Aku Bertahan Karena Mu

Aku Bertahan Karena Mu
Diam-diam melindungi Kania


__ADS_3

Pagi menjelang.....


Rendy tak bisa tidur semalaman karena memikirkan kondisi dan kesalahan Novan yang benar benar menguras hati dan pikiran Rendy. Jujur saja Rendy merasa sangat bersalah karena telah menghajar Novan dengan membabi-buta tanpa perduli dengan penjelasan Novan. Semalaman Rendy mengingat kebersamaan nya dengan Novan yang tumbuh bersama, Melawati segala tantangan hidup hingga rasa saling percaya dan saling melindungi, akan kah hancur begitu saja hanya karena kesalahan Novan yang bisa dianggap sepele oleh orang lain namun sangat menyakitkan bagi Rendy.


Bagaimana tidak menyakitkan gadis yang selama ini dilindungi dan dicintai nya harus merasakan sakit di tubuhnya bahkan Kania menangis ketakutan karena perbuatan ceroboh Novan..


Pagi hari di rumah Novan..


Nyonya Sarah yang tidur di rumah Novan bangun pagi dan meminta pelayan untuk menyiapkan sarapan Novan.


Tok...tokkk...tokkk..(pintu kamar Novan diketuk).


Tanpa menunggu jawaban dari yang empunya rumah Nyonya Sarah langsung masuk ke kamar Novan dengan membawa sarapan untuk Novan..


Novan yang melihat kedatangan nyonya Sarah bangkit dari tidurnya seraya ingin memberi hormat..


Van.... kau sudah bangun, gimana tidur kamu tadi malam ,apa kau bisa tidur nyenyak..??


(tanya Nyonya Sarah).


Iya nyonya....(jawab Novan singkat).


Van... belajarlah untuk memanggilku mama, biar bagaimanapun aku dan almarhum (maksudnya adalah tuan Mahardika) sangat menyayangimu seperti kami menyayangi Rendy, bahkan kau juga tau kalau kami sudah mengangkat kamu sebagai anak kami...( ucap nyonya Sarah).


Iya Nyonya, tapi aku tidak....(ucapan Novan terpotong).


Panggil aku mama dimana pun kau berada sama seperti Rendy memanggil ku...(potong nyonya Sarah).


Sekarang kau makanlah, aku akan membantumu dan jangan menolak karena aku adalah mama mu. (nyonya Sarah, memaksa).


Permisi nyonya....diluar ada dua orang perawat yang di utus dokter Erik...(ucap salah satu Maid di rumah Novan).


Suruh mereka kesini....(perintah nyonya Sarah).


Baik nyonya...(sahut Maid).


Nyonya Sarah kembali menyuapi Novan sambil berbincang...


Van... kau harus bisa memahami Rendy saat ini, aku yakin Rendy akan menemui mu dan itu tidak akan lama...dan mulai hari ini jangan pernah mengalah pada Rendy karena kau juga putraku...(ucap nyonya Sarah).


Baik nyo... ma-ma-mama ( Novan masih belum terbiasa untuk memanggil mama).


Namun dibalas tawa kecil oleh mama Sarah..


Permisi Nyonya, kami perawat yang di utus dokter Erik untuk merawat tuan Novan...(ucap salah satu perawat mengenalkan diri).


Iya... kalian sudah tau kan tugas kalian..???.(nyonya Sarah berdiri dan membalikkan badan menghadap kedua perawat itu).


Aku ingin kalian menjaga putraku 24 jam... dan pastikan kalian memberikan perawatan yang terbaik untuk putraku..(perintah mama Sarah).


Baik nyonya, kami akan melakukan yang terbaik untuk tuan Novan...( Sahut perawat tersebut).


Baiklah aku pergi dulu... Novan beristirahatlah....(mama Sarah melangkah keluar kamar).


Ma.... mama ( suara Novan memanggil mama Sarah pelan).


Nyonya Sarah pun menghentikan langkahnya dan membalik badannya..


Ada apa Van...πŸ™‚??


Ma... boleh kah aku kekantor hari ini, aku sudah cukup baik...,😟!!


Tidak untuk 1 Minggu ini, kau harus istirahat...πŸ˜‘!!!! (titah mama).


Tapi ma... aku sudah lebih baik, aku sudah sehat....πŸ₯΄πŸ₯΄ (Novan membujuk).


Novan... mama tidak mau dibantah...😑😑(mama menaikkan nada suaranya).


Novan:


Ma.... hari ini ada pelelangan proyek dari perusahaan Excel perkasa... aku harus mendapatkannya karena proyek ini akan menghasilkan nilai yang fantastis...aku dan Rendy berencana untuk menjadikan nya showroom mobil terbesar di Malaysia agar kita bisa melebarkan sayap dan menjadi satu-satunya perusahaan otomotif di setiap negara..(Novan menyampaikan rencananya).


mama Sarah :


Kau bisa mengikutinya dari rumah, karena pelelangan ini di lakukan secara on-line,...(mama Sarah, tetap pada pendiriannya).

__ADS_1


Novan :


Ma ... aku tidak bisa sendiri ma...(Novan melemahkan suaranya).


Mama Sarah mengerti apa maksud ucapan Novan tetapi untuk saat ini sangat sulit membujuk Rendy agar mau bekerja sama dengan Novan...


mama Sarah:


Lakukanlah aku di belakangmu...(ucap mama Sarah, sambil berlalu pergi).


Mama Sarah berjalan keluar rumah saat dia mencapai depan pintu, mama Sarah memperhatikan seseorang yang ada di atas motor nya yang berhenti di depan rumah Novan.Sekilas mama Sarah tersenyum bahagia entah siapa yang di lihatnya...


Pak kita pulang dulu ke rumah, aku mau ganti baju dan mengambil beberapa berkas...(ucap mama Sarah pada sopirnya)...


Di dalam mobilnya mama Sarah terlihat lelah ia membenamkan tubuhnya semakin dalam di kursi mobil nya.. Di dalam hati mama Sarah memikirkan Ke dua anak itu..


Dasar anak-anak, kalian saling membutuhkan dan tidak bisa berjalan sendiri sendiri, tapi kenapa seperti ini...hanya karena seorang wanita semuanya menjadi serba salah... Novan kau slalu ada untuk Rendy bahkan tanpa diminta..dan Rendy kau slalu membutuhkan Novan untuk mencari arah melangkah, tapi kenapa sekarang kalian seperti ini... aku tau kalian tidak saling membenci kalian masih tetap saling perduli semoga waktu segera berpihak pada kalian...


Mama Sarah merasakan itu pada kedua putranya mereka tidak saling membenci tetapi keadaan ini yang mempersulit mereka.


lelaki bermotor yang tadi dilihat oleh mama Sarah di depan rumah Novan adalah Rendy dan itulah yang membuat mama Sarah merasa tenang dan juga senang.


Rendy... melajukan motornya ke rumah Kania karena ingin memastikan keadaan Kania, bagi Rendy mungkin ini adalah sikap terbaik yang saat ini harus dia ambil, karena tidak mungkin dia menemui Novan setelah apa yang dialami oleh Novan tadi malam, Rendy masih membutuhkan waktu untuk bisa bertemu Novan...


Sementara itu Kania di dalam rumah sudah bersiap untuk berangkat kerja..


Nenek.... Kania pamit dulu ya...πŸ˜€.(sambil cium tangan dan pipi nenek).


Kania... apa tidak sebaiknya kau ijin dulu tidak masuk kerja....😨😨!! (nenek menghawatirkan keadaan Kania).


Tidak apa-apa nek... aku sudah lebih baik..πŸ˜ƒπŸ˜€πŸ˜€.(Kania merangkul nenek nya dan tersenyum manis).


Kau ini.... susah sekali di bilangin...πŸ˜”πŸ˜”!!! ( nenek ngambek).


Nenek jangan gitu, nenek jadi gak cantik...πŸ˜—πŸ˜—. (Kania menggoda).


Apa kau bilang....😑😑 (nenek terlihat marah).


Sudah nek, aku berangkat udah telat...πŸ€“πŸ€“(Kania berlalu).


Langkah Kania terhenti setelah membuka pintu rumahnya...dan betapa kagetnya Kania setelah melihat Rendy yang sudah duduk di motornya dengan tatapan yang tepat ke wajah Kania..


Kenapa sepagi ini dia udah ada disini... dan kenapa dia melihatku seperti itu apa ada yang salah dengan penampilan ku...(Batin Kania).


Kania memecah suasana...


Mas... udah dari tadi ya...kok gak masuk sih..😁😁.(Kania ber basa basi agar suasana tidak canggung).


Mau kemana kamu....🀨🀨 (tanya Rendy dingin)


Mendapatkan pertanyaan seperti itu dan dengan nada bicara yang dingin, Kania merasa takut tapi entah mengapa dihatinya ada rasa yang lain, rasa yang tidak bisa diungkapkan..


A,a..a..ku mau ker...ja....🀭🀭 (Kania menjawab dengan nada bergetar).


Masuk....😑😑(perintah Rendy).


Taaa...aapppii....😟😟(Kania merasa takut).


Aku bilang masuk....😑😑(Rendy mengulang perintahnya).


Aku.... bisa.....di... pecat...😞😞(Kania berbicara lirih namun terdengar oleh Rendy).


Rendy melangkahkan kakinya mendekati Kania dan memegang pergelangan tangan Kania dan di tarik masuk kerumah..


Kania pun masuk lagi kerumahnya...


Mas.... aku....(ucapan Kania terhenti melihat wajah Rendy yang menatapnya dengan tatapan yang tidak bisa diartikan)..


Hahahhaahah..... Apa nenek bilang Kania..πŸ˜†πŸ˜†. (nenek menggoda Kania dan tersenyum penuh kemenangan karena Kania tidak pergi bekerja)


Nenek......ihhhhhhh.... sebel....😩😩 (Kania mendudukan tubuhnya dengan kasar dan membuat bibirnya monyong serta dengan ekspresi yang kesal).....


Mas... kalau aku tidak kerja, aku bisa dipecat kalo aku dipecat aku gak kerja dong, kalo aku gak kerja aku gak punya duit kalo aku gak punya duit aku makan apa, bayar listrik, air dan....... bayar HP...😱😱.(Kania berbicara cepat dan keras namun di kata terakhir suaranya lirih dan pelan).


Rendy pun bingung harus bagaimana karena biasanya Rendy mengandalkan Novan..

__ADS_1


Kau mau kerja....?? ( tanya Rendy)


Tentu lah mas....(jawab Kania).


Naik apa....?? (Rendy mengingatkan keberadaan motornya).


Haaaahhh.... harusnya tu kemaren mas Rendy bawa aku pulang pake motorku, bukan mobil kantor.... 😀😀 (Kania merajuk).


Jadi...aku yang salah...😠😠 (Rendy menatap Kania tajam).


Bukan.....ini salahku 😞😞 (Kania kalah).


Tetap dirumah istirahatlah... aku pergi kerja..😑😑.(perintah Rendy).


Tapi mas... gimana kalo aku dipecat....😩😩(Kania masih merengek).


Tidak akan...Aku yang akan tanggung kalau kau dipecat...😏😏 (Jawab Rendy sambil mendekat pada nenek Sukma)...


Nenek...Aku pamit ya... jaga anak ini...πŸ™„πŸ™„ (Rendy mencium tangan nenek dan pulang).


Rendy menuju ke Cafe lovely..


Karena Rendy tidak mau meminta tolong pada Novan akhirnya Rendy berusaha sendiri walaupun akhirnya dia harus membungkam satu mulut lagi untuk tidak memberitahu Kania tentang siapa sebenarnya dirinya..


Rendy masuk ke cafe..


Tuan... maaf kami belum buka, ada yang bisa saya bantu...?? (tanya salah satu pelayan Cafe).


Panggil bos mu kemari,katakan pada bos mu dari perusahaan MGG ingin bertemu....( ucap Rendy)


Baik.... tuan, silahkan duduk dulu ( pelayan meninggalkan Rendy ).


Tuan anda mencari saya...(tanya Vina yang datang dari belakang).


Vina tidak tau kalau itu adalah Rendy Putra Mahardika, karena Rendy duduk membelakangi Vina dan menghadap ke arah luar cafe,, dan betapa terkejutnya Vina orang itu adalah Rendy Putra Mahardika CEO perusahan MGG yang sangat terkenal itu.


NB.


Vina memang hanya pemilik cafe lovely tetapi dia mengenal beberapa pengusaha pengusaha besar di Jakarta karena walaupun cafe usaha yang terlihat menonjol sebenarnya dia juga melayani Catering pada acara-acara besar yang ada di Jakarta jadi secara tidak langsung Vina mengenal beberapa pengusaha yang pernah menggunakan jasa Catering miliknya..


Vina:


Tuan... Rendy....(Vina melongo karena tidak percaya dengan orang yang ada di hadapannya saat ini)


Rendy:


Duduklah...


Aku sudah membantu usahamu dengan mentransfer 2jt perminggu bukan...


Sekarang kau harus melakukan sesuatu untuk ku..(Rendy terdengar seperti mengancam)..


Vina:


Tuan... apa yang bisa saya lakukan untuk berterimakasih pada tuan..??


Rendy:


Kania...dia adalah gadisku...tapi dia tidak tau siapa diriku, Kania hanya tau aku adalah satpam MGG. Sekarang dia tidak masuk karena kemaren dia mengalami kecelakaan jadi aku minta kau jangan memecatnya..


Vina:


Oh.... kalau hanya itu, tuan tidak usah repot-repot kemari. Tuan bisa memberitahuku lewat telpon...


Rendy:


Bukan hanya itu... Saat aku datang untuk makan siang disini, Kania harus menemaniku dan jangan suruh Kania melayani tamu lelaki dan juga aku tidak mau Kania dapat Sif malam karena itu akan berbahaya baginya saat pulang larut malam...kau paham itu..!!!!


Berpura-pura lah kau tidak mengenalku, aku akan menambah Nominal transfer nya...


Vina:


Baik tuan... Terimakasih atas bantuan mu saya akan melakukan apa yang tuan minta...


Rendy:

__ADS_1


Bagus....(Rendy berlalu pergi).


Rendy melihat jam di tangannya dan itu artinya dia harus segera datang ke tempat pelelangan proyek Rose gold... walaupun tanpa Novan.


__ADS_2