Anak Singkong

Anak Singkong
Bab 17 ~ Wanita yang hebat ~


__ADS_3

Setelah puas memaki Alex,Carles mengusirnya dengan kasar,Carles sangat kecewa kepada Alex yang tidak bisa menjaga putri semata wayangnya itu,padahal sebagai orang tua dia hannya menginginkan yang terbaik untuk putrinya Naomi.Dan pria terbaik itu adalah Robert,pria yang sopan berpendidikan serta bebet bibit bobot keluarganya semuanya jelas.


"Robert..!!"


"Iya om..."


"Mulai besok aku akan memegang kendali atas perubahan,aku curiga kalau Naomi memiliki kekasih di luar sana,jadi untuk sementara kamu tinggal di rumah ini dan menjaga Naomi,buat dia jatuh cinta kepadamu dengan begitu kalian bisa menikah secepatnya,dia itu wanita yang keras kepala sama seperti mendiang ibunya." Ucap Carles,dia sangat kecewa dengan Naomi karena menolak hal yang paling penting dalam hidupnya ya itu menikah dengan pria pilihannya.


"Baik om."


"Aku akan ke kamarku,aku sangat lelah,kamu tunggu dia sampai pulang,setelah itu kamu kurung dia di kamarnya." Ucap Carles.Lalu dia berjalan meninggalkan ruangan itu diikuti oleh Robert di belakang.


Robert bersorak riang saat mendengar perintah dari calon mertuanya,selama dia tinggal di rumah mewah ini ada wanita yang memuaskan dahaganya,dan dia bisa memantau kehidupan Naomi.


Carles meninggalkannya di ruangan itu,malam sudah semakin larut,Mila sudah beberapa kali memberinya kode, dia belum membawa Mila ke kamarnya,itu karena dia harus bertemu dengan Naomi terlebih dahulu.


Malam sudah semakin larut,Robert sudah gelisah takut membayangkan sesuatu di lakukan oleh Naomi di luar sana bersama seorang pria.Robert berulang kali melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya,dia semakin menghela napas panjang sementara Naomi sudah memblokir panggilannya.


Robert melonggarkan dasi yang melingkar di lehernya sudah hampir pukul sebelas malam dia belum menganti pakaiannya dan saat itu dia menghela napas lega karena akhirnya Naomi kembali ke rumahnya.


"Dari mana kamu,pulang sampai malam larut seperti ini?" Tanya Robert dia berdiri di ruang tamu,Naomi tidak memperhatikan dia sebelumya sudah menunggunya.Naomi mendesis,dia tersenyum kecil senyuman itu seperti hinaan bagi Robert.

__ADS_1


"Sejak kapan aku harus melaporkan semua kegiatan ku kepada mu? dan ngapain kamu di rumah ini,ingat belum tentu kamu menjadi menantu di rumah ini,tolong tau malu sedikit." Naomi menyindir Robert dengan kata-kata pedas,Robert menghampirinya yang sedikit jauh dari hadapannya.


"Ini atas perintah om carles jadi tolong jaga ucapan mu,dan malam ini om sudah menyuruhku untuk mengurung mu di kamar tamu." Ucap Robert lalu menarik pergelangan tangan dan membawanya ke kamar tamu.


Naomi berusaha keras untuk menyingkirkan tangan Robert,tapi Robert terlalu keras menariknya,hingga Naomi akhirnya masuk kedalam kamar dan Robert menguncinya dari luar.


"Sial lama sekali dia pulang,sekarang aku harus mengawasi apa pun yang kamu lakukan di luar sana." Ucap Robert lalu dia berjalan ke dapur mencari Mila,dia ingin melanjutkan pertarungan mereka tadi siang yang membuatnya ketagihan.


"Sial....Sepertinya dia sudah tidur,padahal aku ingin menikmati tubuhnya malam ini." Ucap Robert.Dengan langkah gontai Robert meninggalkan dapur,dia beberapa kali memaki karena malam ini dia gagal bermain bola di kamarnya bersama wanita yang menyerahkan tubuhnya dengan gratis.


Robert membuka pintu kamarnya,terlihat dia tidak semangat, beberapa kali dia menoleh ke belakang berharap Mila keluar dari kamarnya.


Deru napas Robert semakin tidak karuan saat melihat Mila memakai ligerya merah menyala di tambah bibirnya yang sangat seksi dengan warna merah berpadu dengan ligerya yang di pakainya.


"Sayang,kamu sangat menggoda malam ini,lihat milikku, dia ingin segera minta di keluarkan dari tempatnya." Ucap Robert dia berdiri di pinggiran ranjang menatap seluruh tubun Mila yang sangat menggoda.


"Ayo sayang,lakukan aku sudah tidak tahan,permainan tadi siang tidak membuatku puas." Ucap Mila dengan tatapan menggoda dan bibit dibuat semenarik mungkin.


Mila berniat merebut Robert,tidak peduli dia yang pertama atau yang kedua,intinya dia ingin memiliki Robert.


Malam itu mereka menghabiskan waktu sampai dini hari untuk melakukan pertempuran hebat,Mila yang begitu kuat mampu mengimbangi tenaga Robert bahkan sepertinya Robert kalah dengannya.

__ADS_1


"Sayang,kita akhiri permainan ini,kamu kembali ke kamarmu,kamu benar-benar hebat,kamu wanita pertama yang mampu mengimbangi permainanku." Ucap Robert saat dia mengeluarkan tetesan kenikmatan di mulut Mila dan dengan rakusnya Mila menelannya tanpa rasa jijik sedikit pun.


Mila keluar dari kamar,setelah dia mengenakan pakaiannya dia tersenyum jahat saat membayangkan Robert telah jatuh ke pelukannya dia tinggal mencuci otak Robert agar mau melakukan apa pun keinginannya dan memenuhi segala kebutuhannya.


Keesokan paginya,Naomi bangun begitu cepat,dia sangat yakin kalau papa nya hannya menakutinya tadi malam makanya dia menyuruh Robert untuk mengurungnya di kamar seperti ancaman hari yang sudah-sudah.


Naomi memanggil dari dalam kamar,dia mengira semua orang terlambat hingga tidak ada yang membuka kamarnya tapi sayang dia menunggu sampai pukul sepuluh belum juga ada yang membuka pintu.


"Dasar sialan si Robert,aku tau dia sudah mencuci otak papa bisa-bisanya dia tidak membuka pintu sampai jam segini,kemana lagi para pembantu kenapa tidak ada yang membuka pintu untukku." Omel Naomi dia sedikit lega saat mendengar suara pintu di buka.


Robert masuk kedalam kamar sambil membawa makanan untuknya, lalu menutup pintu kembali dia takut Naomi keluar dari dalam kamar.


Melihat Robert masuk kedalam kamar dan mengunci pintu dari dalam kamar,Mila yang sedang menyapu lantai seketika cemburu buta,tapi dia tidak bisa berkata-kata karena dia bukan siapa-siapa di rumah itu.


"Buka pintunya,hari ini aku ada pertemuan dengan klien,kamu jangan keterlaluan ya,kamu sadar tidak kamu siapa di rumah ini,apa pun yang terjadi dari pada menikah denganmu lebih baik aku memilih mati agar papa puas dan kamu bisa mendapat semua hartanya,mungkin dia lebih menyayangimu sebagian orang lain dari pada aku anaknya." Ancam Naomi.Lagi-lagi Robert sakit hati mendengar ucapan Naomi sebegitu bencinya wanita itu kepadanya bahkan dia lebih memilih mati daripada menikah dengannya.


Robert mengabaikan ucapan Naomi,kali ini dia memilih untuk tidak meladeni Naomi karena hal itu membuat Naomi semakin membencinya.


"Kamu tidak perlu memikirkan kantor,om sudah kembali menduduki jabatan mu,dan Alex om sudah memecatnya karena dinilai tidak bisa menjagamu dengan baik." Ucap Robert.Naomi yang berdiri langsung memegangi jantungnya lalu duduk di pinggiran ranjang.


💗💗💗 bersambung 💗💗💗

__ADS_1


__ADS_2