ALLIN [ You Are My Woman ]

ALLIN [ You Are My Woman ]
31


__ADS_3

Arnold melajukan mobilnya dengan kencang, dia mencoba untuk melupakan kata- kata Allin yang mengatakan tidak mencintainya dan menginginkan mencari pria lain


" sialan, baiklah cari saja pria lain tapi lihat apa yang akan aku lakukan pada pria itu"


Arnold mengambil ponselnya dan menelpon seseorang


" aku akan ketempatmu"


Arnold mematikan ponselnya dan melajukan mobilnya , mobil Arnold berhenti disebuah gedung aparteman, Arnold turun dan masuk kesana, Arnold masuk lift dan memencet tombol lantai 7,


Arnold mengetuk pintu Aparteman nomor 12, seseorang membuka pintu dan kaget melihatnya


" Tuan"


Arnold langsung masuk dan duduk disofa


"Apa yang membawa tuan datang ?"


" apa kamu tidak senang ?" tanya Arnold menatap Deon dingin


" tidak bukan seperti itu, hanya saja, ini sudah sangat lama dari terakhir tuan datang"


Terakhir Arnold datang saat dia mencoba memutuskan apa dia tetap melanjutkan perjodohan yang orang tuanya lakukan , dan Deon memberinya saran agar menerima perjodohan itu .


" aku hanya dalam suasana hati yang buruk, duduk lah, aku ingin bercerita"


Deon duduk disofa didepan Arnold, Deon menatap tuanya yang terlihat frustasi


" aku ingin bertanya, disaat kita merasa marah mendengar seorang wanita berkata ingin mencari pria lain, sebenarnya apa yang terjadi "


Deon terdiam dan menatap tuannya bingung, Arnold tiba- tiba membahas seorang wanita


" itu tandanya kita cemburu, dan cemburu berarti kita mencintai wanita itu"


" tidak , aku tidak mencintai Allin"


Deon tahu ternyata, ini tentang istri tuannya, Deon merasa bingung, selama Deon menyelidiki Allin, Deon tidak menemukan hal yang buruk tentang Allin, jadi kenapa tuanya seakan membenci Allin


" Tuan" Arnold menatap Deon yang memanggilnya


" aku susah mencari tahu apa yang dilakukan Allin Wilton dari dia masih di Paris hingga sekarang "


" benarkah? "


" ya, sebenarnya aku sudah selesai menyelidikinya dari dulu, hanya saja belum ada waktu yang pas untuk menyampaikannya "


" kenapa ? Kamu bisa saja langsung memberitahuku "


" wanita yang bernama Yura itu, selalu didekat Anda, entah kenapa aku tidak ingin dia mengetahuinya"


" dia wanita yang baik, kamu tidak perlu merasa khawatir"


" tuan, maaf tapi aku juga menyelidiki tentang wanita itu"


" Yura?"


" iya"


Arnold tersenyum mendengar itu,


" kenapa kamu membuang waktu dengan mencari tahu tentang Yura? jadi apa yang kamu temukan ?"


" wanita itu adalah teman masa kecil anda, anda berteman dengan wanita itu dan seorang pria yang bernama Jose, Yura menikah dengan teman anda Jose"


Arnold tersenyum,dia juga tahu kalau masalah itu


" hanya itu?"


" mereka menikah karena anda"


" aku tidak menyangka, kamu bisa mengetahui tentang itu"


" mereka pindah ke Jepang setelah menikah, Karena wanita yang bernama Yura itu adalah keturunan Jepang "


Arnold hanya diam mendengarkan Deon bicara, Deon yang melihat tuanya masih mendengarkan melanjutkan bicaranya


" Mereka terlihat romantis dan bahagia selama 4 tahun dan disaat pernikahan mereka memasuki usia ke 5, sering terjadi pertengkaran diantara mereka"


" aku tidak tahu bagaimana kamu mendapatkan informasi itu, tapi mungkin saja semua itu benar"


" Tuan...." Deon terlihat ragu- ragu untuk bicara, Arnold menatap Deon yang memanggilnya


" kenapa ? Bicaralah "


" wanita itu.....Mencintai anda Tuan"


Arnold yang mendengar itu tertawa


" apa yang kamu katakan? kamu jangan bercanda"


" tidak tuan, saya serius , wanita itu mencintai anda bukan pria bernama Jose tersebut"


Arnold diam dan menatap Deon dengan pandangan serius


" kamu jangan berbicara omong kosong"


" tuan, saya sudah bekerja dengan anda selama 4 tahun apa anda tidak mempercayai saya"


" jika kamu benar dengan perkataanmu, kamu harusnya tahu, bahwa Jose sering menyiksa Yura"


" menyiksa , tidak tuan, tidak ada kekerasan sama sekali dalam pernikahan mereka, meskipun mereka sering terlibat pertengkaran tapi pria bernama Jose tersebut tidak pernah memukul istrinya "


" dari mana kamu mengetahuinya?"


" saya mempunyai seorang teman di Jepang dan meminta dia untuk menyelidiki tentang ini"


" apa kamu sudah memeriksanya dengan benar?"

__ADS_1


" iya tuan, mereka bertanya pada tetangga kedua teman anda tersebut di Jepang, mereka keluarga yang bahagia tapi beberapa bulan terakhir sering terjadi pertengkaran diantara mereka"


" kalian hanya bertanya pada tetangga, itu tidak membuktikan apa- apa"


" Tuan, salah satu mata- mata kami di Jepang sempat menyusup kedalam rumah mereka, dan menemukan berberapa bukti"


" bukti ?"


" iya, sebuah buku diary dan sebingkai foto"


" apa ini hanya lelucon?" tanya Arnold ragu dengan apa yang dikatakan Deon


" Buku itu Milik Yura Zelwen, disana tertulis bahwa dia tidak mencintai suaminya dan masih menunggu seseorang untuk menjemputnya "


" Deon sudah hentikan , jangan lanjutan lelucon ini, mungkin kamu sudah tertipu dengan mereka"


" Tuan...."


" sudah, aku ingin dengar tentang istriku"


Deon menghembuskan nafasnya, pelan bagaimana mungkin Tuannya tidak percaya dan menganggap semua yang dia katakan hanya lelucon,


" dia tidak percaya "


" Deon apa yang kamu pikirkan?"


" tidak tuan, aku akan membacakan informasi tentang Allin Wilton "


" Allin Wilton lahir 24 tahun yang lalu di Jamaica"


" Jamaica?"


" ya Tuan, saat orang tuanya berlibur musim panas"


" lanjutkan" Arnold tidak menyangka Allin lahir di Jamaica


" dia mempunyai seorang kakak prempuan bernama Cristin Wilton, dia meninggal 1 tahun yang lalu"


Arnold kaget mendengar itu, Allin mempunyai kakak perempuan dan baru saja meninggal, Arnold pikir Allin anak tunggal


" dia meninggal karena kecelakaan mobil, tepat setelah istri anda pulang ke Inggris beberapa hari"


" apa kecelakaan itu murni sebuah kecelakaan?"


" iya Tuan, wanita bernama Cristin itu sedang patah hati karena kekasihnya berkhianat dan mempunyai anak dengan wanita lain, Wanita bernama Cristin itu mabuk- mabukan di club malam dan membawa mobil dengan ugal- ugalan , dan dari cerita yang saya dapatkan dari pihak kepolisian, dia sengaja menabrakkan dirinya pada Truk besar yang berlawanan arah dengannya"


Arnold kembali teringat, Allin yang menagis saat dia membawa mobil dengan kencang untuk Fitting baju pengantin , waktu itu Allin menangis sambil memanggil kakaknya


" Allin dan keluarganya mengalami depresi selama berberapa bulan setelah kepergian Cristin Wilton"


" Orang tuanya melarang Allin untuk naik kendaraan seorang diri dan tidak membiarkan anak mereka keluar rumah bila tidak ada hal yang penting "


Arnold tersentak saat dia ingat pagi tadi membawa mobil dengan kecepatan tinggi untuk pulang kerumah setelah menerima telpon dari Yura, Arnold sama sekali tidak memperhatikan Allin, dan langsung masuk kerumah, saat itu Arnold memang tidak melihat Allin menyusulnya


Arnold langsung berdiri dari sofa, dan berlari keluar dari aparteman Deon, Deon kaget dengan reaksi Tuannya


********


Arnold membawa mobilnya dengan kencang menuju rumahnya, yang ada dalam pikirannya hanya Allin


Arnold langsung turun dari mobil dan masuk kerumah dengan tergesa


Yura melihat Arnold yang kembali dengan terburu- buru, Arnold langsung naik kelantai atas dan membuka kamar Allin dengan tidak sabar


" Allin!"


" Allin! "


Tidak ada jawaban dari Allin membuat Arnold jadi Khawatir


" Allin!!" Arnold membuka kamar mandi dan tidak menemukan Allin, Arnold juga membuka ruang ganti, Allin juga tidak ada disana


Arnold turun dan mencari Allin kedapur, Yura memperhatikan Arnold yang terlihat risau


" dia tidak ada dimana- mana, dimana dia?"


Arnold mendatangi Yura yang duduk di ruang tamu


" Yura apa kamu melihat Allin?"


Yura menatap kesal Arnold yang bertanya tentang Allin


" jadi dia dari tadi, terlihat khawatir karena wanita itu"


" dia pergi keluar "


" kemana?"


" mana aku tahu" kata Yura kesal


Arnold pergi dari sana dan kembali keluar rumah, Arnold mencoba menelpon Allin tapi nomornya tidak dapat dihubungi


" dimana Allin? " entah kenapa Arnold sangat khawatir pada Allin


Arnold ingat dan mencari nama Kate di ponselnya, Arnold sempat menyimpan nomor Kate , entah kenapa, tapi Arnold rasa dia mungkin akan membutuhkannya


" Ya dengan siapa ?" terdengar suara Kate di seberang telpon


" dengan suami Allin"


Kate sempat terdiam disana, tidak menyangka Arnold Gall menelponnya


" ya, Direk...eh maksudku ada apa?"


Kate menggigit bibirnya, hampir saja dia keceplosan


" Apa Allin bersama mu?"

__ADS_1


" ya, Allin bersama ku "


" kalian ada dimana ?"


" kami ada di kafe freeday"


" terima kasih " Arnold langsung mematikan telpon dan masuk ke mobil, dia berniat untuk menyusul Allin


*******


Arnold turun dan masuk kekafe dimana ada Allin didalamnya, mata Arnold langsung menangkap sosok wanita yang dia cari, tidak sulit untuk menemukan Allin, karena kafe itu tidak terlalu besar


Arnold tersenyum dan mendekat, tapi....Arnold tiba- tiba mengeraskan rahangnya melihat Allin duduk bersama Pria yang Arnold tidak kenal


Arnold berjalan dengan cepat dan langsung menarik Allin


" Arnold apa yang kamu lakukan disini?"


" jadi ini? Kamu benar - benar mencari pria lain, apa aku saja tidak cukup " tanya Arnold dengan amarah didadanya


" Arnold apa yang kamu katakan?"


" siapa mereka ? " tanya Arnold menunjuk dua pria yang ada dimeja, Kate juga kaget tiba- tiba Arnold datang


" hanya teman"


" aku tidak percaya "


" ya sudah kalau tidak percaya "


" Allin !!"


" kenapa kamu berteriak padaku?"


" pulang "


" tidak "


" Allin"


Allin melepaskan tangan Arnold dengan kasar


" kamu pulang saja sendiri, tidak perlu mengurusku, urus saja Yura"


Arnold menggeram marah dan menggendong Allin didepannya sepeti Koala, Allin kaget dan malu dengan apa yang dilakukan Arnold, semua orang menatap kearahnya, Allin malu dan menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Arnold


Arnold membuka pintu mobil dengan masih menggendong Allin didepannya, Arnold mendudukan Allin di kursi penumpang , lalu dia dengan cepat masuk kemobil


Arnold menatap Allin yang menutup wajahnya dengan kedua tangan, Arnold mengangkat tanganya untuk menurunkan tangan Allin yang menutupi wajahnya


Allin tidak mau melihat Arnold dan memilih menatap keluar , dia malu , sangat malu


" Allin...."


Tidak ada jawaban dari Allin, Arnold kesal dan langsung mengangkat Allin dan mendudukkannya dipangkuannya


" Arnold " kata Allin kaget dengan apa yang dilakukan Arnold


" jawab dengan jujur , siapa mereka?"


" siapa ? Kate?"


" dua pria disana? Apa kamu sedang Doble Date, kamu itu sudah menikah , kamu jangan berpikir untuk berpaling dariku"


" apa yang kamu bicarakan, tidak ada hubungan diantara kita"


" katakan lagi?"


" tidak ada...."


Arnold langsung mencium Allin dan menahan kepalanya untuk memperdalam ciumannya


" mpfhmm...Arnold "


Arnold melepaskan bibir Allin dan menatap Allin dengan sangat dekat


" katakan siapa mereka ?"


" Marco dan Charles"


" kamu jangan berbohong "


" mau kamu apa sih! Aku sudah jujur!!"


Arnold kembali mencium Allin, Allin yang tidak siap dengan itu sedikit terkejut, setelah beberapa detik, Arnold menarik bibirnya


" jangan berteriak padaku "


Allin mengusap kasar bibirnya, mencoba menghapus bekas bibir Arnold dibibirnya


" jangan dihapus"


Allin semakin kuat menggosok bibirnya dengan kasar


" Allin" Allin tidak perduli dan tetap melakukannya


Cup


Arnold kembali mencium Allin, Allin kesal dan menggigit bibir Arnold, Arnold menarik bibirnya dan memegang bibir yang digigit Allin


" kenapa kamu menciumku terus?" tanya Allin kesal


" karena aku ingin"


" jawaban apa itu?"


" karena aku mencintaimu "

__ADS_1


__ADS_2