
Dafa melihat hasil tespeknya langsung tersenyum lebar dengan rasa bahagia.
Ternyata dua garis merah dengan jelasnya,Dafa tadi saat beli bertanya pada karyawan apotik gimana cara pakainya dan tau kalau hasilnya positif,jadi saat Dafa melihat ada dua garis merah dengan jelas,Dafa sudah tau kalau Ajeng positif hamil.
"Kamu kenapa Mas,kok senyum senyum gitu,ayo tidur,,ini sudah malam,"Ajeng sudah tiduran di kasur,tapi melihat Dafa yang keluar dari kamar mandi sambil senyum senyum sedikit aneh.
"Mas ada apa sih,,"Dafa mendekati Ajeng dan duduk di kasur,Dafa lalu memperlihatkan tespek nya.
"Kenapa kamu ngga kasih tau Mas kalau hasilnya dua garis merah gini,?"Ajeng mengambilnya lalu melihat.
"Ajeng tadi belum tau hasilnya,Ajeng kira besok pagi baru ketauan hasilnya ,makanya Ajeng taro di atas closet,Trus ini Ajeng berarti hamil Mas,,?"Dafa mengangguk.
"Iya sayang,kamu Hamil,Mas sangat senang,makasih yah ini adalah kabar paling membahagiakan selama Mas hidup,"Dafa langsung memeluk Ajeng dan menciumi kepalanya juga.
Dafa sangat senang Ajeng hamil anaknya,karena Dafa belum mempunyai anak kandung.
Dafa dan Ajeng tidur sambil pelukan,sampai pagi hari,Dafa bangun duluan,Dafa rupanya ingin mengerjakan pekerjaan Ajeng,seperti membuat sarapan dan beres beres rumah.
Ajeng bangun sudah jam 6 pagi ,Ajeng melihat Dafa tidak ada lalu mencarinya.
"Mas,,kamu di mana,,"Ajeng sambil keluar dari kamar karena di kamar mandi Dafa ngga ada.
"Mas di dapur sayang,,,"Ajeng lalu ke dapur.
"Mas kamu lagi ngapain,,"
__ADS_1
"Mas lagi buat sarapan,,sinih duduk Mas sudah siapkan makanan buat kamu,,"Dafa menuntun Ajeng duduk di kursi.
"Mas yang masak ini semua,,?"
"Iya sayang,,,ayo cicipi,,"Ajeng lalu mulai memakan nya.
Ajeng dan Dafa sarapan bareng,"Sayang kita langsung ke Dokter yah nanti,"
"Kenapa ngga sore aja Mas ,setelah pulang kerja,,waktunya lebih enak,kalau pagi kita nanti telat ke kantor,"
"Lebih cepat di periksain lebih baik,masalah telat datang ke kantor itu ngga jadi masalah,orang itu kantor kita kok,jadi kita mau datang kapan aja ngga masalah,"
"Iya sih Mas,tapi kita kan harus kasih contoh yang baik sama karyawan,"
"Sudah ngga papa sekali kali kita datang telat,sekarang habiskan makanya,kita nanti langsung bersiap,,"Ajeng menjawab iya.
Dafa dan Ajeng sudah di dalam mobil,Dafa membawa mobilnya menuju rumah sakit kusus ibu dan anak,Dafa sudah sangat ingin tau anaknya yang ada di dalam perut Ajeng,Dafa juga sesekali mengusap perut Ajeng yang masih rata.
Sampai di rumah sakit keduanya turun dari mobil dan langsung masuk,sambil bergandengan tangan keduanya menuju poli kandungan.
Selesai mendaftar Dafa dan Ajeng menunggu panggilan,karena keduanya datang pagi jadi dapat antrian yang tidak panjang.
Dafa dan Ajeng di panggil oleh suster untuk masuk,keduanya langsung masuk ke dalam,Dokter mempersilakan duduk.
"Silakan Ibu nya tiduran,biar bisa di periksa,"kata Dokter setelah selesai bertanya tentang keluhan Ajeng dan apa saja yang di rasa.
__ADS_1
Suster membantu Ajeng naik ke ranjang periksa,Ajeng langsung USG dan langsung terlihat si calon bayi yang masih kecil sebiji kacang ijo.
"Ini lihat lah Pak calon si bayi anak Bapa dan Ibu,,"Dokter menunjukan ke Dafa.
"Kok kecil sekali ya Dok,?"
"Iya,,karena kehamilan ibu baru masuk 4 minggu,jadi masih sangat kecil dan juga rentan keguguran ,Bapak harap bisa menjaga ibu dengan baik agar kandungan nya sehat dan si ibu juga sehat,"kata Dokter.
"Iya Dok,,pasti akan saya jaga istri dan calon anak saya,"jawab Dafa.
Selesai pemeriksaan Ajeng kembali duduk di bangku bersama Dafa,lalu Dokter memberikan resep untuk Ajeng.
"Apa masih ada yang ingin di tanyakan Bapa Ibu silakan,?"kata Dokter.
"Saya ingin bertanya tentang ,"Dafa sedikit jeda karena malu bertanya.
"Iya pak silakan mau tanya tentang apa,?"
"Saya dan istri masih bisa melakukan hubungan suami istri seperti biasanya kan Dok,apa ada larangan,?"Dokter tersenyum.
"Masalah itu Bapa dan Ibu masih bisa melakukanya,karena ibu tidak banyak keluhan dan ibu juga terlihat biasa aja,memang kalau kandungan si ibu lemah si Bapak harus puasa dulu karena bisa membahayakan bayi yang akan mengakibatkan keguguran,tapi Bapak pun kalau main harus hati hati ya Pak,,"
"Iya Dok,,terimakasih atas penjelasanya,kalau begitu kami permisi,,"
"Iya pak,Ibu silakan,ini resepnya silakan,"Dafa lalu mengambil resep obat dari dokter,setelah itu Dafa dan Ajeng keluar.
__ADS_1
Keduanya langsung ke mobil setelah mengambil obat di apotik rumah sakit,Dafa dan Ajeng langsung akan ke kantor.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...