
Di episode sebelumnya, saat Jang Se-Joon meminta Jo, ketua tim bodyguard JSS, untuk meminggirkan mobilnya, ternyata itu terjadi setelah ia mendapat kabar mengenai penyanderaan Yoo-Jin. Dan usai berbicara empat mata dengan ketua Jo, ia mempertanyakan kenapa Jo membawanya menuju kediaman Yoo-Jin karena akan berbahaya bagi dirinya.
“Aku mencoba untuk memenuhi janjiku kepadamu sekarang, anggota parlemen. Sekarang An-Na ada di rumah,” ujar ketua Jo.
Mendengarnya, Se-Joon segera meminta sopir untuk memacu mobilnya.
Dua orang polisi yang bikin gemes bodyguard yang berjaga di luar rumah Yoo-Jin ternyata masih ada. Mereka langsung menyambut Yoo-Jin yang keluar bersama Je-Ha. Kim Dong-Mi diam-diam memberi tanda pada bodyguard untuk menyingkirkan polisi tersebut, tapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Giliran Je-Ha yang memberi tanda pada Yoo-Jin untuk menyapa polisi-polisi tersebut seolah tidak terjadi apa-apa. Untunglah pada akhirnya Je-Ha dan Yoo-Jin bisa lanjut berangkat dengan mobil yang sudah disediakan, meninggalkan kedua polisi yang bingung melihat Yoo-Jin yang menyetir sendiri mobilnya, serta Dong-Mi yang bergegas menyusul mereka dengan mobil lain bersama beberapa orang bodyguard.
__ADS_1
Dalam perjalanan, Yoo-Jin mencoba untuk membeli akun email tempat Je-Ha menyimpan video rekamannya. Bahkan ia berani membayar dua kali lipat dari harga berapapun yang disebutkan Je-Ha.
“Seberapa pantas harga jualmu?” tanya Je-Ha balik. Ia melanjutkan, “jika aku mengatakan kepada suamimu bahwa aku akan menjualmu atau akses ke akun itu Aku ingin tahu, manakah yang akan suamimu pilih. Apakah ia akan menyerah dengan kekuatan politik dan memilihmu? Atau akankah dia menjualmu untuk kekuatan politik? Apa, kau juga tidak yakin ia akan memilihmu? Lalu apakah itu artinya kau bernilai kurang dari akses email itu?”
Yoo-Jin terdiam. Ia tidak bisa menjawab karena tahu suaminya seperti apa. Tiba-tiba dua orang pria dengan menggunakan sepeda motor melaju kencang di samping mobil mereka. Je-Ha mengira itu adalah anak buah Yoo-Jin, sementara Yoo-Jin sendiri tampak bingung melihat mereka.
Se-Joon tiba di rumahnya. An-Na yang sempat keluar kamar bergegas masuk kembali begitu melihat ayahnya. Ketua Jo segera menyusul yang lain begitu mengetahui kondisi terkini. Seorang pelayan menanyakan apakah Se-Joon ingin menemui An-Na. Ia sempat berpikir sejenak sebelum menjawab tidak, beralasan saat ini ia sudah capek. An-Na yang menguping dari balik pintu menangis mendengarnya.
__ADS_1
Melihat mobil yang makin melaju, Dong-Mi segera memerintahkan sopir untuk makin mempercepat mobil mereka. Ketua Jo yang mendapat laporan situasi tersebut menjadi curiga ada sesuatu yang terjadi, apalagi setelah tahu kini Je-Ha yang mengemudikan mobil tersebut. Je-Ha sendiri telah menyadari bahwa mobil mereka dihack sehingga ia berusaha untuk semakin mempercepat laju mobil agar bisa menjauh dari mereka.
Next Episode 11...
TERIMA KASIH TELAH MAMPIR LAGI UNTUK MEMBACA NOVEL SAYA. JANGAN LUPA UNTUK LIKEE👍👍👍
DAN KOMENTAR DI BAWAH 👇👇👇
__ADS_1
DAN JANGAN LUPA KASIH AKU
👉⭐⭐⭐⭐⭐👈