Aku Bertahan Karena Mu

Aku Bertahan Karena Mu
Gaji Pertama


__ADS_3

Sore telah menjelang jarum jam juga sudah menunjukkan pukul 4 soreπŸ•“ itu artinya para pelayan cafe berganti sif kerja...


Semuanya bersiap untuk pulang Kania , Dafa, Yani dan Tutik sudah siap untuk pulang bersama...


langkah kaki mereka terhenti dan kompak membalikkan badan setelah mendengar panggilan dari arah belakang mereka...


""Kania....tunggu sebentar..."" (panggilan Ratna menghentikan langkah mereka).


""Nia... kak Ratna manggil kamu tuh...!!" (ucap Yani).


Ratna melangkah mendekatkan dirinya pada posisi Kania berdiri..


Iya kak Ratna....Ada apa ya..?? (tanya Kania dengan polosnya).


""Tadi pagi kan aku sudah bilang Kania kalau hari ini kamu akan terima gaji pertama kamu..πŸ’΅πŸ’΅."" (Ratna mengingatkan kembali tentang ucapan nya tadi pagi sambil menyerahkan amplop coklat yang di dalamnya berisi uang gaji pertamanya)


Oh.. iya kak... maaf aku lupa...πŸ˜„πŸ˜„ (Kania menerima amplop itu dan tersenyum manis pada Ratna). Terimakasih kak... dan aku juga minta maaf kemarin aku sempat beberapa tidak masuk kerja.... 😟😟 (Kania terdengar menyesal dan bersalah).


Tidak apa-apa.. kami juga menyadari kamu tidak berangkat karena sakit dan kecelakaan yang menimpamu... jadi itu bukan salah kamu sepenuhnya.. dan Vina juga memberikan kamu gaji full satu bulan sebagai permintaan maaf karena saat kamu kecelakaan kami tidak datang menjengukku..πŸ™‚πŸ™‚ (Ratna mencoba bicara sebaik mungkin dan tersenyum manis agar teman teman yang lain tidak merasa iri pada Kania).


Iya kak.. tidak apa-apa, lagian kecelakaan yang aku alami tidak parah hanya saja motorku yang bermasalah waktu itu jadi aku tidak bisa berangkat kerja..(Kania mencoba menjelaskan perihal kecelakaan itu agar Ratna tidak terlalu khawatir).


Ya sudah kamu boleh pulang... semuanya hati hati di jalan...πŸ‘‹ (Ratna memberi perhatian kecil kepada Kania dan ke tiga sahabatnya Kania dan memang itu juga sudah bisa di lakukan oleh semua karyawan disini.... sebagai tanda kekeluargaan).


Nia... kamu gak mu traktir kita nih.... kan baru gajian...πŸ˜†πŸ˜† (Dafa mulai membuka percakapan mereka setelah kak Ratna tidak terlihat lagi).


"Apaan sih kamu fa... ini kan gaji pertama Nia pastinya masih dikit lah.. beda kaya kita kita yang udah selesai magang gaji kita itu dua kali lipat dari gaji Kania masa kamu gak kasian...!!"" (Yani menimpali ucapan Dafa yang minta traktiran).


Tau tu Dafa... kamu aja yang gajinya dua kali lipat dari Kania gak pernah traktir kita ya gak Yan....?? ( giliran Tutik yang menimpali ucapan Dafa).


""Udah... ah... aku minta maaf untuk saat ini aku belum bisa traktir kalian karena aku juga masih ada cicilan HP yang harus aku lunasi... tapi aku janji kalo cicilan hp aku udah lunas PS aku gajian nanti aku traktir kalian tapi semampu aku ya...." (Kania melerai perang mulut teman temannya dengan memberi pengertian terutama pada Dafa).


Kania...apa menurutmu Rendy akan menerima uang mu...?? (tanya Yani ragu kalo Rendy akan menerima uang gaji Kania, karena melihat dari cara Rendy memperhatikan Kania sepertinya Rendy mencintai Kania, dan itu alasan yang mendasar Rendy tidak akan menerima uang Kanai).


""Aku akan memaksanya... dulu waktu Rendy ngasih Hp ini kami sudah membuat perjanjian aku akan menyicil hp ini dengan gaji aku dan dia setuju..."" (Kania menjelaskan kepada temannya yang berjalan beriringan menuju tempat parkir dan tanpa terasa mereka pun sudah sampai di parkiran)..


Dafa... kau langsung pulang...(tanya Tutik)


Iya... kenapa...!! 😀😀 (sahut Dafa agak ketus).


Aku nebeng ya... aku gak bawa motor....πŸ€—πŸ€—


Ya elah.... ntar kalo motor aku gak kuat gimana.. kamu kan gendut kaya gajah duduk...🀨🀨

__ADS_1


Ih... jahat banget sih kamu fa... lagian kita kan searah..masa kamu tega sih...biarin aku jalan sendiri nrat kalo aku di gangguin orang gimana 😩😩 (bujuk Tutik agar Dafa mau nganterin pulang).


Ya elah Tik.... orang pasti mikir mikir kali kalo mau gangguan kamu...lihat badan kamu aja mereka udah lari duluan gimana mau gangguan kamu...?? 😀😀( Dafa masih saja terdengar ketus)


Tetapi Tutik tidak menyerah begitu saja... "Fa kalo kamu mau nganterin aku, besok aku kenalin kamu sama temen aku Lea". (Lea sahabat Tutik yang juga cantik sayang nya dia agak lambat berfikir).


Beneran.... kamu gak bohong kan Tik....πŸ˜ƒπŸ˜ƒ(Dafa terdengar sangat bersemangat dan mau mengantarkan Tutik pulang).


""kalo kamu Yan... mau langsung pulang..?"" (tanya Kania pada Yani).


Kayaknya enggak aku mau sekalian ke kampus aja buat ikut kuliah malam lagian aku udah bawa baju ganti... kalo besok aku kuliah dari pagi kan besok hari Jumat waktunya buat aku libur kerja..kamu sendiri mau kemana...??


(Yani balik bertanya).


"Aku mau langsung pulang, aku gak sabar ketemu nenek buat kasih kejutan gaji pertama aku...Yan"".


Oh.. bagus...!! ya udah aku berangkat dulu ya, salam buat nenek kamu.. maaf juga aku gak pernah maen kerumah kamu lagi karena aku sibuk kuliah...


""Iya... gak papa kok nenek udah tau aktifitas kamu dan nenek justru kagum sama kamu bisa tetap kuliah sambil kerja..""


Ya udah bay...bay... Kania


Bay....bay... Yan, hati hati ya....!!


Nenek.... aku pulang...πŸ˜ƒπŸ˜ƒ!! ( ucap Kania dari luar rumah).


Sayang... kenapa kamu kelihatan gembira sekali ada apa... apa ada kabar bahagia untuk nenek...??


Tentu saja nenek ku sayang...πŸ˜ƒπŸ˜ƒ


Ayo cepat masuk, nenek tidak sabar mendengarnya...


Bukan mendengar nenek...πŸ™„ tapi.......Terreeeettrrerre βœ‰οΈβœ‰οΈ (Kania menunjukkan amplop coklat nya).


Apa itu sayang....(nenek sangat penasaran dengan amplop yang di tunjukkan Kania pada Nenek)..


Ini..... gaji..... pertama aku nek.....πŸ€—πŸ€— (Kania merangkul nenek dan merasa sangat bahagia).


Tak terasa nenek yang mendengar itu meneteskan air mata nya dan tersenyum tipis, setelah mereka melepas pelukannya, Kania menyadari ada butiran air mata yang membasahi pipi neneknya..


""Kenapa nenek nangis...nenek gak sukanya, nek untuk saat ini gaji aku memang kecil tapi nanti kalau aku sudah selesai magang gaji aku akan jadi dua kali lipat dari gaji aku yang sekarang, nenek jangan sedih ya, aku akan bekerja sebaik mungkin..πŸ˜…πŸ˜….""


Nenek kembali meneteskan air matanya semakin deras dan kembali memeluk Kania..

__ADS_1


""Bukan itu sayang... nenek menangis karena bahagia tapi juga nenek sedih karena seharusnya kamu bisa hidup bahagia seperti temen teman kamu yang lain bukan malah kerja seperti ini... nenek merasa sedih karena nenek tidak bisa berbuat apa apa, nenek hanya bisa menyusahkan mu...😭😭""


"Nenek jangan bicara seperti itu.... Kania senang nek menjalaninya... dan nenek tidak pernah menyusahkan aku tidak sedikitpun justru nenek adalah semangat Kania, nenek adalah satu satunya orang yang paling berharga dalam hidupku dan hanya nenek yang aku punya....πŸ₯ΊπŸ₯Ί,""


Mereka melepaskan pelukannya dan saling tersenyum bahagia...


"Udah ah... Kania mau mandi dulu ya nek... ""


"Iya sayang..."


Saat menunggu waktu makan malam nenek dan Kania menghabiskan waktunya untuk berbincang bincang...di taman samping rumah...


Kania... apa rencanabmu setelah ini... apa kamu tidak ingin kuliah....??


""Tidak nek... aku sudah tidak berminat lagi...""


Kenapa sayang... bukankah kamu bisa kerja lebih baik lagi kalau kamu punya ijasah yang lebih tinggi..??


"Untuk saat ini aku sangat bahagia dan aku gak mau kejadian dulu terulang lagi, gara gara aku ayah dan ibu...."" .(Kania menghentikan ucapannya dan menundukkan kepala menahan air matanya yang jatuh).


"Sayang... jangan ingat ingat lagi peristiwa itu dan apa yang terjadi pada orang tuamu adalah takdir bukan salah mu.."


Kania mengusap air matanya dan kembali tersenyum sambil memandang wajah neneknya yang terlihat ikut bersedih..


Oh.. iya nek...besok hari Jumat aku kan libur... aku ada rencana aku mau ke tempat kerja mas Rendy...πŸ€—πŸ€—


Mau apa kamu ke sana...😑😑!! ( nenek tiba tiba menaikkan nada suaranya dan terkejut setelah mendengar rencana Kania)


Aku mau kasih kejutan nek... aku juga sekalian mau nyicil Hp ini... (Kania menunjukkan hp nya pada nenek) aku kan udah janji akan nyicil dengan gaji aku...


Kau telpon saja Rendy biar dia yang kesini...!!.( nenek mencoba memberi saran pada Kania walaupun terdengar sewot).


Nek... aku juga pengin liat orang yang kerja di kantor itu gimana... sapa tau aku berminat kerja kantoran terus aku semangat buat kuliah..πŸ€—πŸ€—


Baik lah... tapi sebelumnya kau telpon dulu Rendy biar dia tidak merasa terganggu dengan kedatangan mu...😀😀


Kalo aku kabari dulu itu artinya bukan kejutan Nenek...πŸ€—


Terserah kau saja....😀


Yesss.... nenek setuju kan...πŸ˜„


Iya..πŸ™„

__ADS_1


__ADS_2