Aku Bertahan Karena Mu

Aku Bertahan Karena Mu
Rendy tanpa Novan


__ADS_3

Waktu menunjukkan pukul 09:30,.


Mama Sarah Sudah di kantor MGG II dan siap di depan leptop untuk mengikuti lelang proyek Excel perkasa yang di adakan hari ini.


Novan juga sama sudah siap mengikuti acara lelang proyek Excel perkasa dari rumah secara on-line.


Rendy terlihat sudah duduk di kursi tamu undangan dan menjadi peserta lelang..


Rendy berfikir dia hanya sendiri tapi sebenarnya Novan dan mama nya juga mengikuti acara lelang proyek tersebut..Atas nama MGG. Novan tidak mungkin membiarkan Rendy melangkah dan mengambil keputusan sendiri, andai saja Rendy tahu bahwa mama Sarah dan Novan slalu berdiri dibelakang Rendy dan selalu siap membantu Rendy.


Acara lelang dimulai..


Perwakilan Excel perkasa memulai dengan membacakan paparan Proyek Rose gold dari dana, luas,tingkat pengerjaan, dan alasan kegagalan Proyek.


MC memulai harga 10M.


Kursi nomor 5: 15M.


Kursi nomor 9: 20 M.


Kursi nomer 3: 22M.


Sistem on-line kita buka...


Nomer 4 on-line : 25 M (Nyonya Sarah).


Nomer 30 on-line : 27 M (Tuan Sean)


Nomer 22 on-line : 30M (Tuan Novan).


Kembali ke kursi


adakah yang berani menawar lebih tinggi...


dari kursi tidak ada...bagaiman dengan yang on-line ada yang berani menawar lebih tinggi...


Apakah akan jatuh dengan harga 30 M penawaran dari tuan Novan...


kami hitung mundur dari 10.


10 9 8 7 6 5 4 3....


Oh... ada yang berani menaikkan harga Kursi nomer 7 ada Tuan Rendy pengusaha muda yang sedang naik daun karena saham nya yang terus melesat naik... silahkan tuan Rendy berikan harga lebih tinggi dari tuan Novan...


35M.


Luar biasa.... terjual 35M.


Apakah ada lagi... kita hitung mundur dari 5.


5 4 3 2 1.... deal terjual kepada tuan Rendy 35M... silahkan Tuan Rendy bisa masuk ke ruang sebelah untuk pengambilan dokumen..


Di ruang MGG II mama Sarah tidak habis pikir dengan harga yang di berikan Rendy. Novan juga sepemikiran dengan mama Sarah , nilai yang Novan berikan sudah yang teratas dan mewakili perusahaan MGG... apakah Rendy sudah tidak percaya lagi dengan Novan.


Novan didalam kamar bergumam sendiri "sialan kenapa jadi seperti ini.... kenapa Rendy begitu ceroboh harusnya nilai yang kuberikan adalah nilai yang tertinggi kenapa dia malah menaikkan harganya...dasar tidak punya otak kenapa kemarahan mu mengalahkan pikiranmu Rendy...."" Novan sanagat kesal.


Dari kantor mama Sarah menelpon Novan..


hallo Van....kau sudah lihat kelakuan Rendy... ??


Iya.... ma, kenapa dia seperti anak kecil harusnya nilai yang kuberikan sudah mewakili perusahaan MGG.. (Novan merasa kecewa).


Apa kau akan membiarkannya hancur...?? ( tanya mama Sarah).

__ADS_1


Aku akan segera menemuinya dan minta maaf ma...(sahut Novan).


Tidak kau tidak boleh lakukan itu, biar kan ini jadi pelajaran untuk Rendy...! ( Mama Sarah mencegah).


Tapi ma ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut... aku tau kata maaf ku tidak bisa membuat keadaan kembali semula tapi setidaknya itu adalah langkah awal yang baik untuk mengembalikan keadaan seperti semula...(Novan ingin menemui Rendy).


Istirahatlah dan cepatlah pulih, kita akan secepatnya menemui Rendy...(titah mamah Sarah).


Iya ma....


Sambungan telpon sudah dimatikan..


Novan berinisiatif untuk menelpon Rendy tapi apakah mungkin Rendy mau mengangkat telepon darinya..**aku harus mencobanya,**


Tuuuttttt.....tuuuuuttt..... tuuuttttt....


Rendy melihat ada panggilan masuk di HP nya dan tertulis nama Novan di layar hp nya...


Rendy mengambil HP nya.. namun ternyata dia mematikannya **maafkan aku, aku butuh waktu Van** Rendy berucap dalam hatinya..


Sial kenapa Rendy mematikan telponnya...aku akan coba WA saja...


"' Ren... kau boleh membenciku tapi setidaknya berfikir lah sebelum bertindak, kau boleh menghancurkan persahabatan kita tapi janagan hancurkan perusahaan mu, karena itu adalah hasil perjuangan orang tuamu dan juga masa depan mu agar kau bisa membahagiakan Kania....""


clunggg... Notifikasi dari WA Rendy...


1 pesan dari Novan..


Rendy membuka dan membacanya...setelah membaca pesan singkat dari Novan Rendy berbicara pada dirinya sendiri """Kau masih seperti yang dulu Van... kau selalu membantuku untuk melangkah tapi...aku.....""


Rendy membanting Hp nya dan mengusap wajahnya kasar...


Setelah dari pelelangan Rendy tidak kembali ke kantor. Rendy memilih menenangkan hati nya..


Hp Rendy bergetar dan tertulis Kania memanggil..secepat kilat Rendy menggeser tombol Hp nya dan berbicara pada Kania..


Hallo mas...


Ya Kania ada apa....


Kamu dimana mas...


Aku masih di Kantor..(Rendy berbohong).


Mas apa kamu sedang ada masalah.....?? ( Kania curiga denagn suara Rendy ).


Tidak apa-apa Kania,hanya masalah kerajaan ( Rendy bingung bagaimana Kania bisa tau dengan keadaan Rendy sekarang padahal mereka tidak bertatap muka).


Mas... nanti bisa gak kerumah aku buat makan malam, nenek ngajak kamu makan malam dirumah...


Ya... nanti pulang kerja aku mampir ya..bilang sama nenek aku akan datang...


Iya... makasih ya mas...


Sambungan telepon dimatikan...


Rendy kembali memikirkan Novan, apa yang harus aku lakukan saat ini...pekerjaan kantor terbengkalai karena tidak ada yang mengatur...persiapan pembukaan proyek harusnya dilakukan Minggu ini..


Di Cafe lovely..


Setelah beberapa Minggu bekerja di Cafe Kania mendapatkan 3 teman yang sepertinya sangat dekat dengan Kania.


Dafa cowok tapi bermental cewek, ayahnya seorang desainer walaupun belum begitu terkenal, Dafa memilih bekerja di cafe karena tidak mau melanjutkan usaha ayahnya..

__ADS_1


Yani... gadis sederhana yang terpaksa bekerja agar bisa membiayai kuliah tanpa merepotkan orang tuanya.


Dan Tutik, gadis gendut yang doyan ngemil dan selalu mengidolakan cowok cowok tampan..


Dafa.. kamu tau gak kenapa Kania tidak masuk hari ini..(tanya Yani).


Tadi sih mbk Vina bilang Kania kurang enak badan hari ini...(Dafa menyampaikan apa yang dia tau)..


Apa Kania sakit...?? (tanya Tutik yang ikut nimbrung).


Coba aku telpon dulu ah...( kata Yani)


Hallo Kania..


hallo Yan...ada apa...??


Kania kenapa kau tidak berangkat kerja....


(tanya Yani)..


Aku kurang enak badan Yan...


Kania apa kau sakit,sakit apa...(ketiga temannya berbicara berbarengan hingga Kania bingung harus menjawab yang mana)


Dafa, Tutik aku gak papa kok besok aku udah mulai masuk,( jawab Kania).


Syukurlah....


Kalian sebentar lagi pulang kan...??


Iya Kania ini kan udah jam 4 kita mau pulang..


Yau udah hati-hati di jalan ya...


bye....


Kania merasa bosan dan waktu terasa lambat berjalan itu karena Kania sedang menunggu seseorang jadi benar saja waktu terasa lama karena menunggu adalah pekerjaan yang paling menyebalkan..


Kania menunggu Rendy untuk makan malam, malam ini Kania terlihat cantik maksudnya super super cantik..Kania memoles tubuhnya tipis tipis namun terlihat sanagat pas dan cocok...


Kaniae mendengar suara motor milik Rendy, terlihat senyum mengembang di wajahnya, nenek Sukma yang melihat itu sangat senang karena Kania memiliki Rendy yang selalu siap untuk menjaganya..


Tok..tok.... tok...


Iya sebentar.. Kania berlari kecil untuk segera membuka pintu..


Mas... aku pikir kamu gak datang... ayo masuk...(ajak Kania pada Rendy).


Iya... nenek mana..?


Ada didalam, sudah menunggumu dari tadi...


Rendy langsung melangkahkan kakinya menuju meja makan. Terlihat di sana sudah ada nenek yang sudah siap untuk makan malam..


Nek....(Rendy menyapa dan memberi ciuman tangan pada nenek).


Mas.... ayo cepat makan


Mas nenek ingin berterimakasih karena kemaren Kaku sudah menolongku.


Sudahlah jangan di bahas terus (ucap Rendy dingin).


Kania aku ingin bicara padamu 4 mata. bisa kita bicara berdua.

__ADS_1


__ADS_2