Aku Bukan Lesbian

Aku Bukan Lesbian
episode 29


__ADS_3

sambung ah,,,,,,😣😣😣


sedih tak ada yang komentar apa apa?


apapun deh aku terima asal ada yang,,,,,,,


perhatian Ama novelku ini,iiiisk,iiiisk,,,😭😭😭


"Hem" dah siap juga,Wati kamu nyanyikan lagu kita yah,katanya kepada Wati yang nampak cantik di terpa cahaya lampu dan bulan.watipun menyanyikan lagu dengan merdu.dengan suara gitar mendayu.


"alamak"sumpah deh,lagunya sendu mendayu Dayu,macam terbawa ke alam mimpi,merinding bulu kudukku mendengar senandung Wati yang lembut mendayu.kawan kawanku pun macam tersihir dan terpaku,hanya bunyi gitar dan lagu yang tak perna ku dengar di TVRI dan radio Nusantara,ini mengundang rasa ingin tau ku akan lagu.


ke dengarkan sambil memejamkan mata dan jari jariku bergerak megikutin irama lagu dan gitar,sungguh aku menyukainya.


"wah"hebat sekali kamu main gitar,dan suara Wati saat nyanyimerdu ,lagunya pun enak di dengar,kata Iwan terkagum(ceileh,bukan lagu zaman new yang gila dan mesum habis liriknya,pening dengarnyah)


"ajarin aku dong"kata Karim meminta sungguh kepada sandi,


"okey"aku ajarin,mudah kok semua kawanku pun pandai memainkan irama ini.sahut sandi senang,dan langsung megajarin Karim.


"Oya"ati semua lagu yang kamu tau ,aku minta kamu tulisnya dan Ningrum,mekar kamu ikutin Wati nyanyih biar tau irama lagunya,kataku berbaring dengan lengan jadi bantalnya.seperrinya aku udah tersihir Ama suara lagu dan gitar,membuatku memejamkan mata mengharungi mimpi.dan Ningrum,mekar mengikuti perintahku belajar dengan Wati,mudah bagi Ningrum tuk belajar,dia sering menemani aku nyanyih dan main gitar di teras atau di rumahnya,he,,he,,he,,(malam Minggu apeel rumah cewek cantik coy)


"baik boss"untuk kamu semua ku lakukan,katanya manja sambil bersender di samping diriku yang mau tidur,watipun ikut mendekat,mereka bersenandung,dan aku mengantuk,kearahkan tanganku ke pangkuan Wati,dan ku letakan kepalaku di paha Ningrum,kan harus berbagi,kasihan cewek cantik di anggurin coy.dan mekar pun tak peduli karena dia tau aanyah,yah itu yah begitulah,dia tak mau menggangu dan megusik kakak tertuanya.aku mendengarkan dan tertidur, sampai pagi menyingsing,matahari nampak sudah terang di balik pohon akasia,kopl dan teh dah ada,belum kue kue ddah tersedia,akupun bangun megejapkan mata berapa kali.aku bangun malas,ambil napas dulu.


"Woi"bangun, bangun!dah siang kali ini,teriakku ke Karim dan Rahmat,yang masih baring dan tidur lagi.


"ah,,,"boss bising banget,nih aku bangun nih,Rahmat kesal sambil usap usap matanya.

__ADS_1


"whoaaa,,,,,,"cakep aku,tadi malam belajar main gitar Ama sandi,itupun harus sampai pandai,kata Karim ikut bangun juga dan merentangkan badanyah.


"boss"kami tidur jam 4 subuh tau,kan ini suruhan boss biar boss senang,Karim cemberut ke aku.


"udahlah"jangan melas gitu gapa?


"boss"angkat dong, kata Rahmat manja lagi.


"mat kamu aku tinju yah?"ayolah kita ke sungai,mandi mau balik nggak nih?aku melangkah menuju sungai buka baju dan mandi.segar airnya dingin membasuh tubuhku Rahmat dan Karim menuju ke arahku,nih anak dak bisa apa jauh jauh mandi,maunya sejengkal aja, tak habis pikir.


"Woi"jauh jauh gapa,teriak ku marah,


"eisss"boss,aku tak mau,dekat boss aku jadi semangat mandi ujar Rahmat ganjen.


"he,he,he"aku juga Rahmat,kapan lagi mandi sama boss kita yang garang ini,sayang aku padamu boss,Karim pun ikut ikut ganjen.


"Riza"ambilkan baju aa di tas aja yah.


"iya"aa,tungguh sebentar yah,sahut Riza,dak lama Riza pun datang bawakan bajuku.


"boss"buka dong pintunya aku juga mau ganti baju.


"Woi"barengan rim aku pun dah kedingginan nih.


"kalian gila yah" tak bisa tunggu?


"boss"tak mau maunya bareng Ama boss!

__ADS_1


"apa kau bilang"belum rasa ku pukul!berani kamu aku betul betul udah marah,pagi gini udah di buat kesal.


"ceilleh"boss,candalah,dah siap apa,sahut Karim.


"dah"masuklah akupun juga mau lihat anumu itu sebesar apa?(he,he,he,giliran aku mau buat mereka terkejut,kucandain biar rame)


"apa boss"janganlah aku tauh boss canda,nanti anuku di apa apain Ama boss berabe,karimpun lansung mundur dari pintu.


"aaa,,"boss,jangan gitu,malulah,nanti dah resmi,baru boss liat anuku,Rahmat kepedean pula.


"pala Luh"yang ada ku sunat lagi,mau?


"jangan boss"nanti habis gimana?kasihan bini saya.jawap mereka berdua lagi.


aku udah tak peduli ,aku melangkah ke depan melihat ayah dan paman lagi makan durian sama adik adikku dan kawanku juga,gila pagi pagi makan durian tak sakit perut tuh pikirku.


"aa"sini, makan bareng lemak nian ,kata ayah sambil membelah durian dan di berikan ke si kembar dan juga ke yang lainya.mang Zul membantu ayah membelah durian untuk kami yang kesulitan,maklum tak tau selah atau caranya gitu.dan memberikan ke kami,paman sekluargapun tak ketinnggalan ikut juga makan,opa dan Oma hanya makan tak lebih 5biji, takut Ama penyakitnyah kambuh lagi.padahal kalau tak di larang,habis juga tu tiga buah di makan Ama mereka.kalau tak di peringati ibu.


"pak Zul " ini semua durian pak Zul?"tanya paman sambil makan durian lahap,habis tak perna makan langsung runtuh dari pohonnya itu durian.


tidaklah sebagian punya warga sini yang di kumpulkan pagi tadi,saya yang belikan untuk pak Tisna kata mang Zul kepada kami,nampaknya ada yang udah selesai makan dan mau minum tapi da'i larang mang Musa,di ambilnya kulit durian dituangya air di kulitnya dan diberikan ke si kembar Jaka dan Dian serta lili.


"minumlah"ini untuk penawar panas di tubuh karena banyak makan durian,suratnya harus minum dari kulitnya biar tak sakit nanti,kata mang Musa menerangkan ke kami akan petua zaman dulu yang di ikutin sampai sekarang.


"kok"banyak kali"kapan manjatnya ?tanya Karim heran.orang desa pandai manjatyah.


mana ada di panjat,untuk mengambilnya,cukup tungguh duriannya jatuh malam,pagi barulah kita ambil semua,di kumpulkan dan di bawa pulang,sepertinya tahun ini rejeki kita,durian berbuah banyak sekali dan hampir penuh satu batang yah dengan buah durian,biasanya di jual di jalan besar biar cepat habis,terang mang Zul,

__ADS_1


(macam mana mau lagi say)


__ADS_2