
Kania mulai membuka mulut nya..
Nenek yang melihat itu sangat berantusia dan menyuapkan makanan ke mulut Kania..
Ak... Ak....buku mulutnya sayang...😮( nenek juga ikut mempraktekkan membuka mulut)
Rendy merasa tenang melihat Kania mulai makan..
Rendy pun memulai makan dengan tenang.
Lain hal nya dengan Novan yang tidak peduli dengan keadaan di meja makan.
Novan memakan makanan nya dengan sangat cepat... karena seharian ini dia juga ikut tersiksa menahan lapar karena tidak makan.
Nek.... aku sudah kenyang....aku mau tidur dulu...( ucap Kania menghentikan tangan nenek yang sedang menyuapinya)
Kania.... Kamu hanya baru makan beberapa sendok...masak sudah kenyang.
Iya nek.. aku mau tidur dulu, aku harap saat aku bangun besok pagi mimpi buruk ini segera berakhir dan keadaan kita akan normal kembali.
"Kania.... cucuku...
Terimalah kenyataan ini sayang...
Kuatkan hati mu kita pasti bisa melewatinya.."
Rendy meletakkan sendok nya dan menyandarkan tubuhnya semakin dalam dikursi .
Kania berdiri dan melangkahkan kaki dengan cepat memasuki kamarnya..
Braakkk...(suara pintu yang ditutup dengan keras).
Bagaimana ini....???
Bagaimana kalau Kania melakukan hal bodoh yang bisa melukainya..(nenek merasa cemas).
Rendy berdiri dari duduknya dan menuju kamar Kania..
Tok...tok...tok*...
Rendy mengetuk pintu kamar Kania..
Kania buka pintunya....!!!
Kania....!!!
Aku tau kau tidak tidur, buka pintunya...!!!
Kau tau sekarang kau tidak punya orang tua lagi, jangan jadi gadis yang manja karena tidak ada yang akan memanjakan mu....!!!
Buka pintunya...!!
Tak berapa lama... terdengar suara..
Ceklekk...Suara pintu dibuka...
Otak ku masih waras aku tidak akan melakukan hal-hal bodoh, aku hanya ingin tidur...(timpal Kania ).
kau boleh tidur tapi jangan kunci kamarmu dan tidurlah dengan nenek malam ini..
(suara Rendy seperti sedang memerintah)
kenapa aku tidak boleh mengunci pintu... dan kenapa aku harus tidur dengan nenek...!!!
(sahut Kania dengan nada suara yang dingin)
karena aku akan pulang malam ini..
Aku tidak mau terjadi apa-apa dengan mu, kau paham itu...???
(Rendy tak kalah keras).
Ya... aku akan tidur dengan nenek malam ini..(suara Kania terdengar pasrah).
Baiklah.... aku pamit pulang ya....
Jaga diri kalian baik-baik..!!! (Rendy pamit pulang).
Ayo Van.... kita pulang..!!
Nek... kami pulang dulu, jangan lupa kunci pintu...(pesan Rendy namun terdengar memerintah)
Hati-hati di jalan....(nenek mengantar mereka ke pintu luar)
Didalam mobil Rendy terlihat resah..
Kamu kenapa Ren...???
Seperti nya ada yang membuat mu resah sedari tadi...???
(tanya Novan penasaran).
__ADS_1
Van...apa kamu yakin Kania tidak akan melakukan hal bodoh yang menyakiti dirinya...???
Apa itu yang membuat mu resah dari tadi Ren...??
Entahlah, tapi aku merasa takut kalo terjadi sesuatu dengan Kania...!!!
Ren... kamu baru satu hari bertemu dengannya... dan keluarga itu juga bukan siapa - siapa mu, kenapa kau begitu peduli dengan mereka...???
Apa menurutmu itu aneh...??? (Tanya Rendy heran)
Sangat aneh Ren...Apalagi mereka tidak peduli dengan kita..!!
Apa maksudmu Van...???
Apa kau tidak sadar selama kau bersama gadis itu, apakah dia menanyakan namamu, keluargamu atau rumahmu... Ren ??
Apa itu harus, dan apakah itu penting...justru aku merasa senang karena baru kali ini ada orang di sekelilingku yang tidak memanfaatkan nama besar dan harta ku..!!!
Terserah kamu saja... aku tidak mengerti jalan pikiranmu...Ren...!!
Van... kirim beberapa orang untuk berjaga-jaga dirumah itu agar aku tau keadaan mereka...!!!
Berapa orang yg kau minta 10, 20, atau 50....???
Apa kau mulai gila Van..??
Hanya untuk berjaga-jaga saja kau mau mengirim 50 orang, lalu bagaimana dengan perang... bisa-bisa kamu mengirim 100.000 ribu batalion.
Seketika... Novan mengambil Hp yang ada di sakunya dan terlihat menghubungi seseorang..
Hallo....
Ada pekerjaan untuk mu..!!
Awasi rumah seseorang dan segera laporkan jika ada sesuatu dan segeralah bertindak jika terjadi sesuatu yang mendesak...!!
Keselamatan keluarga itu adalah tugas utamamu...
Akan ku kirim alamat nya...!!
"Novan mematikan sambungan telponnya dan kembali fokus menyetir"
Novan merasa ada yang aneh dengan sahabatnya itu, karna yang Novan tau Rendy adalah manusia yang tidak peduli dengan keadaan dan orang-orang di sekitarnya..
Ren... kita pulang kemana.....??
(tanya Rendy memecah keheningan malam)
Baik lah....!!
Sampailah mereka di villa....
Kita sudah sampai....,
" Merasa tidak ada sahutan dari Rendy, Novan mengarahkan pandangan ke arah sahabatnya"
Hah.... pantas saja kau tidak menjawab
ternyata kabelnya putus..(Rendy bergumam sendiri)
Ren... Rendy bangun kita sudah sampai, apa kau ingin tidur di mobil...??? "tanya Rendy sekali lagi untuk memastikan sahabatnya tidak benar-benar tidur"
(Terlintas pikiran jahat Novan untuk mengerjai temannya itu)
Rendyyyy..... Kania..... diculik.....!!!!
(Novan berteriak di telinga Rendy dengan sangat kencang).
Seketika bangunlah Rendy dari tidurnya kaget seperti tersadar dari mimpi buruknya..
Rendy menatap tajam temannya di mobil itu yang sedang tertawa terpingkal-pingkal sambil menahan kaku diperutnya.
Kau.... apa tidak ada cara yang lebih kasar lagi untuk membangunkan ku..(Teriak Rendy dengan memukul perut novan).
Rendy keluar dari mobil.
Masuk ke Villa dan menuju kamar untuk tidur..
Novan juga masuk ke kamar tidur yg lainnya yang ada di villa itu..
Pagi Tiba...
Rendy sudah sangat rapi dan siap untuk sarapan.. lain hal nya dengan Novan yang baru bangun tidur...
Cekleekkkk...
(Terdengar suara pintu terbuka)
"Novan keluar dari kamarnya dengan menguap dan mengeluarkan suara khas bangun tidurnya.
Novan kaget bukan kepalang melihat laki-laki yg sudah sangat rapi duduk dimeja makan, dan tidak lain dia adalah Rendy.."
__ADS_1
Rendy... Kapan terakhir kali kau mengalahkan ku untuk bangun tidur...?
4Tahun yang lalu saat aku melarikan diri karena dipaksa bertunangan dengan wanita gila...!!
Wowww.... hebat, ternyata kau memang Rendy Boss ku...Lalu apa yang membuatmu bangun sepagi ini...??
Apa kau tidak bisa tidur...??
Heemmm...(Rendy Sambil mengangguk pelan).
Apa....!!! Jangan bilang kau memikirkan gadis itu...!!!
Kalo benar memang kenapa...??
"Ini tidak benar." (Gumam Novan lirih).
Aku pergi dulu.....Rendy berdiri dan akan berlalu pergi...
Tunggu dulu, kau mau kemana...?? (Tanya Novan penasaran)
Melihat kondisi gadis itu...(Rendy menjawab dengan santai)
Tidak bisa hari ini kau harus ke kantor,
kecuali kalau kau ingin jatuh miskin..!!
(Ucap Novan memaksa Rendy)..
Masalah apa yang bisa membuat aku miskin...!! (Rendy memasang wajah arogan nya).
Mama mu....!! (jawab Novan singkat)
Apa lagi yang dilakukan mama ku...??(Suara penuh tanya Rendy)
Kemaren dia ke kantor... tapi kita tidak ada di sana... dan beruntungnya tidak ada yang memberitahu kan pada mama mu kemana kita pergi..
Dan sekarang waktunya kau mempertanggung jawabkan semua pada mama mu..(Novan tersenyum menyeringai dan mengangkat bahunya)
Jam berapa mama akan ke kantor hari ini..??
Apa kau lupa siapa yang sedang kau tanyakan..??(mengingatkan Rendy tentang mama nya yang tidak bisa ditebak)
Apakah mama mu menggunakan waktu sebagai penanda langkahnya..!!
Ahh..... Sialll
(Rendy merasa kesal)
Bersiaplah kita kekantor hari ini (putusan yg menjengkelkan untuk Rendy)
"Novan beranjak pergi untuk bersiap-siap..
Tapi langkahnya terhenti karena Rendy kembali memanggilnya.."
Van.... gimana dengan orang suruhan mu..??
Apa dia sudah ada kabar..??
Belum..!! (jawab Novan santai)
Kenapa belum...!!
Dasar aneh.., harusnya kau senang karena belum ada kabar dari gadis itu..!!
Maksudmu...??(Novan tidak bisa mencerna ucapan Rendy).
Maksudku tidak terjadi apa-apa dengan gadis itu juga dengan neneknya, justru kalo orang suruhan ku menelpon itu artinya terjadi sesuatu pada gadis itu..(ucap Novan menjelaskan).
Apa harus menunggu terjadi sesuatu baru orang suruhan mu itu akan menelpon...!! (sahut Rendy dengan nada bicara yang tinggi).
"Rendyyyy..... aku butuh sarapan nasi bukan ocehan gila mu itu....,(Novan mulai kesal)
Kalau saja kau bukan boss ku... sudah ku masuk kan kamu ke kandang singa..." (Gumam Novan lirih).
Aku siap-Siap dulu....(Novan sambil pergi ke kamar)
Dan kau Rendy ganti bajumu dengan baju dinas mu itu..(Perintah Novan )
Rendy melihat bajunya memang tidak pantas untuk digunakan pergi ke kantor, Rendy pun pergi ke kamar untuk mengganti bajunya.
30 menit kemudian...
Mereka keluar dari kamar dengan mengenakan baju dinasnya.
Rendy mengenakan stelan Jas biru elektrik dengan kemeja putih tanpa dasi, dan sepatu kulit yang mengkilap.
*Novan memakai stelan jas warna merah maroon dengan kemeja putih dan sepatu kulit yg juga mengkilap ...
Sepanjang perjalanan menuju ke kantor Mahardika Generally Group (MGG)
Novan memperhatikan Rendy yang melempar pandangan tidak fokus dan kadang sesekali Rendy senyum-senyum sendiri seperti orang kesurupan..
__ADS_1
Novan merasa aneh dan juga bingung dengan kelakuan boss yang juga sahabatnya itu*.