
Meta mendengar perkataan Dafa langsung merasa kesal ke Jeje,dan merasa malu pada Dafa karena Jeje melakukan hal yang membahayakan istri dan calon anak Dafa.
Meta dari kantor langsung pulang karena ingin menunggu Jeje,Meta masuk mobil dan pak supir langsung membawa mobilnya menuju rumah.
Sampai di rumah Meta menunggu kedatangan Jeje,"Pak,,coba telfon Jeje sekarang,kalau saya pasti ngga bakalan di angkat,"kata Meta pada pak supir .
"Baik Bu,,,"Pak supir mencoba menelfon Jeje,tapi no tetap ngga aktif.
"Ngga aktif Bu no nya,,"
"Itu anak benar benar bikin kesal ,,"
Saat Meta masih kesal,telfonya berbunyi tanda panggilan dari Mamahnya.
"Halo Mah,,,"
"Halo,,ini anakmu ada di rumah mamah,,"
"Ya Tuhan,,pak supir akan menjemputnya Mah,,Jeje harus pulang,,"
__ADS_1
"Iya,,"telfon pun mati.
"Pak,,jemput Jeje di rumah mamah sekarang,Jeje ada di sana,,"
"Baik Bu,,"
Pak supir pun langsung berangkat ke rumah orang tua Meta untuk menjemput Jeje.
Sekitar 1 jam menunggu, akhirnya Pak supir datang dengan membawa Jeje.
Di dalam rumah Meta sudah menahan rasa kesalnya,agar tidak kebablasan.
"Mamah ngapain sih suruh Jeje pulang,Jeje mau sama Oma,,Jeje ngga mau di rumah ini,"kata Jeje saat sudah di depan Mamahnya.
"Kamu kenapa pergi dari apartemen Papah ngga kasih tau ke Papah dulu kalau mau pulang,kenapa kamu kabur dari sana,,hemm,katakan,,?"
"Jeje ngga kabur kok,Jeje pamitan sama Istri papah,,"
"Jangan bohong kamu Jeje,kamu masih kecil kenapa sudah jadi pembohong begini,"Jeje diam.
__ADS_1
"Apa yang kamu lakukan pada Bunda kamu,kamu sudah tau kan kalau bunda kamu itu sedang hamil,tapi kenapa kamu tega memberinya obat pencuci perut,kenapa,,jawab,,!!!?"Meta sudah sangat kesal,mba dan pak supir tetap di situ karena takut Meta khilaf,mereka tau kalau Meta marah sangat menakutkan.
"Dia bukan bunda Jeje,Jeje ngga mau punya bunda,dia wanita jahat,wanita yang merebut papah dari kita Mah,makanya Jeje ingin dia mati bersama anaknya,,"Jeje bicara penuh emosi juga.
Plakkkk....
Meta untuk pertama kalinya menampar Jeje,sampai Jeje ke dorong ke belakang,Mba yang melihatnya langsung mendekati Jeje dan memegangi dari belakang agar tidak jatuh.
"Bu,,sudah Bu,,jangan kasihan non Jeje,"
"Diam kamu,,jangan belain anak kurang ajar seperti dia,saya ngga pernah mengajarinya untuk membunuh orang tapi kenapa dia punya pikiran sejahat itu,,"Jeje lalu di tarik oleh meta agar tidak berlindung pada Mba.
Mba adalah orang yang dari kecil mengasuh Jeje jadi Mba sangat sayang sama Jeje,memang semenjak orang tuanya bercerai Jeje sedikit susah di atur .
"Dengar kamu yah,,papah kamu sangat marah,dan sekarang dia sudah ngga mau melihat kamu lagi,dan dia sudah ngga mau anggap kamu anaknya lagi tau,,kamu sudah besar sekarang jadi kamu harus tau,kalau papah Dafa itu bukan ayah kandungmu,,papah menikahi mamah saat mamah hamil dengan pria lain,,kamu harusnya berterimakasih pada papah karena Papah sangat menyayangimu,,tapi kamu malah tega membuat istri dan calon anaknya kesakitan,,Mamah bercerai dengan Papah itu karena kesalahan Mamah,bukan kesalahan papah,kalau kamu mau marah,marah sama Mamah bukan pada papah,,paham kamu,,,"Meta terlihat sangat emosi,setelah mengeluarkan semuanya Meta langsung jatuh di lantai dengan menangis.
Jeje sambil memegangi pipinya yang kesakitan terus menangis,karena Baru tau kebenaranya tentang dirinya yang bukan anak kandung Papah Dafa.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
__ADS_1