Aku,Kamu & Senja

Aku,Kamu & Senja
Sarah berulah


__ADS_3

Siang ini saat jam istirahat Laras dan Wulan berada di kantin untuk makan siang karena mereka lapar setelah setengah hari pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris. Dimeja lain juga terlihat Sarah dan Tasya yang sedang makan juga dan sesekali melihat kearah Laras.


Dimeja Laras


"Lan,aku ke kamar mandi dulu ya" ijin Laras kepada Wulan


"Gue temenin nggak?" tanya Wulan


"Nggak usah aku cuma sebentar kok" jawab Laras dan langsung berjalan menuju kamar mandi


Dimeja Sarah


Melihat Laras berjalan ke arah kamar mandi. Sarah mendapatkan ide untuk memberi pelajaran ke Laras.


"Kesempatan nih" ucap Sarah dalam hati.


"Sya ayo ikut gue" ajak Sarah dengan langsung menarik tangan Tasya


"Pelan-pelan Napa sih Sar,gue kan masih makan. emangnya mau kemana" gerutu Tasya.


"Itu tu" ucap Sarah dan menunjuk ke arah Laras yang sedang berjalan sendirian ke arah kamar mandi. Tanpa harus dijelaskan, Tasya mengerti apa maksud Sarah. Mereka berdua lalu tersenyum licik bersama dan berjalan mengikuti Laras dari belakang.


"Apa rencana loe Sar?" tanya Tasya


"Nanti loe tau sendiri" jawab Sarah


Sesampainya di kamar mandi,Laras langsung menuju wastafel. Karena tujuan dia ke kamar mandi adalah untuk cuci muka. Tak berapa lama datanglah Sarah dan Tasya.


"Kunci pintunya sya" suruh Sarah


Tanpa berbicara Tasya langsung mengunci pintu kamar mandi.


Karena melihat Sarah dan Tasya masuk. Laras pun menyapanya. Karena dia tidak tahu maksud Sarah.


"Eh Sarah Tasya" sapa Laras

__ADS_1


Mendengar sapaan yang diucapkan Laras bukannya menjawab Sarah menyuruh Tasya untuk mendekat ke Laras. Dan Tasya pun langsung berada di belakang Laras.


"Tarik rambutnya sya" suruh Sarah.


Tanpa menjawab Tasya pun langsung menarik Rambut Laras dan membalikkan badan Laras hingga terdengar rintihan dari Laras.


"Aw sakit sya,apa yang kamu lakukan" ucap Laras dengan menahan rasa sakitnya


"Ini akibat loe nggak dengerin ucapan Sarah" ucap Tasya dengan melotot ke arah Laras


Sarah hanya mengacak pinggang dan berdiri dihadapan Laras.


"Apa salahku? kenapa kalian kayak gini? Aw sakit" tanya Laras yang terlihat meringis dan air matanya keluar


"loe masih nanya? Salah loe banyak!" ucap Sarah dengan nada meninggi "Loe udah gue peringkatinkan supaya loe jangan dekat-dekat dengan Ramaku. Atau gue akan melakukan hal yang tidak loe sangka" lanjut Sarah


"Tapi aku tidak mendekati Rama,Rama yang mau temenan sama aku" jawab Laras


"Jangan aneh aneh deh loe. Nggak usah belaga cantik deh loe,loe kira Rama ngedeketin loe. Padahal udah gue peringatin dengan ngebuat lutut loe terluka. Tapi loe malah ngedeket sama Rama. Loe kira gue nggak tau? Kemarin malem loe duet sama Rama dan tadi pagi loe berangkat bareng Rama. Loe kira gue nggak tau hah?" ucap Sarah meninggi dan mengambil alih Rambutku.


"Nggak usah banyak alasan loe. Gue begini karena loe yang nggak nurut sama gue. Terima akibatnya. Nggak usah masang muka melas deh loe. Gue nggak peduli. Loe kayaknya belum tau gue siapa karena loe berani-beraninya nggak nurutin kata gue" ucap Sarah dengan tersenyum meremehkan "Sekarang gue kasih lihat siapa gue. Mungkin kemarin hanya lutut loe yang gue bikin sakit. Tapi hari ini bakalan lebih. Gue bakalan ngasih tau loe siapa gue. Loe salah besar kalau loe berurusan sama gue dengan nolak permintaan gue. Sekarang gue bakal nunjukin apa yang bisa gue perbuat sama loe" ucap Sarah dengan tertawa sadis "Sya ambilkan air di kamar mandi" suruh Sarah kepada Tasya. Dan langsung di sanggupi oleh Tasya. Tasya kembali dari kamar mandi dan membawa air.


Sarah langsung mengambilnya dan menuangkan air ke kepala Laras hingga membuat Baju yang dikenakan Laras basah semua. Karena baju yang Laras gunakan berwarna putih hingga daleman Laras pun terlihat singlet berwarna putih.


"Sekarang loe tau kan siapa gue? Sarah Putri Wibowo! jangan sekali-kali loe nolak keinginan gue atau loe bakal nyesel dan satu lagi ingat jangan sekali lagi loe ngedeketin Rama lagi atau gue akan berlaku lebih dari ini" ucap Sarah mengancam dan segera dia melepaskan cengkeraman rambut Laras.


"Sya ayo kita pergi. Gue udah muak ngelihat wajah gadis sok polos ini" ajak Sarah pada Tasya. Mereka pun langsung berjalan keluar kamar mandi meninggal Tasya yang masih menangis karena menahan rasa sakit di kepalanya dan melihat dirinya yang basah kuyup di depan cermin.


"Baru aja kemarin Wulan nasihatin aku, sekarang udah kejadian" ucap Laras di depan cermin menatap dirinya sendiri


"Apa aku salah jika aku mencintai Rama?" gumamnya dan terus menangis.


"Aku jadi berantakan kayak gini. Terus gimana aku mau keluar ke kelas" ucap Laras dalam hati


Sarah dan Tasya keluar kamar mandi dengan tertawa penuh kemenangan. Reza pun tak sengaja melihat Sarah yang keluar dari kamar mandi dengan tawa kemenangan'. Reza sengaja mengikuti Sarah,karena dia tau Sarah mengikuti Laras ke kamar mandi. Reza pun tanpa berpikir panjang langsung masuk ke dalam kamar mandi tanpa memikirkan itu toilet wanita. Reza melihat Laras yang terduduk di depan wastafel dan menangis,dia langsung menghampirinya.

__ADS_1


"Ras loe kenapa? kenapa bajumu bisa basah seperti ini?" tanyanya.


Laras tidak menjawab, akhirnya dia membopong tubuh Laras


"Loe harus ganti baju"ucap Reza


"Aku nggak bawa baju ganti za" ucap Laras terbata bata.


"Gue ada kaos olahraga di loker,loe mau pakai?" ucap Reza


Laras pun hanya menjawab dengan anggukan. Dan dia mengikuti arah Reza membopongnya.


Setelah tiba di loker milik Reza, dia langsung mengambilkan kaos olahraga agar dikenakan Laras.


"Ini kamu ganti dulu" ucap Reza


"Makasih za" jawab Laras yang sudah sedikit tenang.


Dimeja Wulan


"Laras mana sih ke kamar mandi lama banget" gerutu Wulan. Akhirnya dia menelepon ke nomor Laras. Tak berapa lama telpon Wulan terdengar di angkat.


*Di loker.


Reza menunggu Laras yang sedang ganti pakaian. Handphone Laras dititipkan ke Reza. Tiba-tiba handphone berbunyi dan menampilkan nama Wulan. Reza pun langsung mengangkatnya dan memberitahu Wulan kalau Laras ada di ruangan ganti bersama Reza. Mendengar penjelasan Reza Wulam pun langsung berlari menuju ruang ganti.Wulan:"Ras,loe kemana aja ke kamar mandi aja lama banget"


Reza: "Ini gue Reza. Laras ada di ruang ganti, lagi ganti baju"


Wulan:"Lho kok bisa handphone Laras ada di loe za?"


Reza: "Ceritanya panjang. Mending loe kesini aja deh"


Wulan:" oke tunggu"


Wulan pun mematikan teleponnya dan segera berlari ke arah ruang ganti.

__ADS_1


__ADS_2