Aman

Aman
Episode 14


__ADS_3

Mengetahui perbannya sudah dilepas, Joo memerintahkan Je-Ha untuk pergi ke tempat VIP. Begitu pula dengan ketua tim Seo yang sedari tadi memperhatikan Je-Ha. Seo tidak setuju dengan Joo karena anggota tim VIP yang lain masih kesal pada Je-Ha karena telah dikalahkan olehnya, namun tidak kuasa menolaknya. Sepeninggal Je-Ha, Joo meminta Seo untuk memperhatikan saja apa yang akan terjadi pada mereka, karena urusan yang dikhawatirkan Seo itu nanti akan selesai dengan sendirinya.


Yang dikhawatirkan Seo memang benar terjadi. Saat sedang mandi, bodyguard VIP yang lain mengeroyok Je-Ha. Tapi tetap saja, dengan mudah Je-Ha bisa mengalahkan mereka semua. Keluar dari kamar mandi, ia sempat berpapasan dengan Young-Choon yang hendak masuk ke sana. Je-Ha mengingatkan bahwa lantai kamar mandi licin (bekas aksi pertarungannya barusan yang sengaja menuangkan sabun ke lantai agar tidak mudah dikeroyok), namun Young-Choon yang terlanjur bete dengannya tidak mempedulikan. Tanpa diduga, begitu masuk ke dalam, ia benar-benar jatuh terpeleset πŸ˜€


Kejadian itu ternyata diawasi oleh Joo dan Seo. Joo tertawa senang melihatnya, sementara Seo hanya bisa terdiam, pasrah bahwa apa yang dikatakan Joo sebelumnya benar adanya. Beberapa saat kemudian, Seo memperkenalkan Je-Ha secara resmi kepada seluruh anggota tim bodyguard. Seo mengatakan bahwa keberadaan Je-Ha di sana adalah untuk membantu mencari celah sistem keamanan yang mereka miliki saat ini. Dan dengan adanya kejadian-kejadian sebelumnya, mau tidak mau jadwal tugas semua orang telah disesuaikan.

__ADS_1


Dengan rasa penasaran dan khawaitr, satu demi satu anggota tim bodyguard mengecek jadwal tugas yang baru. Pun begitu dengan Je-Ha, yang sebelum menuju ke papan pengumuman sempat diberitahu oleh Seo bahwa ia akan ditugaskan dimana tidak ada kebutuhan untuk kerja sama dengan tim manapun. Je-Ha mulai heran saat semakin mendekati papan pengumuman, bodyguard-bodyguard lain tersenyum kepadanya, bahkan ada juga yang menepuk-nepuk pundaknya seolah prihatin kepadanya. Saat ia melihatnya, ternyata ia ditugaskan untuk menjadi bodyguard shift malam di bagian C (tempat An-Na disekap), sesuatu yang tampaknya tidak diinginkan oleh bodyguard lainnya.


Bu dokter memberitahu Mi-Ran bahwa Je-Ha ditugaskan di bagian C. Demikian pula dengan Mi-Ran. Mi-Ran yang naksir dengan Je-Ha girang mendengarnya. Begitu mengetahui Je-Ha sudah dalam perjalanan menuju ke sana, Mi-Ran segera bersiap-siap. Je-Ha sendiri, dalam perjalanan bersama Joo, akhirnya mengetahui tentang An-Na dan mengapa ia perlu dijaga agar keberadaannyatidak diketahui oleh publik.


Setibanya di sana, Mi-Ran sudah berdandan dengan maksimal. Tidak hanya mengenakan lipstik tebal, ia juga menggunakan parfum, hingga membuat ketua Joo sedikit heran. Apalagi saat ditanya tentang Je-Ha, Mi-Ran berpura-pura belum mendengar namanya meski ia sedari tadi sudah mencuri-curi pandang ke arahnya. Joo lantas meminta mereka duduk bersama di meja makan sembari ngeteh. Mi-Ran dengan pedenya berniat untuk menerangkan tugas bodyguard bagian C, tapi Joo memotongnya dan menyuruhnya untuk ikut duduk. Joo kemudian meminta ibu pembantu untuk menjelaskan kondisi dan juga kebiasaan An-Na selama ada di rumah. Karena ia trauma dengan orang asing, maka An-Na keluar dari kamar saat tidak ada orang. Misalnya pada malam hari.

__ADS_1


Next Episode 15...


TERIMA KASIH TELAH MAMPIR LAGI UNTUK MEMBACA NOVEL SAYA. JANGAN LUPA UNTUK LIKEEπŸ‘πŸ‘πŸ‘


DAN KOMENTAR DI BAWAH πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

__ADS_1


DAN JANGAN LUPA KASIH AKU


πŸ‘‰β­β­β­β­β­πŸ‘ˆ


__ADS_2