
(sebenarnya udah capek tau harus nanya terus sama bunda saya,apalagi harus bahasa old and new banyak sekali istilah yang nggak paham,jadi ilanggin aja dari pada binggung anak zaman new membacanya,lagian nih bunda sejak puasa nggak bisa di ajak kerja sama buat storinya,mumet palahku tau,namun demi pembaca harus lanjut kan,)
"hei kalian "gapa kesini main sama,ganguh aja,kata afan yang ikut duduk di sampingku.
"uweh"kak afan jelek,marah terus,,,jawap kembar yang lari lari di kejar Dian Ama lili,
"Woi,,nanti kalian jatuh loh,ini malam"trial Rahmat lagi,menangkap tangan Akbar,
"Akbar,,,,,"aa bilang apa coba?,
"iya,iya"! Akbar berhenti,ayo dek kita main lagi Ama anak anak sini,Akbar negendong Dian dan mengajak agung dan lili menjauhin kami.
"hei"kalian dah mandikan"?teriakku ke mereka.
"udahlah"! tadi kami berenang di sungai Ama pak Kasim segar,jawap Jaka,
aa!,airnya bening kali,banyak batu batu cantik dan ikan kecil,dimas pun ikut bicara.
aku nangkap udang dan ikan kecil,ada juga kepitingnya namun kok di Sini kecil kecil sekali,kata kembar menunjukan tangkapanya sebesar biji jagung,
"lah kok bisa banyak" kataku heran melihat tangkapan mereka ada seember dibawa,
"hei' itu di campur tangkapan semua,jadi nampak banyak,jawap Dian lagi.
"oh"ceritanya nih semua pada mandi dan berenang di sungai yah"menanyah dadang
"Iyah kapan lagi kita mandi sambil nangkap ikan kan "?sahut mekar ambil makan jagung.
__ADS_1
sebenarnya tak boleh diambil,mereka hidup di air mengalir dan dingin,kalau airnyah keruh dan tak megalir mereka tak bisa hidup,kata Eka duduk di dekatku,sambil senyum malu.
udang itulah yang di buat terasi dan risip,kata Wati yang duduk dekat Karim,namun tetap memandangku,ku balas dan ku kedipkan mataku,mau ku godain dia,habis dari tadi Karim diam aja,ajak Gomong dong rim,cewek cantik dianggurin.
"fatimah"sinilah jangan nempel terus sama boss! kata Iwan sambil menggeser menyuruh Fatimah duduk dekat dia.kami buat api unggun di samping rumah mang Zul agak jauh adalah berjarak5 meteran.sambil tetap santai.
kemudian datanglah anak muda sebaya kami,menghampiri kami yang duduk di batang kayu dan sedang memanasi jagung dan pisang yang kami bakar tadi sore
"hai orang kota apa kabar" sapa mereka ke kami.
"hai juga" kami baik,kenalkan aku Iwan,afan ,Karim, Rahmat,dan Dadang yang diapit 2cewek canti itu boss kami kata Iwan memperkenalkan diri.
"o,o"aku Andi,Wirda,Hasan komit dan sandi,mereka menjabat tangan kami masing masing,kemudian Wirda mendekatiku.
"kamu boss"? hebat sekali namamu,katanya menyelidiki.
ku lepas dengan tanggan kiri,di tangkapnya tanggan kiriku ,kesentakkan tangannya,kusikut dia,namum dia cepat mundur,lalu secepat kilat ku raih pundaknya ,sekuat tenaga ku banting,namun dia bisa melompat dan bersalto berdiri lansung menjauh karena tau aku akan menyerang lagi.
"Woi"gila nih cowok,ada ilmu juga nih,tantangan baru buatkuku tinju arahkan ke menghantam dadanya, di sambutnya juga pakai tangan kanannya di pelintirnya tanganku bermaksud mau membelanginku dan menyepitku,langsung aku putar balik badanku ,cepat ku tendang lansung tubuhnya,dalam hal beratam gerakan kita harus cepat,agar tidak di prediksi lawan akan gerakan kita,kalau tidak kita nantinya kalah.terjunkal dia kebelakang,yang lain pun mau ikut campur,ku kasih isarat gengam tangan di belakang untuk tidak usah ikut campur dulu,dan kawan ku paham maksudku,ini kan tanda perkenalan cara baru,he,he,he,,,,dia bangkit juga.
"hu"memang hebat kamu,pantas di panggil boss,memang kamu boss mereka,katanya ke arahku
Rahmat kangsung di sampingku,sambil memegang lenganku untuk memberi isarat harus bagaimana ini. kawan kawan diapun dah siap siaga, tak tau jaga aku harus bagaimana,mana orang tua ada di atas pula,takutnya liat,dan ibu pastinya yang paling ribut megalahkan angin topan dan ****** beliung,kalo marah abis di amuk,maklum emak emak anak polisi
jangan kuatir,aku hanya mencoba saja,katanya tadi dan sodorkan lagi tanganku untuk salam kenal,
kamu ini,ingin kenalan jangan gini caranya,kesal intan
__ADS_1
"iya"buat jantungan saja,untung boss bisa layan sal as mu itu,fatimah pun ikut bicara.
"iya"maaf, hanya jajal aja,kan boleh?jawap Wirda,
"Wirda"duduk sini,kataku sambil mengangkat Fatimah biar duduk di pangkuanku,dia kecil macam tubuh anak usia 10tahun,wah terkejut mereka melihat aku memangku Fatimah.
Wirda pun duduk di sampingku Fatimah tak enak hati liat semua melotot terutama Ningrum dan Wati yang dari tadi diam,dan tiba tiba buka suara,berani juga.
"kamu"berdirilah dia bossku,duduk sana,bentak Ningrum kepada dia,Fatimah mau berdiri lansung ku dekap,tanganku merangkul pinggang dan meletakan di pahanya,ku bilang "dingin,"dia mengangguk takut.
tak usah takut ,aku yang memerintah di sini,santai aja,kataku tetap memangkuhnya senang.
"nah"udah panas lagi jagungnya,"fan"bagikan ke adik adik kita tuh ,potong dua aja nantinya mereka tak juga makanyah kan jagungnya besar tuh,kata Karim.
Iwan pun meraih dua jagung dan memberikan satu ke aku,"kita makan bareng bareng nih enak"!Iwan pun dah mengigit jagung,dengan santai.
"fatimah"ambilkan teh di rumahku aku mau bawa gelasnya dulu,ujar Wati menarik Fatimah berjalan menuju tanggah belakang.kemudian mereka turun dan meletakan air teh di tikar yang udah di bentang,aku pindah duduk di tikar.
"Ningrum"aku mau minum teh,kataku ke Ningrum yang dari tadi cemberut,aku tak suka gadisku jelek kalau marah,diapun menurut dan menuangkan tehnya dan memberikan ke aku,ku ucapkan trimah kasih,ku minum dan Ningrum duduk.di sebelahku.semua kawanku dan kawan kampung sini bercanda dangombrol akrap,,jadi hangat suasana.
"mekar"ambilkan gitar aayah kataku mulai gantuk udah dah jam 10 malam.kaWan ku masih gombrol dan adik adikku dah naik ke rumah dah tidur,sepi,dadangpun dah masuk juga,maklum diakan manja,mana mau di gigit jyamuk hutan dantakut dengan gelap,
mekarpun datang membawakan gitarku,di sambut sama afan,yang mau main gitar.
kamu pandai main gitar?tanya afan ke sandi.
"pandai juga"sini aku mainkan lagu daerah kami dengan melodi nyah juga sahut sandi mengambil gitar,mengatur nada dan memetikya berapa kali.
__ADS_1