Aku Bukan Wanita Simpanan

Aku Bukan Wanita Simpanan
Salim Sudah Biasa Lihat


__ADS_3

Esok paginya Ajeng membantu Dafa bersiap ,Dafa akan pergi main golf bersama teman bisnisnya.


Saat sedang sarapan,Salim datang untuk menjemput Dafa,"Masuk Mas,,Pak Dafa nya sedang sarapan,Mas Salim sudah sarapan belum,kalau belum ikut sarapan sekalian yuk,"


"Ngga ah ngga enak,takut Pak Dafa ngga ngebolehin,,"


"Pasti boleh,udah ayo Ajeng masak banyak soalnya,,"Ajeng mengajak Salim masuk ke meja makan.


"Ayo sinih Mas Salim,,"Ajak ajeng agar Salim masuk,Dafa melihat ke Salim.


"Mas,,Mas Salim belum sarapan,kita ajak sarapan sekalian yah,,"Dafa dengan kepaksa ngebolehin,karena ngga enak sama Ajeng kalau bilang ngga boleh.


"Hemmm,,,"jawab Dafa sambil memasukan sendok ke dalam mulutnya.


Saat Ajeng mau mengambilkan nasi goreng ke piring Salim,Dafa langsung melarangnya.


"Biar Salim ambil sendiri,kamu duduk dan lanjut sarapan,,"Ajeng menurut lalu memberikan piring ke Salim.


Ketiganya sarapan bersama,"Yang,,ambilkan Mas minum,,"Dafa menyuruh Ajeng,Ajeng lalu mengambilkannya.


Salim sudah biasa melihat keduanya yang romantis,jadi biasa saja.


Selesai sarapan Salim Dan Dafa bersiap untuk pergi,"Jangan keluar,nanti pergi ke mal nya nunggu Mas pulang,,ngerti,,"


"Iya mas,, Mas hati hati yah,,"


"Iya,,"Dafa mencium kening Ajeng sebelum keluar.

__ADS_1


Setelah Dafa dan Salim pergi,Ajeng beres beres apartemen,sekitar jam 9 kerjaan sudah beres,Ajeng lalu masuk ke kamar dan rebahan,Ajeng rupanya tertidur.


Jam 12 Dafa pulang,Dafa menyuruh Salim untuk langsung pulang saja,Salim pun langsung pulang.


Sampai di atas, Dafa mencari Ajeng,karena terlihat sepi Dafa masuk ke kamar Ajeng langsung.


"Pantas sepi,rupanya tidur dia,,"


Dafa mendekat ke Ajeng,"Sayang,,bangun,,"sambil mengusap kepala Ajeng.


"Eemmm,,,Mas sudah pulang,?"tapi mata Ajeng masih terpejam.


"Sudah,jadi pergi belanja ngga,,?"


"Jadi,,jam berapa sekarang mas,,"sambil Ajeng menarik tangan Dafa,agar Dafa ikut tiduran.


"Keringat Mas wangi kok,,Ajeng belum masak Mas,,"sambil terus memeluk Dafa erat.


"Entar kita makan di luar aja,udah ayo bangun,kita siap siap,,"


"Tunggu bentar Mas,,Ajeng lagi pewe,,"


"Apa itu Pewe,"Sambil Dafa mengusapi kepala Ajeng,Lalu Ajeng mendongak,"Pewe itu posisi enak,,"Dafa tersenyum mendengarnya.


Dafa lalu mencium bibir Ajeng,Ajeng pun menyambutnya,keduanya ciuman cukup lama,dan Dafa merubah posisinya,Dafa menindih Ajeng.


Dafa makin ber*nafsu,dan ciuman Dafa makin turun ke bawah,tangan Dafa mengangkat baju Ajeng ke atas,lalu Dafa memainkan dada Ajeng.

__ADS_1


"Sayang,,Dada mu makin besar dan kencang lagi,Mas makin suka,,"


"Iya orang Mas seneng mainin sih,jadi besar kan,"keduanya tersenyum.


Ajeng menghentikan kegiatan Dafa ,setelah 5 menitan,Ajeng takut ke bablas san karena Dafa terlihat semakin menginginkan lebih.


"Mas,,udah yah,,takutnya nanti kita kebablasan,"Dafa langsung menghentikan nya.


"Ya sudah ayo kita bersiap,"Dafa bangun dari atas badan Ajeng,dan langsung keluar dari kamar Ajeng,Dafa menuju kamarnya dan masuk ke kamar mandi.


Ajeng juga bersiap,ganti baju dan memoles wajahnya.


Jam satuan keduanya sudah turun ke bawah dan menuju mobil,Mal yang di tuju tidak jauh,jadi hanya 20 menit sudah sampai.


"Sayang,,mau makan dulu apa mau belanja dulu,"


"Kita makan aja dulu ya Mas,,"


"Ok,,kita mau makan di mana,,?"


"Di restoran Korea Mas mau ngga,,?"


"Mas mau aja,,"


Keduanya berjalan menuju restoran Korea,Dafa merangkul pundak Ajeng,keduanya sesekali tersenyum,mereka tidak sadar ada yang memfoto mereka berdua.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2