
Ternyata tadi saat Ajeng dan Dafa masuk ke Mal ada wanita muda yang mengikutinya,saat sudah dekat dan posisi pas wanita muda itu langsung memfotonya.
Wanita itu adalah Siti,teman Ajeng yang dulu menjualnya ke pada orang kaya.
"Oh jadi sekarang dia jadi simpanan om om,,pantas penampilannya berubah,,pasti ini bisa jadi berita yang menggemparkan di kampung,Aku kirim fotonya ke ibuku ah,biar dia yang sebar kan gosip ini,,"Siti langsung mengirim foto Ajeng yang bersama Dafa ,Dafa sedang merangkul pundak Ajeng.
Setelah itu Siti pergi meninggalkan Mal,"Sekarang kamu bersenang senang lah,,tapi besok lihat apa yang akan terjadi,,"sambil tersenyum sinis ke arah Ajeng dan Dafa yang masuk ke Restoran Korea yang cukup mewah.
Selesai makan,Ajeng dan Dafa lanjut belanja,Ajeng belanja cukup banyak,karena biar cukup untuk dua Minggu .
"Sayang jangan lupa beli kopi yah,,"
"Iya Mas,,Ayo kita ke tempat kopi,"
Setelah Dafa mengambil kopi,keduanya menuju kasir untuk membayar,keduanya akan langsung pulang,karena Dafa sudah merasa lelah dan ingin istirahat.
"Sayang,,Mas istirahat dulu yah,,maaf ngga bantuin,,"saat sampai di apartemen.
"Iya Mas,,,Ngga papa Ajeng bisa sendiri kok,"
Dafa masuk ke kamar,sedang Ajeng ke dapur untuk menata barang belanjaan.
Selesai menata belanjaan,Ajeng juga akan memasak untuk makan malam.
Ajeng selesai masak langsung mandi,karena sudah sore juga karena gerah.
Dafa keluar dari kamar langsung mencari Ajeng,karena ngga ada di ruang tv dan di dapur,Dafa masuk ke kamarnya,Dafa dengar air kran yang mengalir, Dafa menuju kasur lalu tiduran sambil menunggu Ajeng selesai mandi.
__ADS_1
Ajeng tidak tau kalau Dafa ada di kamarnya,Ajeng keluar hanya memakai handuk keatas lutut,lalu rambut di gulung juga dengan handuk.
"Mas,,ya Tuhan,,kok di sini,,?"
"Kenapa,,ngga boleh,,"
"Ya boleh,,tapi Ajeng malu belum pakai baju,"Sambil tanganya menutupi ke bawah satu ke atas satu,Dafa melihatnya tersenyum.
Ajeng langsung menuju lemari untuk pakai baju,setelah dapat Ajeng mau ke kamar mandi,tapi belum juga sampai kamar mandi Dafa sudah menghadangnya.
"Mas,,Ajeng mau pakai baju dulu,Mas minggir"Dafa malah senyum senyum ngga jelas.
"Maasss,,,awasss,,"Ajeng mendorong Dafa,tapi dorongan Ajeng tidak bisa membuat Dafa menyingkir.
Tangan Dafa malah merangkul pinggang Ajeng,dan mendekatkan ke badanya,mereka pun sudah menempel badanya,Ajeng menunduk karena malu.
"Mas bisa loh bikin kamu hangat,mau ngga,,?"Ajeng langsung mendongak dan matanya sedikit melotot,"Mass,,jangan macam macam yah,"
"Ngga macam macam kok,Mas hanya mau satu macam,menghangatkan tubuh kamu yang dingin ini,"
Dafa lalu membopong Ajeng ke arah kasur,dan Ajeng terus brontak sambil tanganya memegang handuk agar tidak lepas.
Sampai kasur Dafa menjatuhkan Ajeng di kasur,"Mass,,kamu mau ngapain,,kamu ngga boleh macam macam Mas,"
"Ngga Sayang,,Mas hanya ingin mengajarkanmu kok,,"Ajeng mau bangun tapi dafa langsung menindihnya.
Dafa mencium bibir Ajeng dengan rakus,kedua tangan Dafa memegangi tangan Ajeng satu satu agar tidak berontak.
__ADS_1
Kepala Ajeng terus bergerak,Karena berusaha brontak,lalu ciuman Dafa pindah ke leher ,badan Ajeng yang baru mandi menjadi harum dan segar.
Ajeng yang tadinya berontak karena ngga mau, akhirnya makin lama menikmatinya.
Dafa menarik handuk Ajeng ke bawah,Ajeng diam saja karena sudah menikmatinya.
Dafa menye*dot Dada Ajeng seperti bayi yang sedang kelaparan,membuat Ajeng me*rem mele*k,saat keduanya sedang asik menikmati nya,hp Ajeng berbunyi,Ajeng dan Dafa mengabaykanya,,tapi hp terus saja berbunyi,Ajeng lalu menghentikan kegiatan Dafa.
"Mas,Ajeng mau ambil hp dulu ,takut nya penting karena dari tadi bunyi terus,,"Dafa bangun dari atas badan Ajeng,Ajeng duduk dan mengambil hpnya,ternyata no Ayahnya.
"Halo Ayah,,ada apa,,?"
"Halo Ajeng,ini Ibu,Ayah kamu pingsan,,"dengan suara yang kebingungan ibu bicara.
"Ya Tuhan,,kenapa bisa pingsan Bu,,"
"Tadi Ibunya siti datang,dan dia bilang ke para tetangga kalau kamu kerja di kota jadi simpanan om om,,"
"Apa,ngga Bu itu ngga benar,,"Ajeng sangat kaget mendengarnya.
"Tapi Ibu Siti menujukan foto kamu yang sedang di rangkul oleh om om nak,,ibu akan kirimkan foto itu,ya udah dulu yah,, ibu mau bawa Ayah ke rumah sakit,,"
"Iya Bu,,"telfon pun mati.
"Ada apa,,,?"tanya Dafa,tapi sebelum Ajeng menjawab ada pesan masuk dan ternyata foto Ajeng dan Dafa.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
__ADS_1