Aku Dan Dia

Aku Dan Dia
selalu lupa


__ADS_3

carlisa gadis cantik itu sibuk dengn HP miliknya ia duduk di bangku yg sama terlihat aiden tengah sibuk teman teman carlisa sendiri tengah sibuk pdkt


"huh [•.•ิ]sumpah Demi apa tehyung sama jenie ketahuan lagi jalan jalan di faris " ucap ayu tiba tiba berbicara sedikit berteriak karena biasnya sendiri


"hah apa apa tea sama jenie ketahuan ko tega dia selingkuh sama si jane kurang apa lu yu " ucap Vina pura pura sedih padahal mengejek ayu hanya diam tak peduli dengan apa yg di bicarakan oleh Vina karena ia sedang kondisi sedih oh astagh demi apa my bias malah pacaran 😨


"sumpah gw gk iklas 😭" ucap ayu tak iklas mendengar itu carlisa hanya diam melihat berapa darama ayu ini


"yaleh yu dia juga punya hidup punya orang yg dia suka jadi gini kalu lu suka sama orang tapi semua orang yg lu sayang gk setuju batapa sakitnya yu jangan egois idola juga manusia punya hati mareka cuma keja bukan mo cari istri" ucap carlisa memberi tahu kepada ayu


"dih sok iya lu lis semalam namjoon poto sama cowok lu ke orang gila nangis nangis gk jelas sampai tau tuh cewek adek namjoon baru lu gk nangis " ucap ayu tak Terima karena carlisa 11 12 saja sama ke dirinya


"kalian dua sama aja " ucap zia, zia sendiri tak tapi suka kpop tapi karena berteman dengan ayu dan juga carlisa ia jadi suka kpop dan tau nama nama kpop

__ADS_1


"gw wibu gw diam" ucap Vina yg memang wibu sendiri


"yeh wibu " ucap ayu mengejek Vina


"bacot lu " ucap Vina apa masalahnya dia seorang wibu Hai mareka sama saja sama sama tak bisa di miliki cuma bedanya hanya punya vina tak hidup dan tak pernah ada hanya lukisan manusia


"udah " ucap carlisa yg dari tadi diam tak berkutik demi apa carlisa sedikit kesal dengan omongan ini membuat diri nya sadar diri jika ia tak bisa mendapatkan kim namjoon


setelah adu nasip tak bisa mendapatkan kim namjoon kini carlisa berada di depan warung es kirim menunggu pemilik warung yg pergi sebntar untuk mengambil kembalian yg uang recah sudah habis


"eh maaf yah ibu tadi gibah dulu soalnya ada gibahan yg bagus karena tetangga ibu anaknya hamil di luar nikah wkwk " ucap Ibu ibu itu malah tertawa tak merasa kasihan


"eh gk papa buk " ucap carlisa ibu ibu itu malah mencerminkan anak tetangganya yg tengah hamil di luar nikah, setelah lewat satu jam kini aiden dan juga carlisa bisa kelur dari gibahan itu

__ADS_1


dan disinilah mareka berada di depan rumah sederhana itu matahari sudah mau terbenam dengan cahaya oren ke oren


"makasih kaka dah teraktir hehe" ucap carlisa kepada aiden


"gk papa santai aja " ucap aiden lalu pergi dari rumah itu carlisa masuk sudah ada sang kaka siapa lagi kalu bukan Olivia


"dek kaka cuma mau bilang Aiden itu dah punya pacar nanti kamu sakit hati lagi apa lagi si maudi bar bar bangett si aiden yg dapt surat cinta aja malah di bully habis habisan ya jangan terlalu dekat " ucap Olivia menasehati sang adik carlisa hanya diam melihat sang kaka yg masuk ke dalam kamar carlisa juga ikut ke dalam kamar ia masih memikirkan apa yg di katakan kaka nya itu walapun Olivia selalu jarang pulang dan juga mareka jarang bicara tapi Olivia sebagai kaka mau melindungi sng adik dari maudi yg ganas


di sisi aiden cowok itu berbaring di kasur empuk yg mewah itu dengan sebrai berwarna hitam


aiden cowok itu memikirkan perasaan miliknya ia bingung bimbing apa lagi hatinya menulis nama gadis lain yg membuat ia bingung takut jika ia salah


"gw harus apa " ucap aidan pada dirinya sendiri namun pintu kamar di buka terlihat sang adik tengah marah

__ADS_1


"Abang ambil ces HP adek lagi kan bali ngapa sih bang ke gk punya uang gitu " ucap amira kesal karena sang abang selalu mengambil ces HP miliknya


"hehhe maaf dek abang lupa " ucap aiden kepada sang adik ia selalu ingin beli ces HP namun lupa


__ADS_2