
Seorang laki laki yang masih terlihat gagah baru saja selesai meting di restoran,Dia adalah Dafa Anggara.
Dafa Anggara laki laki berusia 40 tahun,dan dia adalah laki laki yang sukses,dan dia juga pemilik perusahaan ternama di Kota ternama di Jawa Barat.
Saat ini dia ada di kota ini karena akan membuka cabang kantor barunya.
"Pak Kita pulang ke apartemen saja ,besok baru kita pulang ke Bogor,"Saat masuk ke mobil Dafa bicara kepada Supirnya.
Dafa mempunyai anak perempuan yang berusia 14 tahun,dan seorang istri yang selalu setia menemaninya dari Dafa belum jadi orang sukses seperti sekarang.
Pak supir membawa mobil cukup kencang karena jalanan sepi,jam sudah pukul 11 malam.
Saat mobil melaju tiba tiba Brakkkk...
Pak supir langsung mengerem mendadak,karena telah menabrak seseorang.
"Ya Tuhan,,"keduanya saat melihat telah menabrak orang.
"Ayo pak kita turun,,"Keduanya langsung turun,dan keduanya langsung mendekat ke orang yang di tabraknya.
"Gimana ini Tuan,saya tidak sengaja menabraknya,tapi Dia yang tiba tiba nongol depan mobil,"
__ADS_1
"Ayo kita bawa ke apartemen saja,jangan cuma gara gara ini kita berurusan dengan polisi,"keduanya mengangkat korban.
Dan yang pak supir tabrak itu ternyata Ajeng,Ajeng di letakan di bangku belakang,keduanya lalu masuk ke mobil.
Dafa langsung menelfon dokter untuk datang ke apartemen nya,sampai parkiran apartemen,Dafa meminta bantuan ke amankan untuk membantu membawa Jihan.
karena malam jadi apartemen sepi,"Letakan di kamar yang itu pak,,"Menujuk kamar yang ada di dalam apartemennya, apartemen Dafa ada tiga kamar,satu kamar utama dua kamar yang sedang,Apartemen Dafa ukuran XL.
"Pak,,tolong jangan bilang tentang kejadian ini,saya sudah panggil dokter untuk memeriksanya,ini buat bapak,,"Dafa sambil memberi uang pada keamanan.
"Tapi Pak apa ini tidak akan bermasalah dengan polisi,,"
"Tidak,karena dia tadi yang menandakan diri ke mobil saya,dan saya sudah panggil dokter untuk memeriksanya,,"
"Saya juga tidak tau dia itu wanita apaan,yang malam malam keluar dengan baju kurang bahan seperti itu,sepertinya dia wanita malam,"kata Dafa yang sudah tau arah pertanyaan keamanan.
Pak supir sedang mencoba membersihkan darah yang ada di badan Jihan.
Keamanan lalu keluar setelah bicara dengan Dafa,Dafa masuk kamar untuk melihat Jihan.
"Dia masih hidup kan pak,,?"tanya Dafa.
__ADS_1
"Masih Tuan,dia terlihat masih muda,,tapi kenapa dia berpakean seperti ini ya Tuhan,?"
"Sudah kamu ngga usah urusin pakean dia,sekarang lebih baik bapak pergi untuk cuci mobilnya,karena saya tidak mau mobil saya bau darah,dan setelah itu Bapak belikan baju untuknya,ini uangnya sekarang pergilah,,'
"Tapi Tuan,,apa Tuan tidak apa apa saya tinggal,"
"Tidak apa apa,,udah Sanah pergi,,"
"Baik Tuan,"sebelum pergi pak supir menyelimuti Jihan.
Pak supir pun pergi,lalu Dafa menunggu kedatangan dokter untuk memeriksa,Dafa duduk di sofa yang ada di kamar.
"Sakitt,,,tolonggg,,,Ayahh,,,Ibu,,,Jihan takut,,sakit,,,,"Jihan terus berbicara karena kesakitan dan takut.
Dafa yang mendengar suara Ajeng lalu mendekatinya.
"Tolongggg,,,Aku tidak mauuu,,,,tolongg,,,"
"Apa dia habis mendapatkan kekerasan,kenapa bicaranya terus meminta tolong,,"
Lalu suara bel pintu berbunyi,Dafa lalu membukanya,dan ternyata Dokter,dan dokternya ternyata perempuan.
__ADS_1
"Silakan Dok,pasirnya ada di kamar,"Dafa lalu mengantarkan Dokter ke kamar.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...