Aman

Aman
Episode 05


__ADS_3

Kekasih Se-Joon panik karena tidak bisa keluar dari kamar. Sementara Je Ha, tidak bisa lagi menahan diri melihat kondisi si nenek, memutuskan untuk menerjang kaca (dengan memanfaatkan obeng yang ia miliki) dan masuk ke dalam. Beberapa anggota pasukan bertopeng yang ada di sana segera mengeroyoknya. Tapi berhubung Je Ha jagoannya, sudah pasti ia yang menang


Polisi tiba di gedung. Salah satu anggota pasukan bertopeng yang berjaga di mobil segera memberitahu rekan-rekannya untuk rekan-rekannya untuk lekas meninggalkan tempat. Je Ha, yang tidak mempedulikan mereka kabur atau tidak, segera mendatangi nenek cleaning service dan kembali mengecek kondisinya. Salah satu bodyguard dan polisi tiba tak lama kemudian di ruangan tersebut. Si bodyguard melihat ke arah Je Ha, yang meminta untuk dipanggilkan ambulans.


Tak lama, setelah melihat nenek cleaning service sudah dibawa masuk ke dalam ambulans, Je Ha pun pergi meninggalkan gedung. Sedangkan di dalam, kepala bodyguard penasaran dengan seorang petugas pemasang banner yang mampu memecahkan kaca gedung yang tebal hanya dengan bermodal obeng.

__ADS_1


Sementara itu, di lokasi talkshow, Ji-Yeon, si pewawancara, menanyakan tentang gosip bahwa kesuksesan Se-Joon sebenarnya berasal dari mertuanya, mengingat Yoo-Jin adalah anak tertua dari CEO JB Group, konglomerat terkuat di Korea. Dengan tenang, Yoo-Jin bisa membalikkan pertanyaan tersebut menjadi simpati, dengan mengatakan bahwa sebenarnya ayahnya tidak ingin punya menantu yang bergerak di bidang politik. Ji-Yeon kembali mengejar Yoo-Jin, dengan menanyakan tentang saham JB Group yang dimiliki Yoo-Jin. Yoo-Jin terdiam mendengarnya.


Melihatnya, asisten Yoo-Jin memberi tanda pada kru syuting untuk menghentikan talkshow terlebih dulu. Break iklan pun disajikan. Setelah mematikan perekam suaranya, dan meminta Ji-Yeon untuk melakukan hal yang sama, Yoo-Jin mempertanyakan pertanyaan Ji-Yeon barusan, yang sebelumnya sudah ia katakan untuk jangan pernah menyinggungnya di dalam talkshow. Ji-Yeon berdalih bahwa semua orang berhak tahu dan akan lebih baik jika ia yang menanyakannya ketimbang orang lain. Dengan tetap tenang, Yoo-Jin mengancamnya dengan halus akan melakukan sesuatu terhadap anak laki-lakinya. Mau tidak mau Ji-Yeon meminta maaf dan berjanji tidak akan melakukannya lagi.


Topeng Yoo-Jin yang berpura-pura lugu dan rendah hati berlanjut hingga ke ruang makeup, saat ia memberikan seplastik kue kering bikinannya kepada petugas makeup, yang lantas memfotonya dan menyebarkannya ke sosmed. Tak lama asisten Yoo-Jin masuk dan mengabarkan mengenai penyerangan terhadap kantor suaminya. Saat ditanya siapa pelakunya, asistennya mengatakan bahwa ia yakin pelakunya adalah kandidat presiden lainnya, Park Gwan-Soo. Yoo-Jin tidak terlalu heran mendengarnya. Ia lantas meminta asistennya untuk mengatur TKP agar seolah orang yang tidak dikenal yang melakukannya. Ia juga meminta asisten tersebut untuk membiarkan wanita selingkuhan suaminya untuk saat ini, karena mungkin suatu saat ia akan membutuhkannya.

__ADS_1


Next Episode 06...


**TERIMA KASIH TELAH MAMPIR LAGI UNTUK MEMBACA NOVEL SAYA. JANGAN LUPA UNTUK LIKEEπŸ‘πŸ‘πŸ‘


DAN KOMENTAR DI BAWAH πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

__ADS_1


DAN JANGAN LUPA KASIH AKU


πŸ‘‰β­β­β­β­β­πŸ‘ˆ**


__ADS_2