Aku Bukan Lesbian

Aku Bukan Lesbian
episode 26


__ADS_3

Buat semua kasih komen,kasih hadiah,kasih vote,kasih faforit toh biar aku semangat nanya terus ke bundaku biar bundaku sebal dan keki Ama aku yah.


aku tau kakek ini udah tau siapa aku,namun nampaknya dia mau tau dari mulutku sendiri jujur apa tidak aku ini ke dia akan pertanyaan itu.


aku Kurnia Pradita,anak pertama dari sugitisna dan opaku Raden Surya Kertanegara,jawapku sopan namun waspada,dengan suasana yang mulai gelap dan sepi,sunyi.


"rupanya saya di kunjungi keturunan halimunan puncak gunung Krakatau,kamu memang terpilih dari golongan dunia manusia,belum saat ini kamu megatahui rahasia ini,karena sepertinya pun kamu tak mau tau untuk mendalami dunia kami,"dia tersenyum.


maaf,jadi kakek tau asal saya siapa?kataku lagi.


"iya"kamu anak di pinta dari dunia gaib,namun salahya kamu jadi tak mau kenal asalmu,keenakan dengan keadaan sekarang yah?tanyanya.


aku diam,aku memang tau opa dan kakek perna bilang aku di pinta kepada Allah dan jalan yah melalui halimunan namun aku tak tanya,habis untuk apa,kan keluargaku udah lengkap,


tidak juga kek,hanya sekarang hidupku lengkap dengan orang orang yang menyayangiku dan mencintaiku,dan aku tak mau meminta lebih,itu akan menyakiti orang tuaku,jawapku melihatnya.


kakek itu punberkata lagi"kakek mau mengundang cucu datang berkunjung ke tempat kami sekarang ,tak lama hanya tegur sapa sama orang kami,kepalang udah jumpa sama cucu di sini."kakek itu menawarkan dirinya kepadaku,agar mau ikut ke dunia mereka.


Iwan memegang tanganku erat,aku tau maksudnya agar jangan ikut dan pergi sama mereka,Iwan kan tau bagaimanapun resikonya besar,takutnya aku tidak bisa kembali,mampus nanti dia di tembak ayahku.


"maaf kek",saya belum berani,karena saya belum ada ilmu untuk ke sana. dan kembali kesini.lagian saya belum izin Ama sama orang tua saya untuk pergi,kataku berbicara hormat dan sopan sama kakek itu.

__ADS_1


"baiklah kalau begitu,"sepertinya kamu takut yah sama kakek?jadi tak mau pergi.


"maaf sekali lagi kek,saya tak bisa melakukannya,saya masih kecil dan tak mau tau tentang alam lain maupun gaib,saya minta maaf karena menolak ajakan kakek,kataku lagi.


apakah cucu tidak takut penolakan itu bisa buat cucu menderita nanti,sayangkan menolak permintaan kakek,sepertinya kakek itu memaksaku.


"maafkakek"saya tetap tak bisa dan memang itu membuat saya menderita,sepertinya saya harus bersiap menolak derita itu dengan cara saya,aku memberi penekanan.dan memandang kakek itu, bagiku selama ini pun tak perna ada masalah selama terhubung dengan mahluk gaib.


memang cucu luar biasa,kakek tersanjung jumpa cucu dari dunia manusia ini,cucu berani dan pintar dalam menghadapi kami,jangan kuatir,kami tidak akan berbuat yang salah sama cucu nantinya kapan kapan kita jumpa lagi,kakek senang kenal Ama cucu kakek ini,sekarang kakek permisi dulu,katanya,


aku pun mengucapkan salam per pisahhan sama kakek dan pengawalnya yang akan pergi,


akupun ambruk ke tanah tak tahan lagi menahan dengkul ku yang mau copot dari kakiku,untung tak pingsan,seumur hidup aku ini yang pertama di ajak ke alam gaib,tak kaget tu,untung ada Iwan di samping yang udah siap siaga kalau ada apa apa,dia yang bantu duluan.dan kawan yang lain langsung belarian kearahku,cemas dan panik geliat aku terbaring di pangkuh Iwan,mereka tau ini pasti aku habis berinteraksi dengan mahluk gaib,dan nampaknya mahluk gaib ini kuat,jadi kawanku kuatir karena aku tidak perna begini,Iwan langsung baca baca apa yang dia hapal dan di usapnya ke muka dan badanku.sukurlah aku dah di obati Iwan dah bisa bergerak dan agak baikan.


"hi"bukan apa yang datang nih mungkin rajanya.jadi sedikit kaget mendapat suprise dari dunia lain,kan yang datang berwibawa dan gagah,serta aurahnya kuat,untung aku dan Iwan bisa handle ini kkakek. kalau tidak udah kencing dan berak kami di celana.karena panik dan takut,he he he.


"kamu tak apa apa kan boss"?biasanya kamu sangup menghadapi apapun itu,makhluk itu terlalu kuat ya?tanya afan sambil meyendekan tubuhku di kursi.


wan!boss oke kan?jangan sampai sakit,jangan buat ayahnya marah.takuk aku,gusar Karim kepadaku.


kur! kamu tak apa apa kan,?tadi ku lihat kamu masih berdiri aja,sekarang lansung lemas begini,tanya Dadang cemas juga nih anak.

__ADS_1


"tak ada apa apa",dan tak sakit lagi kok,tak usah panik dan cemas gitu,aku tadi hanya terkejut aja,mungkin tadi mandi kelamaan dan jumpa pula Ama itu orang jadinya gini!,maaf buat kalian cemas kataku menenangkan semua kawanku itu.


syukurlah kalau begitu,udah tak apa apa .aku tadi terkejut,sampai Pasiran jagungnya karena ku buang aja,berlari ke boss,karena panik tadi,ujar Rahmat. sambil diangkatnya aku di pimpin berjalan.


sini ku gendong aja!nanti jalan tambah capek ujar Karim lansung megendongku.


"kau rim"jangan bego"!mau buat aku malu yah?kataku mulai marah,sekadar begini aja,apa harus di gendong,memalukan sungguh,dimana silat kuatku ke mereka,gengsilah boss lemah ha ha ha.


bapak Wati datang bersama Wati yang membawa air minum dan di bacakan doa oleh bapak Wati dan di berikan ke aku agar di minum biar hilang rasa kagetku.


aku minum sampai habis,dan ku ucapkan trimah kasih kepada Wati atas airnya,


ayo ke rumahku dulu,ajak Wati ke kawanku


bapak Wati,emaknya dan Fatimah meyiapkan apa apa yang mau di bawa ke tempat mang Zul,ini untuk nanti kami makan bersama sama mereka.


selesai solat magrib,kawanku tetap pakai sarungya bapak Wati,bajunya juga,aku masih terbaring lesu.badanku agak lemah mau buat apapun.melangkah pulang pun di apit Ama agan dan Karim yang lain bawakan makanan,,sampai di rumah mang Zul kami cuci kaki di dekat tanggah yang udah di siapin lebih dulu,lepastuhkami pun naik ke atas ruang tamunya lebar muat untuk 50orang,jadi bisa bentang dan susun makanan,itu di lakukan ibu ibu,dah selesai semua duduk rapi,megintari makanan dan tak lupa berdoa.


"oh" mang Musa bawa apa nih!,reportin aja,kata mang zul menyambut kedatangan mang Musa.


"eh"tidak juga kok"cuma ayam bakar lima ekor aja nih,tadi anak anak bakar jagung dan pisang,kebetulan sekalian bakar ayamnya deh,tak taukah rasanya istriku yang bumbuin,seloroh mang Musa.

__ADS_1


__ADS_2