklat kepada Rendy).
"Apa ini Kania... ??'".
Ini buat nyicil Hp ku, tapi maaf aku cuma bisa nyicil segitu dulu...(Kania menundukkan kepalanya tangannya masih mengulurkan amplop coklat itu ke arah Rendy).
Rendy menghentikan mobilnya di pinggir jalan...
Entah kenapa hati Rendy tiba-tiba merasa sakit di hatinya...
"Kania... sudahlah kau tidak perlu mencicilnya, aku sudah memberikan Hp itu sama kamu...!!!""
Tapi mas... bukannya mas dulu setuju aku mencicil hp ini...!!!
Iya... tapi sekarang aku tidak mau kau menggantinya...
"Mas... gak bisa gitu dong, biarpun cuma sedikit mas Rendy harus terima uang ini..!!""
(Kania tak mau kalah dari Rendy, Kania masih bersikeras agar Rendy menerima uang itu).
Kania, aku sedang tidak membutuhkan uang saat ini jadi lebih baik kamu gunakan uang mu untuk yang lain..(Rendy mendorong pelan tangan Kania dan berkata penuh dengan kelembutan agar Kania menarik kembali amplopnya).
__ADS_1
Enggak mas... mas Rendy harus terima kalo gak mau aku akan kembalikan hp ini...(Kania mengancam Rendy karena penolakannya).
Oke...!! baiklah aku terima tapi dengan satu syarat...!!
Apa mas... syarat nya...??
"Terima ini...!!". (Rendy menyerahkan 1bingkisan pada Kania).
Mas... ini kan parfum yang ada di toko itu.. ini mahal banget mas... aku gak mau..!!
"Ya udah aku juga gak mau terima uang kamu...!!"
Tapi mas.. harga parfum ini 4kali lebih banyak dari uang cicilan ku..
Aku gak peduli, kamu mau atau tidak...??
Tidak aku gak mau, ini sangat mahal..
Kania...kenapa kau selalu menghitung nominalnya... apa kau tidak bisa menerima apa yang aku berikan dengan senang dan tanpa aku harus memaksa.. apa menurutmu semua yang aku berikan harus kau kembalikan dengan uangmu.. apa kau pikir aku tukang kredit...bisa kah kau melihat kesungguhan ku...dan tidak memasukkan itu kedaftar hutang...
Maaf mas... tapi aku sudah banyak merepotkan mas Rendy...dari sejak kita bertemu hingga sekarang aku sudah banyak merepotkan mu sementara aku tidak bisa melakukan apapun untuk membalasnya...(tiba-tiba butir air mata terjun bebas dari mata Kania membasahi pipinya).
Rendy menangkup kedua pipi Kania dan menengadahkan ya ke atas agar Rendy bisa melihat dengan jelas wajah Kania
Kania...aku tidak bermaksud kasar padamu... hanya saja aku...... kau tau kenapa aku memberikan hp itu untuk mu.... karena aku ingin dekat denganmu, aku ingin bisa bicara padamu kapan saja, aku bisa lebih mudah mengetahui dimana kau berada....
Apa aku salah Kania...??
Kania tidak menjawab pertanyaan Rendy yang bertubi-tubi itu.. Kania hanya bingung dengan sikap Rendy... Kania hanya bisa memejamkan mata mencerna kata-kata Rendy...
Lain hal dengan hati Rendy yang bergumam sendiri...
Sial kenapa dalam keadaan seperti ini, gadis ini malah terlihat sangat cantik.. aku merasa jantungku berdebar kencang sekali, seperti mau loncat.... tuhan...!!
Rendy melepas tangannya dari pipi Kania..dan menarik kepala Kania ke dalam pelukannya..
"Mas... aku mau pulang sekarang..!!".
Rendy yang mendengar permintaan Kania segera melepas kan pelukannya dengan lembut, Rendy mengusap halus pipi Kania yang di basahi air mata...
Iya... kita pulang sekarang ya...
Dreertttt...dreertttt...
Hp Rendy berbunyi..
Halloo..
Rend...aku sudah mewakili dirimu untuk meeting..semua berjalan lancar..
Baguslah...
Tapi Ren....ada masalah dengan Mr Douglas, sepertinya dia semakin ingin menekan kita...
tunggu aku pulang, kita bicarakan nanti..
Baiklah...
Tuuuttttt,......
Rendy melajukan mobilnya untuk mengantar Kania pulang.
Sampai dirumah Kanai...
Kania aku ingin bertemu nenek bisa...??
Hemmm... aku panggilkan ya...
Kenapa, Kania bilang kau ingin bicara denganku...??
Iya nek, bisa kita bicara berdua..??
Hemm... Kania masuklah dulu kekamar nenek ada perlu dengan anak ini..!!
Iya nek...
Nenek.... bagaiman kondisimu...??
"Lebih baik, terimakasih kau sudah membawaku ke rumah sakit waktu itu...!!".
Flash back on..!!
Beberapa Minggu lalu, saat Kania bekerja nenek menghubungi Rendy dan meminta tolong padanya agar segera datang kerumahnya, Rendy pun langsung menghampiri nenek Sukma di rumahnya... Namun betapa terkejutnya Rendy saat melihat nenek Sukma yang sudah terduduk di lantai sambil meremas dadanya dengan sangat kencang dan merintih kesakitan, sontak Rendy menggendong nenek ke mobil dan membawa nya kerumah sakit.
Namun saat Rendy ingin menghubungi Kania nenek menahan bahkan meminta tolong pada Rendy agar tidak memberitahukan Kania tentang kondisi nenek yang sebenarnya,
Nenek memberitahukan bahwa dia menderita sakit jantung. Nenek berharap Rendy secepatnya menikahi Kania karena nenek takut umurnya tidak lama lagi dan Kania belum ada yang menjaganya.
Flash back off...
Iya nek, tidak masalah..... lalu sampai kapan nenek akan menyembunyikan penyakit ini dari Kania...??
Aku belum tahu... aku rasa aku tidak ingin Kania tahu...
Tapi nek, nenek membutuhkan perawatan khusus agar bisa sembuh....(Rendy tidak ingin sesuatu yang buruk menimpa nenek Sukma, Karena hanya nenek Sukma lah yang kania punyai).
Ini keputusan yang terbaik agar Kania tidak merasa bersedih..
Kau sendiri... Giman perkembangan hubungan kalian...?? (nenek berharap ada perkembangan baik dari hubungan mereka, karena penyakit nenek yang sudah parah bisa, maut bisa sewaktu-waktu mengambil nyawanya).
" Aku masih belum bisa menaklukkan hati Kania..!! ".
Lalu perihal siapa dirimu, apa kau juga akan menyembunyikannya lebih lama lagi...??
" Aku juga masih Takut jika Kania tidak bisa menerima ku lagi nek....!!!".
Ingatlah... Kania akan semakin terluka jika dia tau siapa dirimu dari orang lain...
" Iya nek... aku tau...!! ".
__ADS_1
Aku permisi pulang nek...
hemmm....