Anak Singkong

Anak Singkong
Bab 13 ~ Menolak dengan halus ~


__ADS_3

Theo gemetaran saat Naomi keluar dari dalam mobilnya dan membuka pintu mobil untuknya.Walaupun dia seorang pria yang sudah dewasa dia sama sekali belum pernah dekat dengan seorang wanita,dia selalu ingat nasihat ibunya yang selalu menekankan untuk tidak merusak anak orang sebelum pernikahan.


" Nona,aku akan menemanimu,tapi tolong jangan bawa aku ke tempat ini,aku takut tidak bisa mengontrol diriku." Tolak Theo,Naomi tersenyum mendengar ucapan Theo,walaupun hatinya sangat kacau hari ini mendengar ucapan Theo perasaanya begitu hangat.


"Tidak papa,aku akan menjaga diriku,aku hannya butuh teman curhat,hatiku sedang terluka saat ini." Ucap Naomi.


Setelah mereka berdua sepakat untuk tidak melakukan hal yang jauh akhirnya Theo menerima ajakan Theo, dia tidak tega melihat wajah Naomi yang selalu sedih,dan frustasi.


Setelah mereka sampai di dalam kamar,Theo duduk di sopa yang ada di ruangan itu,ini pertama kalinya dia memasuki ruangan yang begitu mewah,tiba-tiba saja dia teringat dengan ibunya di desa.


"Kalau aku sudah banyak uang aku akan mengajak ibuku menginap di hotel mewah ini bersama kedua adikku." Batin Theo dia menatap kebawah,pemandangan yang sangat indah di mana lampu-lampu yang begitu indah menghiasi jalanan.


"Apa yang kamu pikirkan?" Tanya Naomi dia mendekati Theo yang sedang menatap ke luar sana.


"Tidak...Aku hanya teringat dengan ibuku,jika aku sudah cukup banyak uang aku ingin membawa mereka menginap di kamar ini,berapa biayanya satu malam?" Tanya Theo.Naomi tersenyum melihat polosnya sikap pria itu.


" Dua juta lima ratus satu malam."


"Apa....Dua juta lima ratus satu malam!!" Theo mengulangi ucapan Naomi,dia tidak percaya jika ruangan itu sangat mahal.Naomi hannya diam,dia merasa tidak enak saat memberi tahu Theo,tapi itulah kenyatannya dia takut suatu saat ibunya datang dan membawanya ke hotel itu dia kaget dengan bayarannya.


Setelah puas menatap pemandangan dibawah sana,Theo kembali ke atas sopa dia bingung ingin melakukan apa bersama seorang wanita di dalam kamar yang sama.


"Apa yang membuatmu begitu frustasi?" Tanya Theo memulai obrolan dengan Naomi yang sedang menatap ponselnya tampa berkedip.


Naomi menutup ponselnya dan mengalihkan tatapannya ke arah Theo,dia tidak tau sejak kapan pria itu sudah duduk di atas sopa dengan sebotol minuman bersoda.

__ADS_1


Naomi menghela napas berat,rasanya berat sekali untuk mengingat kembali kejadian tadi siang,rasanya dia begitu malu mengingat semua itu.


"Nona....!!" Naomi kaget saat Theo kembali memanggilnya dengan sebutan nona.


"Panggil aku Naomi,aku tidak suka kamu memanggilku demikian." Ucap Naomi dia menghentikan ucapannya lalu menghela napas kemabli.


"Papaku menjodohkan aku dengan pria yang benar-benar tidak aku sukai,bahkan hari ini pria itu berusaha ingin menodai ku,aku tahu Robert sangat ingin bersama ku itu karena papa mengiming-imingi sesuatu kepadanya." Ucap Naomi wajahnya begitu frustasi bahkan Theo sudah mendengar entah berapa kali Naomi menghela napasnya.


"Jika kamu mengatakan semua orang tua menginginkan yang terbaik untuk anaknya,aku tidak percaya akan hal itu,mungkin papaku orang yang pertama menginginkan anaknya hancur makanya dia menjodohkan aku dengan pria bajingan seperti Robert." Ucap Naomi.


Theo tidak berani komentar apa pun kepada Naomi nyatanya pria yang di jodohkan papanya berani melakukan hal kurang ajar terhadap Naomi.


" Apa yang membuatmu tidak menerima pria itu." Tanya Theo.


Mereka cerita banyak hal hingga malam semakin larut,tidak ada yang terjadi di antara mereka dan Theo tetap bisa menjaga dirinya agar tidak melakukan hal bodoh.


Sementara itu di sebuah kontarakan Selvi sangat emosi saat dia menunggu Theo yang tidak pulang pada malam itu.


" Kemana dia hingga kalian tidak bisa menemukannya,apa kalian sudah kembali ke tempat kerjanya dan mencarinya kesana?" Tanya Selvi.Dia begitu gelisah saat dia tau kalau Theo tidak pulang bahkan sudah larut malam.


Ketiga pengawal Selvi hannya bisa diam,nyatanya mereka juga sangat kesal saat tau kalau Theo tidak pulang malam itu hingga mereka tidak bisa istrahat dengan tenang malam ini.


Malam semakin larut Selvi akhirnya masuk kedalam kontrakannya dan menyuruh ketiga pengawalnya menunggu Theo.


"Pokoknya kalian harus membangunkan aku jika Theo sudah kembali,aku takut terjadi sesuatu dengannya,kalian harus berjaga disini malam ini." Ucap Selvi,ketiga pengawal itu tampak kesal karena harus lembut malam ini.

__ADS_1


"Itu gara-gara pria sialan itu,bisa-bisanya dia tidak pulang malam ini,padahal dia tau nona selvi menunggunya." Ucap salah satu dari mereka.


"Namanya juga pria bodoh,kalau aku jadi dia aku sudah menikahi nona selvi,toh dia anak tunggal sudah pasti seluruh harta papanya jatuh ke tangannya." Jawab rekannya yang lain,mungkin karena mereka bertiga berisik Selvi melempar pintu hingga mereka tidak berani membuka mulut lagi.


Malam berganti menjadi pagi,Selvi bergegas mandi dan merapikan ruangannya,hari ini dia berniat menemui Theo di tempat kerjanya dia ingin tahu kemana pria itu pergi semalaman.


Setelah sampai di depan cafe,Selvi langsung turun dari dalam mobil dan memakai kaca mata hitamnya dia duduk di sebuah kursi dan menatap Theo penuh cinta.


"Sayang....Kamu kemana semalaman,kenapa kamu tidak kemabli ke kontrakan mu?" Tanya Selvi tiba-tiba saat dia duduk di sebuah kursi tidak jauh dari Theo.


Semua pegawai menatap theo,mereka sangat mengagumi kehebatan Theo yang selalu di jemput wanita-wanita hebat.


Theo mengabaikan pertanyaan yang dilontarkan oleh Selvi,dia begitu ilfil saat melihat kehadiran Selvi dan ketiga pengawalnya di tempat kerjanya.


"Sayang....Tolong jangan diam seperti ini."


Karena para pegawai sudah mulai berbisik-bisik akhirnya Theo,menarik pergelangan tangan selvi dan membawanya ke belakang.


"Kamu itu kenapa sampai datang ke tempat kerjaku,tolonglah jangan ganggu aku,aku tau aku punya hutang denganmu,aku risih jika kamu bersikap seperti itu." Ucap Theo.


"Oke aku akan pulang sekarang,aku menunggumu nanti malam di rumah,jangan kecewakan aku lagi." Ucap Selvi laku dia keluar dari dalam dan masuk kedalam mobilnya.


"Kamu pria hebat,kamu bisa mendapat dua wanita sekaligus dan hebatnya mereka bukan orang sembarangan,wajah tampan mu sangat berguna juga ya." Ucap Seorang pria yang tidak suka dengan Theo dari awal dia menjadi kariawan di sana.


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’—πŸ’—

__ADS_1


__ADS_2