Aku Bertahan Karena Mu

Aku Bertahan Karena Mu
Dunia Kania hancur


__ADS_3

Plak....plak....plak


Terdengar suara langkah sepatu mendekati Rendy...Ternyata itu Novan " sahabat sekaligus sekertaris Rendy..


Ren.... ada apa ini... apa yg terjadi...??


(tanya Novan penuh selidik)


Tidak apa-apa.... kau jangan khawatir seperti itu...!!! (bentak Rendy)


Van.. belikan aku makan... 2 bungkus....!!!!


2 bungkus...(ulang Novan serasa tak percaya).


Iya... kenapa....??


Apa kau akan makan disini....???


Apa tidak lebih baik kita makan di restoran...!!!(Novan ragu akan tingkah sahabatnya)


Tidak aku makan disini... cepat pergi...!!!bentak Rendy.


Rendy penasaran dengan keadaan gadis itu, dia memberanikan diri untuk masuk ke kamar itu.


Saat Rendy melihat gadis itu ternyata dia masih tidur, saat diperhatikan lagi ternyata gadis ini cantik sekali. Gumam Rendy dalam hati


Rendy memilih duduk di sofa yg ada di kamar itu.


Tak selang lama Novan datang dengan membawa nasi bungkus, Novan mencari keberadaan Rendy, karena bingung akhirnya Novan pun menelpon Rendy..


Hallo.... Ren


Kamu dimana...?


Aku dikamar nomer 12 Ruang melati.


oke... aku kesana...


Tak lama Novan pun masuk dengan membawa 2 nasi bungkus di tangannya.


Namun betapa terkejutnya Novan saat melihat seorang gadis muda dengan rentang usia 17-20 tahun, terbaring dengan selang infus..


Ren.... siapa dia...??,"" tanya Novan memastikan""


Aku tidak tau...(ucap Rendy dingin)


lalu kenapa ada disini bersamamu...??


Hah.... kau tidak ada bedanya dengan orang-orang disini..πŸ™„πŸ™„ menjengkelkan.


Rendy......Jangan katakan kalau kau........(ucapan Novan terputus)


Apa.... !!!!!


kau mau bilang kalo aku yg mencelakai dia...!!


(Rendy semakin kesal)


Tapi Ren.... kau tidak memaksanya kan...???


Apa maksudmu dengan bilang aku memaksa


Lalu.... ??? " meminta penjelasan "


Dia menabrak mobil ku, lalu pingsan dan ku bawa kesini.... jelas...!!!


Lalu kenapa kau masih menungguinya....??


kau crewet sekali (sambil berteriak).


Aku meninggalkan tas milik gadis itu di pinggir jalan dan sekarang Ku bingung harus menghubungi siapa aku juga tidak tau siapa gadis ini dan dimana rumahnya


Kania terbangun....


Otomatis.....!!!


Pandangan kedua orang itu tertuju pada Kania ...


Sembil memegang kepalanya, Kania terus bertanya dimana ini...???


Dan.... dan.,..kalian apa yg kalian lakukan padaku...!!! (tatapan yg tajam dari Kania )


Lama kedua pria itu bingung harus bagaimana.


Jujur saja,walaupun mereka dikagumi para wanita tapi sebenarnya mereka takut pada wanita. Karena itu ada rumor yg beredar bahwa Rendy Putra Mahardika itu penyuka sejenis... sehingga dia sangat anti dengan wanita dan terlihat dingin serta kasar.


Nona.... kau lupa kejadian di kampus itu...??


kau menabrak mobilku...!!!

__ADS_1


(Rendy kembali mengingatkan)


terdengar suara gumam lirih dari Kania namun masih didengar oleh Rendy.


Maaf... maaf kan aku...!!!


"Mendengar suara lemah dan lembut itu Rendy merasa bersalah"


Baiklah.... sekarang kau makanlah dulu nona setelah itu aku antar pulang...!! "Suara Rendy terdengar seperti orang yg memerintah namun sedikit halus"


Tidak.... trimakasih.... aku pulang sekarang saja..!!! "ucap Kania".


Saat Kania ingin turun dari ranjang, dia melihat selang infus yg masih melekat di tangannya.


Seketika Kania mencabut infus itu dan turun dari ranjang.


Saat mulai berdiri Kania kurang memiliki keseimbangan karena kondisinya yg masih lemah..


dengan sigap Rendy menangkap tubuh gadis itu dan membaringkan kembali di kasur.


Novan mencari suster untuk memasang kembali infus yg telah lepas tadi sekaligus memeriksa kondisinya..


Tiba-tiba Kania memanggil Ayah dan ibunya...


Yah, kalian dimana...???


Aku mendengar suara kalian tapi kenapa aku tidak melihat kalian.


Rendy mencoba menenangkan gadis itu walaupun sebenarnya dia lebih takut pada wanita.


Nona .... tenanglah tidak ada siapa-siapa disini....!!!


Tuan bisa tolong aku...???


Iya nona.... apa yg bisa ku bantu...??


Bantu aku berjalan, aku ingin mencari ayah dan ibuku..


Tapi mereka tidak ada disini....!!!


Mereka disini, mereka memanggil ku....(Kania merasa sangat yakin)


Kau dengar itu...(sambil menengok ke arah Rendy)


Nona jangan aneh-aneh..Jujur aku belum menghubungi keluargamu karena aku tidak menemukan identitas atau hp mu..


Tuan...."suara lirih Kania".


Gadis itu mengangkat kepalanya dan terlihatlah butiran air mata menetes dipinya.


Celaka.....apa yg harus aku lakukan...


kemana Novan pergi...awas saja kau kembali kuhabisi kau Novan...!!!!


Tuan... tolong bantu aku....(pinta Kania memelas)


Ba..... ba...ba....baik....lah


Kania menuruni ranjang dengan di bantu Rendy...


Rendy kebingungan harus memegang bagian tubuh yg mana agar tidak jatuh....


Berkali-kali Kania akan terjatuh hingga akhirnya Rendy merasa kesulitan..


Nona kau tunjukkan saja arahnya aku akan menggendongmu...


Rendy mengangkat tubuh Kania dan menggendongnya...


Baik nona sekarang kita kemana..." terlihat Rendy sudah siap"


lurus... Rendy menjalankan arahnya lurus


belok kiri....Rendy berbelok


belok kanan.....


belok kanan lagi...


Ucap Kania menunjukkan arah


Biasanya Rendy merasa kesal hatinya dan bahkan tidak jarang dia merasa jijik dengan wanita yang sok manja dan mendesah-desahkan suaranya, apalagi pada wanita yg agresif.


namun entah kenapa dia tidak tega melihat Kania yg seperti itu..


Belok kanan...!!!


dari kejauhan ada beberapa dokter dan perawat berada di depan kamar itu...


setelah sampai di depan ruangan itu semua mata tertuju pada tuan Rendy yg sedang menggendong gadis itu...

__ADS_1


Hati Rendy bergumam apa janagn-jangan gadis ini ingin mempermalukan ku....


dia hanya menipuku agar reputasi ku jatuh..???


Turunkan aku..


seketika Rendy menurunkan gadis itu dengan hati-hati.


Semua orang yg berdiri di depan ruangan itu menundukkan kepala sebagai tanda hormat kepada Rendy.


namun Kania tidak menghiraukan gerakan dan ucapan semua orang yang ada di


sekelilingnya pandangannya hanya tertuju pada ruangan itu... dan ucapan orang-orang disitu yangg menyapa Rendy seperti tidak masuk ketelinga Kania.


Dokter....kenapa ayah dan ibuku ada didalam....??? (tanya Kania pada salah satu dokter yg ada didekat nya)


Tidak nona, sepertinya anda salah melihat,


ini kamar mayat nona dan tidak ada orang didalam ruangan itu.(dokter mencoba menjelaskan)


Tapi ayah dan ibuku ada didalam....!!! (Kania menunjuk ruangan itu dan memaksa masuk).


Maaf nona akan lebih baik kalo nona kembali kekamar untuk istirahat, mari saya antar...(Dokter itu sembari mengarahkan tangannya)


Tidak itu ibu ku dan itu ayahku...(sembari menunjuk kedalam ruangan)


Nona pintu ini tertutup bagaimana kau bisa bilang orang tua mu disini. (dokter itu masih bicara dengan halus)


Tidak beberapa lama.. ada yg membisikkan sesuatu ketelinga dokter..


Dok... bukankah korban kecelakaan yang meninggal tadi adalah sepasang suami istri...!! bisa jadi dia adalah putrinya..


Setelah mendapat bisikan dari dokter lainya, Dokter itu mendekati Kania dan mulai bertanya..


Nona boleh tau siapa namamu...??


Kania...(singkat)


Nama ayahmu ....??


Bapak Sugiyono... ( singkat dan jelas)


Nama ibumu...??


Ibu Ningsih ( Singkat dan cepat)


Dokter tersebut mulai ingat bahwa sebelum meninggal pak Sugiono memanggil nama Kania..


Dokter itu memohon maaf pada Rendy atas kegagalannya menyelamatkan tuan Sugiono..


Tuan maafkan kami.... Anda boleh memecat kami semua..(ucap dokter pasrah)


Dengan raut wajah bingung Randy bertanya pada dokter itu...


Apakah korban kecelakaan tadi adalah orang tua gadis ini....??


Benar tuan....(jawaban dokter mencengangkan Rendy yang merasa miris pada korban kecelakaan yg lewat didepannya tadi)


Seketika Kania membalikkan badan menatap dokter yg baru selesai bicara...


Apa maksud dokter.... ???


maaf nona ayah dan ibu nona sudah meninggal...


Maaf kan kami, kami sudah berusaha semaksimal mungkin...πŸ™πŸ™πŸ™


namun semua orang dibuat terkejut karena tidak ada respon dari nona Kania...


seharusnya dia menangis histeris ato merasakan seluruh tubuhnya lemas...


Dokter lebih dikejutkan lagi dengan ucapan Kania..


Dokter tau siaap yang menuntunku kesini....


tidak nona...!!! ( dengan nada suara yg keras)


Ayah dan ibuku yang menuntunku ke sini,


aku mengikuti mereka sampai disini dan mereka baru saja masuk kedalam ruangan ini Tapi dengan entengnya kamu bilang orang tua ku sudah meninggal...!!


jadi kau pikir kau bisa bohong padaku...


kau pikir kau bisa membodohi ku...


buka pintunya.... aku minta buka pintunya.


(melihat Kania yg begitu marah, Rendy justru merasa kasian, karna dia tau bagaimana kondisi pak Sugiono saat dibawa kerumah sakit)


Dokter memberi isyarat kepada perawat disitu untuk membukanya dan langsung perawat laki-laki itu membuka pintunya..

__ADS_1


__ADS_2