Aku Bertahan Karena Mu

Aku Bertahan Karena Mu
Momen Indah..


__ADS_3

Di Mension Novan..


Rendy sedang membicarakan rencana ulang tahun Kania.


"Van... seperti apa rencana mu...??"


Novan menyerahkan lima lembar kertas yang berisi foto tema ulang tahun..


"lihatlah dan pilih mana yang kau suka, aku mengambil tema aut door dan hanya beberapa orang yang akan hadir.."


Rendy melihat lihat foto tersebut membanding bandingkan dan membolak balik keras karena jujur Rendy sendiri bingung. " Van bisa sediakan tempat khusus yang romantis untuk aku nembak Kania...??".


"Aku sudah siapkan tempat khusus yang tidak jauh dari acara itu ...apa kau setuju..??".



"Tetap sederhana namun romantis..aku suka ini....kerja bagus Van...!!"".


"Lalu untuk undangan aku hanya memanggil 5 orang yang sudah paham dengan keadaanmu di hadapan Kania.....apa cukup...??".


"Hemm....!!".


Jawaban Rendy yang dianggap sebagai tanda setuju membuat Novan juga senang dan bersiap menghubungi orang-orang yang bisa diandalkan. "Bagus..besok akan terealisasi, kau siapkan saja mental mu dan kata-kata romantis agar tidak di tolak.."


(Novan menepuk pundak Rendy pelan sebagai tanda semangat dan isyarat selamat berjuang).


"Oke Van.... kita Deal....aku pastikan uang itu akan mendarat di rekening mu..," sembari berucap Rendy melangkah pergi meninggalkan Mension Novan...


............................,.......................................


Pagi hari di kantor terlihat Rendy uring uringan bermonolog sendiri mempraktekkan cara dia melamar Kania... berbagai kata telah dirangkai indah namun semuanya hilang entah kemana tak ada satupun yang singgah di kepalanya..


Hampir dua jam Rendy mencoba mempraktekkan nya hingga dirinya frustasi dan merobek semua kertas yang berisi untaian kata indah.


Lantai nya penuh dengan sobekan kertas dan rambutnya sudah terlihat acak acakan...


Wajahnya menunjukkan betapa frustasinya dia..


"Ya ...tuhan ada apa ini.... kenapa ruangan mu seperti kapal pecah Ren..???".


"Van.... aku sedang belajar mengungkapkan perasaanku pada Kania agar tidak salah nantinya....!!".


"Tapi..... Hahaha..... sepertinya kau belum berhasil....!!". Novan yang melihat wajah Rendy frustasi memahami situasi yang dialami saat ini...dan entah kenapa timbul niatan untuk kembali membuat Rendy jengkel.


"Ya... aku belum menemukan kata-kata yang pas... padahal aku sudah browsing dari internet tapi tetap saja aku tidak bisa menghafalnya...!!".


"Rendy... Rendy.... ternyata kau sanagat bodoh dalam urusan wanita...!!".


"Ya... aku memang bodoh dalam urusan wanita... kau puasss...!!" Rendy menaikkan nada suaranya bahkan diakhir kata sengaja ditekankan sebagai pertanda Novan benar dan Rendy kalah dalam urusan wanita".


Cukup lama mereka terlibat obrolan yang dianggap menggelikan bagi Novan, namun sangat frustasi bagi Rendy, hingga tiba-tiba Novan berbicara dengan nada serius dan sedikit menenangkan Rendy.


"Aku punya ide bagus Ren...!!".


"Ide apa....?? apa bisa membantuku...??""


"Menurutku sih ini bisa membantu asal---"".


Novan menggantungkan ucapannya membuat Rendy semakin penasaran dengan ide Novan.


"Asal... apa...??, jangan bilang aku harus membeli ide mu itu..!!"".. ( Rendy yang mulai tersulut emosi karena Novan yang tak langsung menyampaikan idenya membuat Rendy berfikir bahwa Novan menginginkan uang sebagai gantinya).


"Aku tidak se picik itu, tapi... sepertinya boleh juga jika ide ku di hargai dengan uang...!!". Seringai lebar terpampang nyata di wajah Novan dan menyetujui ucapan Novan.


"Memang apa Rencanamu....hingga kau begitu percaya diri kalo aku akan setuju.. !!"

__ADS_1


(Rendy yang menyadari bahwa dirinya tidak akan menang dalam urusan wanita tidak mau meladeni percakapan keras mereka yang semakin menegang, makanya Rendy memilih untuk merendahkan suaranya kembali ke situasi normal).


"Emmmm.... tidak jadi, sepertinya Rencanamu tidak baik...dan akan menimbulkan perang dunia yang entah ke berapa....!!"


"Apanya yang tidak jadi...!!". Kini emosi Rendy makin tersulut kembali ketika Novan justru membatalkan ide yang belum Rendy ketahui itu..."cepat katakan sekarang.... Novan...!!"".


"Sudahlah aku tidak berniat menyampaikan ide ku itu...aku tarik ucapan ku...!!".


"Tidak bisa... kau harus beritahu aku apa ide mu itu tadi...!!"


"Aku sudah bilang, ide ku tidak akan membantu mu...Tapi karena kau memaksa aku akan utarakan ide ku dengan satu syarat...!!!".


"Apa.... syaratnya...??".


"Jangan marah padaku, jangan memukulku....!!! deal..."..


"Novan...!! Cepat katakan...!!". ( Rendy melempar pena yang ada di meja dan mengenai kepala Novan).


"Baik... baik akan aku katakan tadinya aku berencana ba-gai-ma-na ka-lo se-ba-gai gan-ti ka-mu ak-u ya-ng nem-bak Kania....!!!".


Novan berucap denah sedikit takut terbukti dari suara Novan yang terpotong-potong.


Namun Rendy juga ga sudah pasang kuda-kuda jurus langkah seribu saat dia selesai mengutarakan idenya dan berlari keluar ruangan dengan sangat panik.. namun sesampainya di luar ruangan Rendy Novan tertawa terbahak bahak....?.


,.............,...............,.........................


Novan memberi pesan pada orang orang Tertentu yang nantinya akan ikut terlibat dalam acara ulang tahun Kania...


5 orang yang sudah ada datanya...


Nenek, Vani, Ratna, Santi, dan Johan...


"Hallo... Nanti malam aku undang di acara ulang tahun Kania di dekat pantai... tapi jangan beritahu Kania dulu ini surprise.."


itulah isi pesan dari Novan pada 5 orang sekaligus...


Jam 5 sore Kania baru pulang dari cafe... merasa kaget karena di rumahnya sudah ada Santi...


"Hay San....sudah lama di sini...??


"Tidak juga, aku baru datang...!!"


"Kania... habis ini loe ada acara gak...??".


"Gak ada acara...any kenapa...??".


"Bisa antar gue ke salon gak...gue malas kalo sendiri di salon...!!". Rengek Santi meyakinkan kan Kania agar memelas dan mengantarnya ke salon... yang padahal ini adalah rencana Novan yang tidak bisa di lakukan terang-terangan untuk merubah sedikit penampilan Kanai....


"Iya... aku antar, tapi aku mandi dulu ya...eh tapi nenek gimana....??" ( Kania hampir mengurungkan niatnya mengantar Santi karena ingat dengan nenek yang harus dia tinggal lagi setelah pulang kerja ).


"Nenek gak papa sayang.....!!! Kasihan Santi udah nunggu kamu dari tadi, lagian kalian udah lama gak pernah keluar bareng lagi...??" . Ucap nenek membantu Santi meyakinkan Kania agar mau ikut dengan Santi.


" Ya udah deh nek... Kania pergi dulu..!!, nenek hati-hati di rumah ya...??".


.........…..................................


Sampi salon xxxx


"Kania... kamu juga ikut perawatan ya... tenang aja gratis kok...!!".


"Beneran San, ini gratis.....??"


"Iya donk....!!".


"Dalam rangka apa, Tumben kamu jadi loyal...ada angin apa...??".

__ADS_1


"Angin Laut....heheheh!!". Pertanyaan Kania yang panjang kali lebar hanya di anggap bercanda oleh Santi... namun tidak apa-apa demi memuluskan rencana nya...menyatukan sahabatnya Kania dengan Rendy.


2 jam telah berlalu... Kania yang masih merasa bingung dengan hasil makeup di wajahnya serta gaun cantik yang katanya adalah hadiah dari salon mulai menepis rasa bingungnya..


"Ya....ampun Kania....benarkah kamu Kania sahabatku..??" rasa kagum meluncur dari mulut Santi setelah Kania yang keluar dari ruang ganti, Santi sangat tidak percaya dengan kecantikan sahabatnya...pasalnya Kania tidak pernah menggunakan make-up dalam kesehariannya.


"Ya iyalah aku Kania... masa markonah....hahaha". Santi masih terlihat mematung dengan mulut yang masih sedikit terbuka memperhatikan Kania lebih lekat,namun suara tawa Kania menarik Santi kembali ke dunianya.


Pimmm....pimmm....


Suara klakson mobil di depan salon membuat Kania bingung dan menarik perhatiannya untuk melihat si empunya mobil, lain dengan Santi yang sudah tau siapa Pilok mobil itu yang tidak lain adalah penggagas acara ulang tahun Kania...


"Ayo Kania...!!". Tanpa basa basi Santi langsung menarik tangan Kania dan mendekati mobil itu...


"tunggu San... kita mau kemana...?? memang ini mobil siapa...?? Kenapa sekarang kita malah naik mobil ini...??". Pertanyaan Kania yang bertubi-tubi itu tak mendapatkan jawaban dari Santi, Dari raut wajah Santi sepertinya saat ini dia bahagia sekali....!!.


"Ikut aku... nanti kau akan tau...Kania dan jangan banyak bertanya..!!"


"Pak Novan...??". Kania yang sudah di dalam mobil merasa terkejut karena ternyata orang yang berada di belakang kemudi itu adalah Novan.


Saat melihat Novan yang ada di dalam mobil tanpa sadar mata Kania masih mencari-cari keberadaan seseorang yang biasanya selalu bersama Novan...Ya lelaki itu adalah Rendy yang sejak tadi di cari oleh Kania, namun Ternyata nihil karena Kania tidak menemukan keberadaan Rendy di sana...


"Kania... kita sampai...ayo turun...??". Kania yang masih dalam mode bingung hanya mengikuti saja langkah Santi yang masih menyeret tangan Kania halus...


"San...kenapa kita kesini....mending kita pul--" ucapan Kania tergantung karena tiba tiba lampu mati dan terdengar suara nyanyian...


Happy birthday to you


Happy birthday to you


Happy birthday... happy birthday....


Happy birthday to you....


Sebuah lilin yang membentuk Angka 19 mendekat ke arah Kania, semakin dekat dan dekat, hingga Kania menyadari bahwa itu adalah kue ulang tahun yang di bawa oleh seseorang...


'Selamat ulang tahun Kania... semoga kebahagiaan selalu menyertaimu...!!".


"Mas... Rendy..!!". Kanai yang sudah familiar dengan suara itu langsung bisa menebak siapa laki laki yang membawa kue ulang tahun itu dalam kegelapan...


Sontak Kania menutup mulutnya dengan tangan karena tidak percaya bahwa hari ini adalah hari ulang tahunnya.


Tiup lilinnya...tiup lilinnya....


tiup lilinnya sekarang juga


.. sekarang juga.... sekarang juga....


"Ye...!!!". teriakan dari orang orang yang ada di acara itu membuat Kanai semakin merasa bahagia... dan akhirnya setelah melakukan make a wish Kania meniup lilin itu hingga padam...dan


"Tarrraaa.....!!" semua orang berteriak bahagia karena lampu juga sudah menyala tepat saat Kania mematikan api lilin itu.


Tak kalah terkejutnya mereka semua yang melihat penampilan Kanai malam ini yang sangat-sangat cantik bak bidadari surga dengan polesan make-up yang tidak pernah ada di wajah Kania dan tentunya Gaun yang Kania kenakan menampilkan keseksiannya yang selama ini tak pernah terlihat...



Semua mata ayang melihat penampilan Kania merasa sangat kagum akan kecantikan Kania walaupun dengan make-up natural dia tetap cantik bahkan sangat cantik.


Tanpa di sadari sepasang mata yang sedari tadi memandang Kania tidak pernah berkedip dan tidak sanggup mengalihkan pandangannya ke arah lain... dia terpaku dengan bidadari yang ada di hadapannya, hingga lupa mengkondisikan ekspresi kagum dari wajah nya..


"Mas... Rendyyyy...!!" panggilan Kanai menghapus pikiran-pikiran kotor yang sedang melanglang buana entah kemana...


"Ka....aaa..aannniiiaaa....... kau cantik sekali...!!" Rendy sejak tadi berusaha memuji Kania... namun entah kenapa mulutnya terasa kelu sulit untuk di ajak kompromi.


Kania yang mendapat pujian merasa sangat senang sekaligus malu dan benar saja pipi Kanai terlihat merona pink alami...

__ADS_1


Rendy mendekat pada Kania dan membawanya untuk menyelesaikan acara ulang tahunnya ... dan beralih ke acara yang di tunggu tunggu oleh Rendy, perihal keberanian Rendy di luar rumah....


Semuanya... kalian silahkan nikmati hidangan yang kami sediakan


__ADS_2