Aku Bukan Wanita Simpanan

Aku Bukan Wanita Simpanan
Warga Datangi Rumah Ajeng


__ADS_3

Salim berangkat dari kota langsung ke kampung Ajeng,Salim sebenarnya malas dan ngga pengin pergi,karena cape juga bosan sendirian di jalan,tapi demi bosnya Salim akhirnya terpaksa mau.


Salim juga merasa kalau Dafa dan Ajeng harus menikah,karena keduanya sudah tinggal bersama,takutnya justru berbuat yang dilarang Agama karena belum halal.


Salim sampai di rumah Ajeng sekitar pukul 6 sore,Salim melihat rumah Ajeng juga cukup kaget,ternyata benar Ajeng anak orang tidak mampu.


Saat mobil sudah berhenti,Dafa dan Ajeng keluar,Salim juga keluar dari mobil.


"Gimana,kamu bawa semua apa yang saya minta kan Lim,,?"


"Iya Pak semua saya bawa,"


"Mana,,"


"Mas,,ajak mas salim nya masuk dulu aja,"


"Oh iya,,"


"Ayo mas Salim silakan masuk,ini rumah Ajeng,,"


"Iya Jeng,,trimakasih,,"


Ketiganya masuk,Ajeng mengenalkan Salim kepada orang tuanya,setelah itu baru Salim menyerahkan apa yang di minta Dafa.

__ADS_1


"Ayah saya akan ke rumah pak RT dulu untuk menyerahkan ini semuanya,biar besok bisa langsung di bawa ke KUA,"kata Dafa.


"Ya sudah antar saja,lebih cepat lebih baik,"


"Ajeng ikut ya Mas,"


"Ngga usah,biar saya sama Salim aja,kamu di rumah temani ibu dan Ayah,"


"Baik lah,,"


"Ayo Lim kita ke rumah pak RT,"


"Iya Pak,,"keduanya pergi ke rumah pak RT.


"Itu tadi anak buah Dafa Jeng,?"


"Oh gitu,si Salim itu kan lebih muda dan ganteng lagi,kenapa kamu malah sukanya sama yang tua jeng,?"


"Ya karena cinta itu memang Buta Bu,ngga lihat pada siapa kita bisa jatuh cinta kan,"


"Ibu,,,kenapa bicaranya gitu sih,biar saja kalau Ajeng memang cintanya ke Dafa,mungkin ini sudah jodohnya,kita hanya mendoakan saja supaya mereka selalu bahagia,"


"Iya Yah,ibu juga cuman tanya aja kok,,"

__ADS_1


Saat ketiganya sedang mengobrol,pintu rumah ada yang mengetuk,Ajeng bangun untuk membukanya,ternyata di luar sudah banyak orang,termasuk ada Ibu Siti dan pak lurah.


"Itu dia wanita simpanan yang bikin sial di kampung kita ini,"teriak satu orang dari belakang.


"Ada apa ini,,?"Ajeng sangat kaget dengan kehadiran mereka,Ibu Ajeng juga keluar,Ayah masih duduk karena Ibu menyuruhnya tetap diam.


"Kita kesini ingin mengusir kalian dari kampung ini,karena kalian telah mencoreng nama baik kampung ini,karena kamu itu wanita simpanan,,"kata Bu Siti.


"Mana buktinya kalau anak saya wanita simpanan,justru anak kamu tuh yang di kota kerjanya jadi pel*acur,,"kata ibu Ajeng sambil bicaranya kencang.


"Sembarangan kamu kalau bicara yah,anaku siti itu anak baik baik,ngga mungkin melakukan itu,anakmu itu sudah jelas jelas kesini dengan membawa om om nya,,"nada suara ibu Siti lebih kencang lagi.


"Sudah ibu ibu,,kita bicarakan masalah ini baik baik ,jangan pakai emosi,kita tanya dulu ke Sodara Ajeng biar dia yang menjelaskan ya,"kata pak lurah.


Karena warga juga banyak yang teriak dan ribut,akhirnya pak lurah mengajak Ajeng dan ibunya bicara di dalam rumah.


Saat mau masuk ,Dafa,Salim dan pak RT datang,dan ketiganya cukup kaget karena di rumah Ajeng banyak orang.


"Kita bicara di dalam saja pak,silakan,"kata Ibu,Ayah di dalam memang sengaja tidak keluar,takut emosi,Ayah lebih tenang dan membiarkan semua orang bicara karena Ayah tau anaknya tidak seperti yang mereka bicarakan.


Pertama Pak RT yang menjelaskan ke pak lurah tentang Dafa dan Ajeng,pak RT juga bilang kalau besok Dafa dan Ajeng akan menikah,karena sarat sarat untuk nikah sudah kumplit.


"Baik lah kalau seperti itu saya yang akan jelaskan ke warga,ini semua karena ada profokatornya,"ternyata ibu Siti menguping,saat pak lurah bilang perofokator,ibu Siti diam diam kabur untuk pulang,karena takut dan malu.

__ADS_1


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


Besok otw nikah yah...


__ADS_2