Aku Bukan Wanita Simpanan

Aku Bukan Wanita Simpanan
Ibu Minta Maaf


__ADS_3

"Plakkkk,,,"


Ibu menampar pipi Ajeng sebelum Ajeng selesai bicara.


"Ibu,,,"kata Ajeng dan air mata langsung menetes ke pipinya.


"Kamu kenapa jadi begini,Ayah sama Ibu mendidik mu agar jadi anak yang baik dan tidak mempermalukan orang tua,tapi kenapa kamu malah bikin orang tua kamu malu dengan menjadi simpanan om om Ajeng,,"Ibu bicaranya pelan tapi dengan penuh penekanan.


"Ibu,,ibu salah paham,Ajeng bukan simpanan,,"


"Diam kamu,Saya sedang bicara dengan Anak saya,jangan ikut campur,"Dafa mau menjelaskan tapi Ibu langsung memotongnya.


"Ibu,,,,Ajeng,,,,"Ayah mendengar Ibu bicara keras langsung bangun.


"Ayah,,,"Ajeng langsung mengusap air matanya,dan memeluk Ayahnya.


"Ada apa ini,kenapa kalian bertengkar,,?"


"Lihat itu anakmu,dia datang bersama om om yang di foto itu,,"Sambil menunjuk Dafa.


"Ayah,,Ajeng bisa jelaskan,,semuanya tidak seperti yang Ayah dan ibu juga semua orang kira,,Ajeng bukan wanita simpanan Ayah,,Ayah harus dengar penjelasan Ajeng dulu,,"


"Iya,,Ayah akan dengarkan penjelasan kamu,,"


"Ngga perlu yah,,orang sudah jelas tadi Ajeng bilang dia itu bos dan juga kekasihnya kok,,"


"Ibu,,tenang lah,,"sambil Ayah memegangi dadanya.


"Apa ayah sakit,,Ajeng panggilkan Dokter yah,,"

__ADS_1


"Ngga usah,kamu jelaskan saja biar Ayah dan Ibu tau dengan jelas,,"


"Iya Ayah,,,sebenarnya Mas Dafa itu memang kekasih Ajeng dan Bos Ajeng,tapi Mas Dafa itu seorang Duda,,dan Ajeng tidak merebut dari istrinya,,"


"Benar Pak Bu apa yang di katakan Ajeng,saya seorang duda,dan saya juga bawa akte cerai saya,,"Dafa menujukan Akte cerai ke orang tua Ajeng.


Ajeng tidak menyangka Dafa akan membawanya.


"Saya dan Ajeng niatnya akhir bulan ini akan pulang ke sini,Saya ingin meminta izin ke Ayah dan Ibu untuk melamar Ajeng,tapi justru ada masalah ini duluan,,jadi kita langsung datang ke sini untuk menjelaskan semuanya,,"Ibu yang melihat akte cerai Dafa langsung tidak enak pada Dafa dan Ajeng.


"Syukur lah kamu bukan wanita simpanan,,besok kita kalau pulang,kamu harus jelaskan ke para tetangga,dan kamu juga harus datang ke Pak RT agar tidak jadi fitnah,,"


"Iya Bu,,"jawab Ajeng.


"Ibu juga harus minta maaf sama Ajeng dan siapa tadi namanya,,?"


"Saya Dafa Yah,,"


"Udah Yah ngga usah,Ibu ngga salah,jadi ibu ngga usah minta maaf,"


"Tapi itu pipimu merah Jeng,,"


"Nanti juga sembuh kok Yah,ini ngga sakit,"


"Ya udah ibu minta maaf,,tadi Ibu sedang emosi soalnya,,"


"Iya Bu,,kita maafkan kok,iya kan Mas,,?"


"Iya,,"Jawab Dafa.

__ADS_1


Ruang rawat Ayah satu ruang ada tiga ranjang Bankar,tapi hanya ada Ayah saja yang di rawat di situ,jadi sedikit lega,tapi Dafa merasa kepanasan,ruangan Ayah ada kipas tapi kecil dan anginnya tidak terasa.


Adik Ajeng tidur di ranjang Bankar yang kosong,sedang di lantai ada tikar untuk ibu.


"Ajeng,, Saya mau tidur di mobil saja yah,"sedikit berbisik,saat keduanya duduk di lantai.


"Loh kenapa di mobil,kenapa ngga di sini saja,"


"Mas gerah di sini,,"Ajeng langsung mengangguk dan mengizinkan nya.


"Ayah ,,Ibu,,saya permisi dulu ,saya mau tidur di mobil,"


"Loh kenapa di mobil,itu tikar kan ada ,kamu bisa tidur di situ,,"Dafa diam ngga enak mau bicara.


"Mas Dafa kegerahan Bu di sini,di mobil kan ada AC nya,,jadi adem,,"Ajeng yang menjawab.


"Oh gitu,,ya udah Sanah,,"Dafa lalu keluar dari ruang rawat Ayah,Ajeng hanya mengantarnya sampai pintu.


"Emang dia bos kamu Jeng,,?"


"Iya Bu,,"sambil Ajeng tiduran,Ibu juga ikut tidau ran,karena masih malam,dan ayah juga lanjut tidur.


"Kaya dong berarti dia,,"Ajeng jawab Iya dengan pelan.


"Wah asik nih punya menantu kaya,,Ibu bisa pamer sama ibunya si Siti itu yang biang onar,,"


"Jangan gitu Bu,,itu tidak baik,,"kata Ajeng.


"Ngga baik ke orang lain pamer,tapi ke ibunya Siti itu justru harus di pamerin,,sudah tidur,,biar cepat pagi dan cepat selesaikan masalah,"

__ADS_1


"Iya Bu,,,"keduanya tidur di tikar.


jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...


__ADS_2