
Setelah acara makan malam selesai..
""Kania... !! nenek mau langsung tidur rasanya ngantuk sekali malam ini..."" (nenek berucap sambil berlalu masuk ke kamarnya).
"Yah,nenek....padahal kan masih jam 7 kok udah mo masuk kamar, palingan juga di kamar gak ada yang nemenin tidur juga...!! (celetuk Kania sambil memonyongkan mulutnya yang sudah duduk di sofa depan TV)..
"Kamu, kalo belum ngantuk nonton TV aja... dasar Jomblo..." (nenek juga tidak kalah nyeletuknya )..
"Nenek... sesama jomblo itu gak boleh saling mengejek...." (dengan nada jengkelnya Kania masih tidak mau kalah berdebat dengan nenek, Kania pun terlihat sangat kesal dengan ucapan nenek..tapi setelah dipikir lagi ucapan nenek memang benar adanya aku kan memang jomblo...hahaha))
Di dalam kamar nenek memperhatikan Kania dari pintu kamarnya yang sedikit di buka untuk memastikan Kania sudah fokus pada acara televisi..
Setelah memastikan keadaan sudah aman..nenek menutup pintu berlahan dan mulai mengambil HP nya untuk menghubungi seseorang..
"Hallo .....!!"
"Hallo... nek..!!
ada apa, apa ada yang harus aku lakukan, Kania baik baik aja kan.." (suara laki laki yang ada di seberang telpon)
"Crewet sekali kamu..!!!
Dengar baik-baik... besok Kania akan ke kantor mu..!! jadi bersiap siaplah karena Kania akan memberikan kejutan untukmu makanya dia tidak memberitahumu akan kedatangannya..!!
"Baik nek..., aku akan persiapkan diri dan juga mengkondisikan para pekerja..
Oh ya nek...Trimakasih sudah memberitahuku...Dan menyelamatkan aku...""
""Jangan Ge er kamu.. nenek begini karena nenek tidak mau Kania terluka karena mengetahui siapa dirimu.. dan ingat secepatnya kamu harus memberitahukan siapa dirimu yang sebenarnya pada cucuku.. kau tau kan keadaan akan lebih sulit bagimu jika Kania tau tentang dirimu dari orang lain..."" ( nenek kembali memperingatkan Rendy jika tidak secepatnya memberi tahu Kania).
"Iya, nek... tapi aku masih ragu apa Kania akan menerima ku jika dia tau siapa aku sebenarnya...??" ( Rendy masih di hantui rasa takut kehilangan Kania jika dia jujur tentang siapa dirinya).
"Kania mungkin memang sulit menerima keadaan mu.. Apalagi pengalamanya yang slalu sakit hati dan jengkel dengan orang-orang kaya di sekitarnya yang selalu berbuat seenak jidatnya saja tanpa peduli perasaan orang lain..memang orang kaya slalu arogan dan semaunya sendiri..." ( nenek kembali bergumam jengkel mengingat perlakuan orang orang beruang).
__ADS_1
Sial apa nenek sedang mengejek ku...gumam Rendy dalam hati
"Aku akan berusaha nek..."
"Jika kau benar mencintainya berusahalah lebih keras lagi.." ( nenek kembali menekankan kata berusaha lagi untuk Rendy agar Rendy lebih bersemangat dalam mengejar cinta Kania dan secepatnya mengatakan siapa dirinya).
tuttt....tuttt....tuttt.... (telpon ditutup).
Rendy masuk ke ruang kerjanya dan kembali berkutat dengan tumpukan tumpukan kertas yang berisi dokumen pekerjaannya projects projects baru...Rendy memang termasuk orang yang jarang keluar malam untuk sekedar bersenang senang dia lebih tertarik menyelesaikan pekerjaannya apalagi mengingat dia pernah melakukan kesalahan saat pelelangan proyek Excel perkasa karena kebodohan nya yang tidak bisa mengontrol emosi nya...
Di tempat lain Novan yang sedang berdiri di balkon kamarnya dengan secangkir kopi di tangan nya melihat keindahan malam di depan rumahnya namun bukan itu yang ada di pikirannya.. melainkan ibunya...keadaan ibu kandungnya ibu Aisyah saat ini....
Sebenarnya Novan mengetahui dimana ibu kandungnya tinggal bahkan sewaktu kuliah dulu dia pernah diam diam menemui ibu Aisyah namun entah mengapa ibu Aisyah berpesan agar dia menghormati dan menyayangi pak Mahardika dengan sepenuh hatinya dan menjaga Rendy serta menyayangi nya layaknya seorang kakak yang menyayangi adiknya...
Novan sendiri entah mengapa rasa itu sudah mendarah daging dalam dirinya tanpa ibunya harus meminta karena keluarga Mahardika juga memperlakukan dirinya sama seperti Rendy bahkan Novan sendiri tidak pernah merasa di anak tirikan...
Namun satu yang mengganjal pikiran dan hatinya yang sampai sekarang tidak bisa dia ungkap dan menjadi rahasia yang sangat sulit sekali untuk di cari alasannya... Alasan kenapa ibu Aisyah menyerahkan Novan pada maid dirumahnya bahkan Novan tercatat sebagai anak kandung maid yang bernama Bu Hana di rumah pak Mahardika secara sah.. hingga semua orang tahu bahwa Novan adalah anak dari ibu Hana maid yang bekerja di rumah pak Mahardika...
Ibu Aisyah melarang Novan untuk menemui dirinya secara langsung dengan alasan nanti ada yang tau tentang masa lalu Novan asal usulnya yang selama ini disembunyikan dan dirahasiakan oleh ibunya dan keluarga Mahardika..
Novan hanya bisa berhubungan lewat telpon untuk sekedar menanyakan kabar... tapi satu hal yang membuat Novan bisa bernafas lega adalah kebahagian ibunya bersama keluarga barunya, kebahagian yang tidak di buat buat kebahagian yang terlihat hakiki kebahagian yang benar benar lahir dari rasa cinta yang luar biasa kuatnya....dan rasa cinta yang di dapat dari suaminya terasa sangat sempurna tanpa cacat untuk ibunya...
"Novan jika kau ingin tahu alasan kami melakukan semua ini pada mu penuhi satu syarat dari ibu.......menikahlah...!!!!!!"
Itu salah satu syarat yang bisa membuka kunci misteri hidupnya Novan.. syarat mutlak dari sang ibu Aisyah dan Mama Sarah..
Suara Hp di atas meja kamar Novan bergetar membuyarkan lamunanku dan membuat Novan menggerakkan tubuhnya menghampiri hp nya. di lihatnya nama yang tertera dan dengan nada agak malas Novan memulai pembicaraannya...
"Hallo... Ren...'
"Van... besok tolongin aku...!!"
"Kenapa apa ada masalah di kantor... Ren...??" (Novan langsung menegangkan fikirannya dan langsung terpusat ke kantor).
__ADS_1
"Benar Van... masalah besar....!!" (nada suara Rendy terdengar frustasi).
"Apa masalah besar...!!! bukannya tadi kita pulang kantor dalam kondisi stabil...tidak ada masalah yang berarti sama sekali..??" (Novan merasa aneh pasalnya di kantor tadi siang kondisi stabil kenapa tiba-tiba ada masalah besar dalam waktu sekejap).
"Masalahnya itu akan datang besok Van...!!" ( suara Rendy terdengar melemah)
"Besok.... masalah apa....??" ( Novan pun mulai mengendorkan rasa penasarannya)
"Sebenarnya lebih tepatnya bukan masalah tapi kabar gembira untuk ku, tapi....., menyusahkan dirimu...!!" ( Rendy sengaja sedikit menggantung kata katanya di akhir kalimat).
"Tunggu.......bagaimana bisa kau gembira tapi aku susah...!!!" ( Novan mulai bingung dengan masalah yang di maksudkan Rendy dan masalah itu akan datang besok, itu artinya malam ini Rendy sudah tau akar permasalahannya).
"Van... besok Kania mau menemui aku di kantor dan kau tau kan peranku sebagai apa di hadapan Kania..." ( Rendy lebih melunakkan lagi suaranya karena dia sedang merayu Novan untuk membantunya).
"Hah....menyusahkan sekali....!! (Novan mengerang kesal dengan masalah Rendy, kenapa Novan Samapi lupa Karo Rendy di biang tukang masalah itu memiliki masalah baru berhubungan dengan Kania).
"Tidak usah mengulang kata kataku Van...!!!" ( Rendy pun tak kalah garang membentak Novan yang mengerang kesal setelah mendengar masalah besok)
"Bantu aku untuk besok..!!(Rendy melunakkan suaranya seraya membujuk Novan agar membantunya).
"Tidak....!! kau yang mau bahagia kan....??" ( Novan masih merasa kesal)
"Tapu kau sahabatku kan...??""( tapi Rendy belum menyerah untuk membujuk Novan).
""Tapi aku tidak mau susah...!!" ( Novan masih enggan membantu Rendy)
"Ayolah.....Van, hanya kau yang bisa aku andalkan, kau masih ingat perjanjian kita kan bantu aku sampai Kania menjadi milikku sepenuhnya dan akan ku pindahkan Lamborghini Aventador hybrid ke depan rumahmu." (Rendy mengingatkan akan perjanjian mereka dulu).
"Baik lah itu urusan mudah..!! ( mendengar Lamborghini Aventador hybrid, seketika Novan berubah bahagia dan siap membantu).
"Bagus... persiapkan semua dengan matang agar Kania tidak curiga...!!" (Rendy sudah merasa tenang karena Novan sudah membantunya)
Di seberang sana Novan tersenyum menyeringai dengan senyum devilnya....
__ADS_1