
Setelah selesai makan malam aku pun berpamitan kepada kedua orangtuaku. Untuk mengecek caffe sekaligus nongkrong sama . teman-temanku. Aku pun beranjak dari tempat dudukku.
"Lho mau kemana Ram?" tanya papa
"Mau ke kamar pa, mau siap-siap ke cafe" jawabku
"Dek mau ke cafe?" tanya kak Alea
"Iya kak, kenapa? mau ikut?" tanyaku kembali
"Iya kan malem minggu" jawab kak Alea
"Iya udah kakak siap-siap dulu. Aku juga mau ganti baju" suruhku
"Oke dek. tunggu kakak" ucap kakak sembari berjalan menuju kamarnya
Tak berapa lama aku pun turun dan menunggu kak Alea di depan televisi ditemani mama.
"Malming nggak ngapel nak?" tanya mama menggodaku
"Mama ngeledekin Rama ya" ucapku dengan menajamkan matanya
"Kan mama nanya Ram, hehehe" ucap mama dengan meringis
"Udah tau anaknya lagi jomblo gini" jawabku sewot
Mama tau kalau aku belum bisa move on dari Risma sehingga beliau tidak terlalu memaksaku untuk mencari kekasih.
"Kak Alea lama banget sih. Nanti aku tinggal lho"lanjutkudengan berteriak
"Iya bentar" ucap kak Alea dengan teriakannya.
Kak Alea pun turun mengenakan dress warna peach selutut dan menggunakan flat shoes.
"Ayo buruan" ucapku
"Iya-iya sabar napa" jawabnya
"Anak Mama cantik banget" puji mama
"Emang cantik ma dari dulu malah" ucap kak Alea dengan percaya dirinya
"Cantik sih cantik tapi nggak beda jauh sama kak Rama yang ngaku ganteng padahal gantengan gue. Kalian kan sama-sama jomblo. hahahaha" celetuk Ardi dan ditambah ketawa dengan puas karena berhasil membuat kakaknya merasa jengkel.
"Apa loe anak kecil ikut-ikutan aja" ucap kak Alea. dengan wajah jengkelnya
"Ma, aku sama kak Alea pamit ke cafe dulu ya" pamitku
"Iya hati-hati nak" ucap mama
Kami pun berjalan menuju parkiran. aku pun mengendarai mobilku. Di dalam mobil kami berbincang-bincang
"Tumben kakak ikut ke cafe?" tanyaku
"Kakak bosen di rumah terus" jawab kak Alea
__ADS_1
"Makanya cari pacar dong" ledekku dengan tawa
"Yang ngmong aja juga jomblo" ledek kak Alea. kami pun tertawa bersama karena memang kenyataannya aku juga masih jomblo.
"Kak, sebenarnya gue lagi pdkt sama seseorang" curhatku
"Serius dek? Kok nggak pernah bilang sama kakak sih. Siapa orang yang berhasil masuk ke hatimu selain Risma" tanya kakak antusias
"Mau tanya aja apa mau tanya banget kak?" godaku
"Ya udah kalau nggak mau ngasih tau" ucap kak Alea dengan memanyunkan bibirnya
"Namanya Laras kak. Matanya mirip banget sama Risma. Dia murid baru 3 minggu disini. Nanti gue kenalin deh" ucapku
"Loe janjian sama dia?" tanyanya kembali
"Nggak kak, dia kerja jadi pelayan di cafe kita" jelasku
"Oke nanti kenalin ke kakak" ucap kakak antusias
"Siap kak" jawabku.
Tak berapa lama aku dan kakak sampai di Cafe. Aku bergabung dengan teman-temanku dan kakak mengekor di belakangku
"Woy bro lama bener loe" ucap Deon dan kami bersalaman "Lho ada kak Alea, lama tak jumpa makin cantik aja" lanjutnya dan bersalaman sama kak Alea. Kak alea hanya tersenyum mendengar gombalan Deon
"Modus loe" ucapku . Dan semua pun tertawa.
Melihat aku dan kak Alea datang. Pelayan cafe pun datang setelah aku panggil. Pelayan itu yang tak lain adalah Laras.
"Ada yang bisa saya bantu Ram?" tanyanya padaku
"Baik,kalau kakak yang ini pesen apa" tanya Laras sembari menunjuk kak Alea
"Oh ini kak Alea, kakakku Ras. Kak ini Laras temen sekelasku" aku pun memperkenalkan mereka.
"Alea" ucap kak Alea sembari mengulurkan tangannya dan langsung di sambut dengan Laras sambil mengatakan namanya "Laras".
"Oh jadi ini Laras yang kamu..." belum selesai berbicara kaki kak Laras sudah aku injak menandakan agar dia berhenti bicara.
"Aw" ringis nya
"Kenapa kak?" tanya Laras
"Nggak kok nggak apa-apa" jawab kak Alea dengan mengulas senyum.
"Buruan pesen kak" ucapku
"Aku coklat panas sama kentang goreng" ucapnya
"Baik tunggu sebentar ya. Akan saya buatkan pesanannya" jawab Laras dan segera kembali ke dapur.
"Cantik juga gebetan loe" ucap kak Alea berbisik
"Siapa dulu yang nyari? Rama" jawabku membanggakan diri.
__ADS_1
"Sombong amat" ucapnya mencibirku
"Oh iya Ram. Kan ini malam minggu kok band nya belum main juga ini kan udah jam 8" tanya Alex
"Iya biasanya aja jam segini udah main" tambah Soni
"Oh iya ya. Gue tanyain dulu sama managernya" ucapku
Aku pun berjalan ke ruangan manager. Dan dari balik pintu terlihat pak Han kebingungan aku pun langsung masuk dan bertanya kepadanya
"Pak Han kenapa? kelihatan bingung gitu" tanyaku
"Eh tuan Rama. ini tuan Band yang biasanya manggung nggak bisa datang. saya bingung gimana ini" tuturnya
"Emangnya kenapa nggak dateng pak? Bukannya kita udah ngontrak sebulan kedepan?" tanyaku
"Iya tuan kita udah ngontrak, tapi ibu dari salah satu vokalisnya sakit sekarang di rawat di rumah sakit. Jadi yang lain juga nggak bisa manggung tanpa temennya itu tuan" tutur pak Han
Aku pun berpikir sejenak. "Ada gitar pak?" tanyaku
"Ada tuan. tapi tidak ada yang main tuan" ucap pak Han
"Tenang pak,jangan panik. Saya akan atasi semua ini" jawabku menenangkan pak Han
"Tapi siapa tuan yang akan memainkan gitarnya?" tanya pak Han
"Serahin sama Rama aja pak. pasti beres. tapi saya pinjem pelayannya" ucapku
"Pelayan yang mana tuan?" tanyanya
"Laras pak, dia itu suaranya bagus. Jadi mau aku ajak duet pak" ucapku
"Oh silahkan tuan" ucapnya "terimakasih tuan. untung ada tuan" ucapnya
"Santai aja pak. ini kan cafe dipasrahin papa sama aku. jadi aku nggak mau ada masalah pak" ucapku dan kembali ke mejaku.
Sesampainya di mejaku.
"Gimana bro?" tanya Alex
"Band nya nggak bisa dateng. Tapi tenang masih ada Rama Nugraha yang akan menghibur kalian" ucapku
"Apa? kamu? hahahaha. nggak usah becanda deh dek. emang kamu bisa nyanyi?" ucap kak Alea dan dibarengi tawa semuanya
"Dikit-dikit bisa sih tapi liat aja nanti gue bakal kasih kejutan ke loe semua" ucapku
Setelah menjelaskan semuanya aku pun langsung menaiki panggung.
*Di meja pengunjung*
"De, Rama beneran suka sama Laras?" yang kak Alea memastikan
"Gue juga nggak tau kak. Tapi kalau dilihat dari sikap Rama ke Laras. kayaknya beneran suka deh" jelas Deon
"Kalau memang iya syukurlah berarti dia udah bisa move on sedikit-sedikit dari Risma" ucap kak Alea
__ADS_1
"semoga saja seperti itu" ucap Alex yang ikut mendengar keduanya bicara
"Udah lihat yuk apa yang bakal dilakuin sama si Rama" ucap Soni