Aku,Kamu & Senja

Aku,Kamu & Senja
Drees and gift


__ADS_3

Tak berapa lama, motor Wulan terdengar berhenti di depan rumah Laras.


"Assalamu'alaikum" salam Wulan sambil mengetuk pintu rumah.


Mendengar pintu diketuk, Bunda langsung membukakan pintunya.


"Waalaikumsalam" jawab Bunda


"Laras ada Bun?" tanya Wulan


Wulan sudah sering main ke rumah Laras, dan dia sudah akrab sama Bunda.


"Laras, Wulan udah dateng" teriak Bunda memanggil Laras


"Iya Bun,Laras ambil tas ini" sahut Laras dari dalam kamar dan berjalan ke arah pintu. "Dah siap, ayo lan berangkat. Nanti kemalaman pulangnya" ajakku


"Oke ayo" jawab Wulan


"Iya udah bun Laras nanti pulang dari Mall langsung ke Cafe bun diantar Wulan. Sekarang Laras sama Wulan berangkat dulu ya Assalamu'alaikum" pamit Laras


"Waalaikumsalam hati-hati lan bawa motornya jangan ngebut" pesan Bunda.


"Siap Bun" jawab Wulan


Wulan pun langsung melajukan motornya ke jalanan menuju mall


Sesampainya di Mall


"Kita langsung beli gaun aja ya Ras. nanti makannya kalau udah selesai aja" ajak Wulan dan Laras hanya mengangguk mengiyakannya.


Kita pun langsung menuju salah satu butik yang ada di jajaran Mall. Wulan pun memilih dan mengambil beberapa gaun lalu mencobanya.


Gaun yang pertama yaitu gaun dengan panjang se mata kaki tanpa lengan dan berwarna cream


"Cocok nggak?" tanya Wulan kepada Laras. Aku hanya menjawab dengan gelengan kepala. Karena menurutku kurang cocok.


Wulan masuk kembali dan mencoba gaun yang kedua yakni gaun warna maroon selutut dan lengan sampai ke siku.


"Gimana kalau yang ini?" tanya Wulan kembali. Aku hanya menggelengkan kepalaku.


Wulan pun masuk kembali dan berganti dengan gaun yang terakhir yang dia tadi ambil. Gaun berwarna biru muda panjang selutut dan dengan lengan ¾ bagian.


"Ini yang terakhir. Gimana?" tanya Wulan sambil berputar menunjukan gaunnya. Aku menjawab dengan mengacung jempol tanpa menyetujui. Dan kami akhirnya ke meja kasir untuk membayar gaun yang sudah dia beli.


"Kamu nggak beli juga Ras?" tanya Wulan


"Besok aja, nanti malem baru gajian soalnya. Kalau nggak gitu pakai gaun yang ada di rumah" jawab Laras

__ADS_1


"Oke" ucap Wulan


Kami pun melanjutkan perjalanan untuk mencari sepatu yang cocok. Wulan memilih heels yang tidak terlalu tinggi yang berwarna senada dengan gaunnya. Setelah selesai membeli keperluan yang Wulan butuhkan. Kita kemudian menuju ke bagian Mall yang menyediakan food court.


Di sisi lain


"Ma, udah semua kan?" tanya kak Alea


"Mama udah, kalau kamu?" tanya Mama kembali


Kak Alea pun mengecek barang-barang yang sudah dia beli.


"Astaga ma Alea lupa titipan Rama" ucap Kak Alea ketika mengingat dia belum membelikan gaun untuk Laras.


"Emang Rama nitip apaan Lea?" tanya mama keheranan


Tidak menjawab pertanyaan Mama, kak Alea langsung kembali ke butik untuk membelikan gaun serta heels buat Laras. Lalu kak Alea kembali ke tempat Mama duduk menunggunya.


"Kamu belum jawab pertanyaan Mama lea?" tanya Mama kembali


"Ini loh Ma, Rama nitip Alea gaun buat dia kasih ke Laras" tutur kak Alea


"Oh.. Jadi Rama beneran mau pdkt sama Laras. Syukurlah dia bisa buka hati buat cewek lain. setelah kepergian Risma" ucap Mama yang hanya dianggukki kak Alea.


"Ma, Alea laper nih" ucap kak Alea


Lalu kak Alea dan Mama berjalan menuju food court.


Di food court


"Loe pesen apa Ras,gue yang tlaktir santai aja. hitung-hitung sebagai tanda terimakasih karena loe mau nemenin gue beli gaun" ucap Wulan menyodorkan menu ke Laras


"Oke siap. Aku pesen Sirloin 1 sama lemon tea aja 1" jawab Laras


"Oke mbak Sirloin 2 sama lemon tea 2" ucap Wulan kepada waiters yang berada disisi mereka.


Dari pintu Mama dan Kak Alea memasuki stand makanan yang mana Laras dan Wulan juga berada. Kak Alea celingukan mencari tempat yang kosong. Namun pandangan kak Alea terhenti ketika melihat Laras yang duduk. Akhirnya Kak Alea menghampiri Laras dan diikuti oleh Mama


"Laras" ucap kak Alea yang sudah berdiri di depan Laras dan Wulan yang sedang asyik mengobrol.


"Loh kak Alea, tante Maya" sapa Laras "Sini gabung sama kita" ajaknya mempersilahkan Kak Alea dan Mama untuk bergabung dimeja mereka.


"Lo kamu udah kenal sama mama?" tanya kak Alea


"Laras itu anaknya Bunda tempat biasa mama beli kue" jawab Mama


Mereka pun makan berempat dan saling mengobrol dan bersenda gurau. Karena waktu sudah menunjukkan pukul 18:00 Laras dan Wulan pun pamit untuk pulang. Karena Laras takut terlambat kerja. Wulan pun lalu melajukan motornya menuju Caffe.

__ADS_1


Di sisi lain


Setelah selesai makan, Mama dan Kak Akea berjalan menyusuri Mall untuk pulang


"Jadi Laras yang bisa meluluhkan hati Rama itu anaknya Bunda penjual kue ta Lea?" tanya mama pada kak Alea


"Iya ma Laraa yang itu, Lea malah baru tahu kalau itu anaknya bunda" jawab kak Alea


"Dia anaknya baik kok. Mama suka" ucap Mama


Lalu mereka berjalan menuju parkiran dan pulang kerumahnya. Dan sesampainya di Rumah kak Alea langsung memberikan pesenanku. Dan aku langsung menuju Caffe untuk menemui Laras dan memberikan gaun untuknya.


Di caffe


Sesampainya di Caffe aku langsung menuju dapur mencari Laras. Dan aku lihat dia sedang duduk beristirahat di salah satu kursi dapur.


"Ras, aku ada hadiah buat kamu" ucapku


"Aku tidak sedang ulang tahun Ram" jawab Laras


"Udah ambil aja ini" ucapku


"Tapi Ram..." selanya


"Udah ambil aja,aku ikhlas" jawabku


"Terimakasih Ram" ucapnya dan hanya aku jawab dengan anggukan dan pergi menemui teman-temanku.


Sesampainya di Rumah Laras langsung membuka hadiah dari Rama dan melihatnya ternyata isinya gaun dan juga heals. Dan tak terasa senyum Laras mengembang. Lalu tiba-tiba handphonenya berbunyi tanda pesan masuk.


Rama Nugraha :


Gimana suka nggak sama gaunnya? Itu kaka Alea yang pilihin


Larasati:


Suka banget Ram. Makasih udah ngasih gaun kayak gini. Bilangin makasih juga sama kak Alea karena udah milihin ini buat aku


Rama Nugraha :


Jangan lupa besok dipakai saat ulang tahunku. Sekarang kamu istirahat.


Selamat malam Larasati


Larasati:


Iya Ram. selamat malam juga

__ADS_1


Laras senyum-senyum sendiri di meja belajarnya. Memang dia sengaja tidak langsung tidur karena dia mau nyiapin kado buat aku. Laras akan membuat figura yang berasal dari kardus dan dihiasi dengan kulit kerang yang sudah dia cari dari pinggir pantai. Dan di dalam figura tersebut akan diberi gambar doodle yang dia sendiri juga yang gambar. Dia memilih membuat kado untukku agar lebih berkesan dan beda dari yang lain. Selain itu untuk menghemat pengeluaran.


__ADS_2