ALLIN [ You Are My Woman ]

ALLIN [ You Are My Woman ]
Extra Part (Lucas and Ella)


__ADS_3

Ella menatap kesal Lucas yang mengikutinya


" berhenti" Ella berkata dengan tegas, Lucas berhenti didepan Ella dan tersenyum lebar


" berhenti bermain-main" Ella menatap tajam pada Lucas, tapi tampaknya Lucas tidak terpengaruh, buktinya dia dengan santai menggenggam tangan Ella, Ella dengan cepat menarik tangannya


" kamu gila ya? Stres!" Ella berlari dengan cepat menjauhi Lucas, Lucas hanya tertawa pelan melihat itu


" harusnya aku yang bertanya kenapa kamu begitu cantik?" Lucas masih memperhatikan Ella yang berlari dengan kencang seperti dikejar setan


**


Ella mendengarkan musik dari erphone sambil membaca novel romance dilorong kampus


Braaakk


Ella terjatuh terduduk saat bertabrakkan dengan seseorang, Ella menatap Celine yang menatapnya garang


" hei wanita jelek, mata kamu itu buat apa? jalan saja seperti orang buta" Ella berdiri dan menatap santai Celine


" maaf ya, aku hanya tidak melihat kamu yang kasat mata seperti hantu"


" ap....apa kamu bilang?!" kata Celine kesal, dia mengangkat tanganya ingin menampar Ella, tapi sebelum tangan itu sampai dipipi, ada yang menahan tangan Celine


Ella dan Celine menatap orang tersebut, disana Lucas menatap tajam kearah Celine


" siapa kamu?" kata Celine dengan sombong


" jauhkan tangan kotormu dari pacarku" kata Lucas sambil melepaskan kasar tangan Celine, Celine yang mendengar itu kesal sambil menunjuk Ella yang terdiam kaget dengan kehadiran Lucas disana


" wanita ini kamu bilang pacar kamu? Wanita jelek ini? Kamu nyakin?" Ella kesal medengar perkataan Celine yang ketara sekali menghinanya tapi sebelum Ella sempat menjawab Lucas lebih dulu bertindak, Lucas merangkul bahu Ella dan menempelkan tubuh mereka


" kamu tidak nyakin? Apa perlu bukti?" Celine hanya menatap menantang pada Lucas, Lucas yang memang suka sesuatu yang menantang menerima tantangan Celine,Lucas menarik wajah Ella dan menatapanya sebentar, mereka saling tatap-tapan sebelum Lucas


Cup


Ella membulatkan matanya besar kaget setengah mati dengan apa yang terjadi, Lucas tersenyum disela ciuman saat Ella bergerak gelisah, Lucas melumat berberapa kali bibir Ella sebelum dia menarik bibirnya, Lucas menatap Ella dengan senyum puas disana, Ella yang melihat itu ingin sekali menonjok wajah sok tampan Lucas


" bagaiman kalian percaya kan? kalau tidak percaya juga tidak masalah, tunggu saja Undangan pernikahan kami bulan depan"


" apa yang...." Ella tidak habis pikir dengan perkataan Lucas yang berbicara seenak petutnya, Lucas langsung menarik Ella pergi dari sana meninghalkan Celine dan mahasiswa yang terdiam tidak percaya dengan apa yang mereka lihat


" aku tidak percaya Ella mempunyai pacar yang tampan sekali"


" bahkan mereka sudah akan menikah"


**


Diluar Universitas, Ella menghempaskan kasar tangan Lucas yang menggenggam erat tangannya


" kamu gila ya?"


" iya" kata Lucas sambil tersenyum manis


" beraninya kamu menciumku, itu ciuman pertamaku bodoh" Lucas tersenyum malu saat mendengar itu ciuman pertama Ella, Ella yang melihat itu menatap sinis pada Lucas


" kenapa kamu senyum-senyum pria gila?" kata Ella dengan kesal


" seorang wanita itu tidak boleh berbicara kasar "


" kenapa ? Masalah buat kamu? Kamu tidak suka?" balas Ella dengan emosi


" aku suka, apalagi kalau kamu orangnya" Ella langsung menatap horor pada Lucas


" ampuni aku Ya Tuhan, mungkin ini balasan karena aku selalu berbuat dosa" kata Ella sambil menunjuk Lucas


" ini bukan hukuman, tapi anugrah sayang"


" kamu? Jangan panggil aku sayang, aku geli dengarnya "


" kenapa? Aku belajar dari Drama Lee jung suk"


" dia itu tampan dan manis, kalau kamu tidak jadi jangan bertingkah menyebalkan" Lucas menatap kesal Ella yang membandingkan dirinya dengan artis idola wanita itu


" mulai sekarang kamu tidak boleh lagi menonton Drama "


" urusan kamu apa? Sok mau mengatur"


" Ella, aku peringatkan sama kamu jangan lagi menonton Drama, atau....."


" atau apa?"

__ADS_1


" atau aku akan benar -benar menikahimu"


" hahahahaa" Ella tertawa kencang mendengar itu


" kamu? Mau menikahimu? Kamu nyakin?"


" tentu saja"


" aku ini jelek, tidak pintar memangnya kamu mau?" kata Ella sambil menatap geli pada Lucas


" kamu itu wanita tercantik yang pernah aku temui, dan wanita yang pintar, karena kamu sudah berhasil membuatku jatuh cinta" Ella terdiam medengar perkataam Lucas, mereka saling pandang dalam diam, Lucas mendekatkan dirinya dan menggenggam tangan Ella


" I Love You" Ella tersadar dan menarik tangannya


" jangan becanda, aku bukan wanita yang bisa kamu mainkan" Ella berjalan pergi dari sana, Lucas hanya diam melihat Ella yang menjauhinya


" aku tidak menyangka, kalau mendapatkan mu akan sesulit ini"


**


Ella berdiri dibalkon kamar sambil menatap bulan dimalam hari yang bersinar terang, Ella tidak bisa tenang sejak Lucas mengatakan cinta padanya siang tadi, Ella menyentuh dadanya saat mengingat wajah Lucas yang dengan serius mengungkapkan cinta


" ini gila"


Ella sudah ingin masuk sebelum dia mendengar teriakkan seseorang dari pagar rumahnya


" Ella!! Aku mencintaimu !!!"


" Ella!! Saranghaeyo!!!!" diluar Lucas berteriak sambil memanggil nama Ella dan mengungkapkan cinta dengan tanpa malu, dia bahkan mengatakan cinta dalam bahasa korea


" Ella!! Aku mencintaimu!! Menikahlah denganku!!"


Ella yang melihat itu tersenyum dan hanya memperhatikan Lucas dari balkon kamar


" dia benar-benar gila, baru tiga hari yang lalu bertemu, sudah bilang cinta dan mau melamar" Ella mengeluarkan ponselnya dari saku, dia memvideokan Lucas yang malah berteriak tanpa lelah dengan masih mangatakan cinta


Setelah Ella selesai memvideokannya dia mengirimkan video tersebut pada Allin dengan Caption yang lucu


" lihatlah, dia melakukan itu untukku, haruskah aku turun menemuinya?"


Tak lama pesan balasan dari Allin muncul


" ini gila, itu benar Lucas? dia ternyata lebih bucin dari Arnold, turunlah dan temui dia sebelum dia memanjat pagar rumahmu "


" siapa yang teriak-teriak?"


" Fans Fanatik ku Ma" Ella tersenyum misterius dan melanjutkan langkahnya


Ella sudah sampai didepan gerbang dia tiba-tiba gugup dan bedebar, membayangkan Lucas ada dia balik pagar tersebut, Ella menarik nafasnya panjang sebelum membuka pagar tersebut, dan saat Ella membukanya mata Lucas seperti Elang yang mengintai mangsanya sangat tajam, Ella bahkan sedikit takut melihatnya


" kenapa lama sekali membuka gerbangnya ?"


" maaf " Ella mengumpat dirinya sendiri didalam hati


" sial, kenapa aku jadi jinak gini"


" aku bahkan hampir memanjat gerbang ini" kata Lucas dengan wajah marah


Ella tersenyum mendengar itu dan menyentuh tangan Lucas


" kamu marah?" Lucas menahan senyumnya saat Ella berinisiatif menyentuh tangannya


" iya"


" ya sudah, aku masuk saja kalau begitu"


" hei tidak! Jangan...." Lucas menarik tangan Ella dan menatapnya


" kamu cantik sekali "


" jangan bercanda, aku tidak dandan sama sekali"


" tapi dari mataku, kamu sangat cantik "


" gombal, kamu playboy ya?"


" tidak! Sumpah ! Aku hanya menggoda kamu saja" tolak Lucas tegas


" nyakin?"


" tentu saja"

__ADS_1


" biasanya, kalau seorang playboy itu sangat sulit untuk komitmen, kalau kamu?"


" aku?"


" iya"


" besok kita menikah ya"


" gila" kata Ella sambil tersenyum, Lucas yang melihat itu juga tersenyum sambil menggenggam erat tangan Ella


" aku gila karena kamu" Lucas mendekatkan wajahnya pada Ella, semakin dekat hingga hidung mereka sudah bersentuhan


" hei kalian!" Ella dengan cepat menjauh dari Lucas, Lucas yang juga kaget menatap orang yang menegur mereka .


" Papa" Ella mendekati Ramond


" siapa dia?"


" pacarku" kata Ella santai, Lucas yang mendengar itu tersenyum cerah, kalau tidak ada Ramond disana, sudah dipastikan, Lucas akan meloncat kegirangan


" pacar?"


" iya "


" kamu nyakin pacar anak saya?"


" iya"


" kamu jangan berdusta "


" tidak"


" Ella ini tidak cantik bagaimana mungkin kamu menyukainya" Ella menatap kesal Ramond yang mengatakannya tidak cantik, sedangkan Ramond tertawa pelan mengejek Ella


" maaf Tuan...."


" Ramond" sambung Ramond


" saya tidak suka, Tuan mengatakan calon istri saya tidak cantik " kata Lucas lantang, Ramond yang mendengar itu malah semakin tertawa besar


" kalian memang pasangan cocok, besok bawa orang tua kamu kesini" Ramond pergi dari sana meninggalkan Lucas dan Ella


Lucas yang mendengar itu berteriak semangat


" siap!!"


Ella tersenyum melihat itu dan mendekati Lucas


" kamu serius?"


" tentu saja"


" kita baru bertemu tiga hari yang lalu dirumah sakit, kamu nyakin sudah cinta denganku?"


" iya"


" kenapa ?"


" jangan tanyakan mengapa? karena hati ini telah bicara"


Ella tersenyum mendengar itu, hatinya berbunga, jantungnya juga berdebar, dia rasa dia juga


" aku jatuh cinta"


Lucas mendekatkan wajahnya pada Ella untuk kedua kalinya



Mereka berciuman, Lucas melumat bibir Ella dengan lembut, Ella yang merakan itu membalas ciuman Lucas


" Ella! Masuk kedalam, sudah malam! Kalau tidak Papa akan jodohkan kamu dengan anak teman Papa" Lucas yang pendengarannya tajam langsung menarik bibirnya dari Ella


" cepa masuk, aku tidak mau kamu dijodohkan dengan pria lain"


Cup


Lucas mencium cepat bibir Ella setelah itu langsung mendorong Ella masuk kedalam rumah, Lucas berdiri didepan Gerbang dan tersenyum pada Ella


" tunggu aku besok sayang"


Ella tersenyum dan mengangguk

__ADS_1


Author : pasangan yang cocok


Thank!!!!!!


__ADS_2