
Salim lalu bicara pada Dafa kalau kemungkinan besar Jeje yang meracuni Ajeng dengan obat cuci perut.
"Ya Tuhan Jeje,,kenapa dia tega sekali melakukanya,,"
Dafa lalu menelfon Jeje tapi tetap hpnya mati,Dafa lalu menelfon Meta.
"Halo Mas,,,"
"Halo,,,Jeje pergi dari apartemen ku,dan dia pergi tidak bilang padaku,dan kamu harus tau juga kalau Jeje benar benar keterlaluan,,dia memberikan obat cuci perut ke istriku yang sedang hamil,sampai istriku pingsan,,untung saja kandungannya bisa di selamatkan,kalau sampai terjadi sesuatu dengan calon anaku,,Aku tidak akan memaafkannya,sekarang aku tidak ingin melihat Jeje lagi,,dan bilang padanya kalau Aku bukan papah kandungnya dan Aku sekarang tidak ingin dia panggil Papah olehnya,dia sangat jahat pada istri dan anaku,,"Dafa sangat emosi setelah bicara Dafa langsung mematikan telfonya.
Salim dan Ajeng yang mendengar perkataan Dafa pada mantan istrinya sangat kaget,apa lagi saat dengar kalau Jeje bukan anak kandungnya.
Ajeng tidak berani tanya,karena Dafa masih emosi,"Mas,,,sudah jangan emosi,yang penting anak kita ngga papa,,"sambil memegang tangan Dafa.
"Mas tuh ngga habis pikir kenapa anak masih umur 14 tahun sudah berani melakukan hal seperti itu,"Ajeng dan Salim hanya bisa diam karena bingung mau bicara apa.
"Pak,,saya akan kembali ke kantor dulu kalau tidak ada hal yang perlu saya kerjakan di sini,"
"Ya udah kamu balik ke kantor,kalau ada masalah atau hal penting telfon saya ,"
__ADS_1
"Paik Pak,,Ibu Ajeng saya pergi dulu,semoga ibu cepat sembuh,"
"Ya Mas Salim,terimakasih buat semuanya,"Salim jawab iya .
Salim pun pergi,lalu Ajeng baru berani tanya tentang perkataan Dafa pada mantan istrinya.
"Mas,,apa benar yang tadi Mas katakan tentang Jeje saat di telpon,apa Jeje bukan,,"
"Benar,,apa yang kamu dengar,,Jeje bukan anak kandung Mas,Mas menikah dengan Meta karena untuk menutupi kehamilan nya ,Meta di hamili oleh pacarnya,tapi saat mau menikah pacarnya itu justru kabur,Mas yang hanya karyawan biasa di perusahaan orang tua Meta lalu di suruh menikahinya untuk menutupi aib itu dengan imbalan Mas di beri jabatan dan juga uang banyak,"
"Oh pantas orang di kasih jabatan sama uang kamu mau ya Mas,,terus mba Meta cantik lagi"
"Apa Mas bahagia,,"
"Mas bahagia karena berfikir itu semua sudah takdir dari Tuhan,tapi ternyata makin ke sini Mas baru tau kalau meta ternyata berselingkuh selama bertahun tahun tanpa Mas tau,,makanya Mas mengakhirinya,,"
"Apa Mas dulu ada rasa ke mba Meta,,?"
"Ya dulu Mas mencintainya,pria mana yang ngga suka dengan meta,cantik seksi kaya lagi"
__ADS_1
"Tapi kenapa Mas melepasnya,kenapa ngga memberikan kesempatan untuk mba meta bertobat,buktinya sekarang Mba Meta sudah berubah,,"
"Mas melepasnya karena Mas sudah merasa sakit hati,selama bertahun tahun di selingkuhi,dan lebih gilanya dia bermain dengan banyak laki laki,itu yang Mas ngga bisa terima,,"
"Apa itu berlaku untuk Ajeng juga,,"Dafa langsung melotot.
"Kalau kamu sampai seperti itu,Mas ngga akan kasih kamu hidup,,"Ajeng tersenyum melihat Dafa yang terlihat marah.
"Jangan bicara seperti itu,,kamu hanya Milik Mas dan ngga akan Mas biarkan kamu sampai seperti itu,,"
"Iya Mas,,,Ajeng ngga akan melakukan itu,,Ajeng mencintai Mas,,dan menerima segala kelebihan dan kekurangan Mas,,kita akan selamanya bersama ,hanya maut lah yang bisa memisahkan kita,,"
"Amin,,,iya sayang,,,"Dafa lalu mencium kening Ajeng.
Di tempat lain ada yang sedang menahan emosi,,dan saat emosi itu tidak tertahan lagi akhirnya...
Plakkkkk......
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
__ADS_1