Aman

Aman
Episode 07


__ADS_3

Je Ha tiba di sebuah halte bus. Melihat ada polisi sedang melakukan pemeriksaan, ia mengambil seragam tentara milik seorang tentara yang sedang berganti baju di toilet dan menggunakannya agar bisa lewat tanpa dicurigai. Sementara itu, Yoo-Jin dengan dingin menyindir Park, direktur JSS (Ko In-Beom), yang ia anggap tidak mampu melakukan tugasnya (menangkap Je Ha). Kepala bodyguard Jo lantas mengungkapkan pendapatnya bahwa mereka tidak akan mampu menangkap Je Ha. Ia membeberkan pada Yoo-Jin siapa Je Ha sebenarnya, termasuk bahwa ia adalah anggota terbaik dari Blackstone, organisasi tentara bayaran ternama


Yoo-Jin lalu curiga jangan-jangan ada seseorang yang menyewa jasa Je Ha. Kepala bodyguard membantah karena saat ini ia sedang dalam pelarian karena sebuah insiden di Blackstone. Bahkan pihak interpol pun mencarinya karena adanya rumor ia sempat bergabung dengan ISIS. Yoo-Jin akhirnya menyimpulkan bahwa JSS tidak mampu untuk menangani Je Ha. Direktur Park sempat mencoba meyakinkannya kembali bahwa mereka bisa menanganinya, tapi saat ditanya balik keberadaan Je Ha saat ini ia hanya bisa terdiam. Yoo-Jin pun menyerahkan urusan Je Ha pada sekretarisnya, Kim Dong-Mi, sementara pihak JSS diminta untuk fokus saja menjaga Se-Joon.


Sepeninggal direktur Park dan kepala bodyguard, Yoo-Jin menatap kepergian suaminya dari balik jendela dengan tatapan tidak percaya. Ia menganggapnya sebagai orang yang kurang ajar karena hingga sekarang sama sekali tidak mengucapkan maaf kepadanya atas kejadian semalam. Dong-Mi menanyakan apakah Yoo-Jin kecewa dengan adanya kejadian tersebut. Yoo-Jin tidak menjawabnya, sebaliknya, ia mengingatkan Dong-Mi agar berhati-hati terhadap si pemasang banner alias Je Ha. Dong-Mi mengiyakan, lalu melanjutkan dengan memberi info tentang An Na, yang fotonya kini beredar di dunia maya. Masalahnya, yang menyebarkan foto tersebut adalah si desainer fashion, Jean-Paul Lafelt, sehingga media dan juga netizen kini berlomba untuk mendapatkan identitas An Na. Yoo-Jin menjadi puyeng mengetahui hal tersebut.


Dong-Mi memberikan usulan untuk melenyapkan An Na melalui β€˜kecelakaan’. Yoo-Jin emosi mendengarnya karena untuk saat ini hanya An Na yang menjadi kartunya untuk mengontrol Se-Joon. Setelah berpikir sejenak, Yoo-Jin memberi perintah pada Dong-Mi untuk memulangkan An Na ke Korea, karena menurutnya akan lebih mudah menyembunyikannya dari publik apabila ia berada di Korea ketimbang di Spanyol. Sempat ragu takut keberadaan An Na di Korea akan berpengaruh terhadap kesehatan mental Yoo-Jin, Dong-Mi akhirnya menuruti perintah bosnya itu.

__ADS_1


Dalam perjalanan, Se-Joon minta bicara empat mata dengan kepala bodyguard Jo. Meski tahu kepala bodyguard Jo adalah anak buah Yoo-Jin, Se-Joon memintanya untuk menjaga An-Na karena ia percaya kepadanya. Lagipula, Se-Joon juga berniat untuk menunjuk Jo menjadi kepala keamanan di Blue House apabila nanti ia terpilih menjadi presiden. Terakhir, Se-Joon berpesan pada Jo untuk menyampaikan kata-katanya pada Yoo-Jin.


dalam perjalanan, Se-Joon minta bicara empat mata dengan kepala bodyguard Jo. Meski tahu kepala bodyguard Jo adalah anak buah Yoo-Jin, Se-Joon memintanya untuk menjaga An Na karena ia percaya kepadanya. Lagipula, Se-Joon juga berniat untuk menunjuk Jo menjadi kepala keamanan di Blue House apabila nanti ia terpilih menjadi presiden. Terakhir, Se-Joon berpesan pada Jo untuk menyampaikan kata-katanya pada Yoo-Jin.


β€œJika sandera mati, maka begitu juga orang yang menyanderanya. Jika ada sesuatu yang terjadi pada An Na, segala yang sudah dilakukan Choi Yoo-Jin juga akan hancur di hadapannya.”


Direktur Park mendatangi rekannya di kepolisian untuk membantunya mencari Je-Ha. Ia sempat menolak dan meminta direktur Park untuk melalui jalur resmi. Tapi direktur Park memberitahunya bahwa sebentar lagi Se-Joon, yang saat ini merupakan calon independen, akan bergabung dengan sebuah parpol dan dengan popularitasnya saat ini, kemungkinan besar ia akan terpilih menjadi presiden. Mendengarnya, rekannya langsung bersemangat untuk membantunya dan memberi akses ke sistem polisi pada JSS. Je-Ha sendiri saat itu sedang bersama dengan sepasang suami istri yang baru saja ia bantu mereparasi mobilnya. Ia berharap diizinkan untuk tinggal sementara waktu di tempat mereka, namun si suami dengan kasar hanya memperbolehkannya tinggal semalam saja.

__ADS_1


Next Episode 08...


**TERIMA KASIH TELAH MAMPIR LAGI UNTUK MEMBACA NOVEL SAYA. JANGAN LUPA UNTUK LIKEEπŸ‘πŸ‘πŸ‘


DAN KOMENTAR DI BAWAH πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡


DAN JANGAN LUPA KASIH AKU

__ADS_1


πŸ‘‰β­β­β­β­β­πŸ‘ˆ**


__ADS_2