
Maya dan putra sangat senang saat Naomi menggugat cerai pria tidak tau malu itu,entah kenapa dari awal Maya tidak pernah menyukai sikap gaya Robert yang sangat angkuh.
"Kamu menggugat cerai aku,setelah papa meninggal,aku tidak akan memberikan ijin kepadamu untuk menikah lagi dengan pria bajingan itu."Ucap Robert dengan wajah penuh amarah.
Putra sangat puas melihat reaksi Robert dan wajah paniknya rasanya dia ingin mengambil momen itu melalui video dan menunjukkan ke semua orang kalau Robert tidak pernah tulus mencintai Naomi selama ini.
"Aku tidak butuh ijin mu,aku akan melakukan apa pun agar kamu mau bercerai dariku." Jawab Naomi.Rasanya dia tidak sabar ingin bertemu Theo,dia berharap Theo belum memiliki wanita lain di hatinya.
Robert meninggakan mereka bertiga di ruangan itu, lalu masuk kedalam kamarnya.Tidak ingin berlama-lama lagi Naomi memanggil security lalu menyuruhnya untuk mengusir Robert dari rumahnya dia tidak ingin pria benalu itu masih tinggal di satu atap dengannya.
"Nyonya kalian memanggil kami?"
"Iya silangkan seret pria yang bernama Robert itu dari kamarnya lalu usir dari rumah ini sekarang juga aku tidak mau dia tinggal disini lagi." Perintah Naomi.
Kedua security itu langsung pergi meninggalkan ruangan itu lalu membuka pintu kamar dimana Robert sedang istrahat.Matanya yang hampir terlelap seketika terbuka dan terperanjat saat mendengar pintu di buka dengan kasar.
"Dasar bajingan,beraninya kalian membuka pintu kamar dengan kasar,apa kalian tidak sadar kalau kalian cuma anjing penjaga rumah?" Robert membentak kedua security dengan kasar.Dia hampir memukul seorang security tapi dengan sigap yang satunya menangkap tangan Robert.
"Sadarlah tuan Robert...Anda sekarang bukan siapa-siapa lagi di rumah ini bahkan nyonya Naomi menyuruh kami untuk mengusir mu dari rumah ini." Ucap seorang security.
Habis sudah riwayat seorang Robert di istana tempanya selama beberapa bulan ini,sampai saat ini sedikit pun Naomi tidak menaruh perasaan kepdanya bahkan dia tidak merasa iba sedikit pun terhadap Robert.
Kedua security itu menarik paksa Robert dari dalam kamarnya,Robert berusaha melawan bahkan memaki kedua security itu tapi keduanya tidak mau tau dengan kata-kata Robert karena yang menjadi penguasa sekarang di rumah itu adalah Naomi.
__ADS_1
"Naomi aku akan membalas semua perbuatan mu ini,kamu memang wanita durhaka,kamu sudah menikah denganku tapi kamu berani memperlakukan aku secara tidak hormat dan sopan." Ucap Robert.Wajahnya penuh kemarahan dan dendam kepada istrinya itu.
"Bawa dan lempar dia keluar sana.Kembali kepada orang tuamu bagiku kamu hannya seorang p
sampah yang tidak pantas di hargai." Jawab Naomi lalu meninggalkan tempat itu dan masuk ke dalam kamarnya.
Kedua security itu menyeret Robert keluar dari dalam rumah lalu melemparnya keluar pagar dan menutup pintu dengan kasar,setelah itu mereka kembali ke tempat duduk mereka.
"Dasar sampah...Aku akan membunuh kalian semua,kurang ajar bisa-bisanya mereka mempermalukan aku di rumah ini bahkan semua pelayan menatap ku dengan hina,aku tidak bisa menerima ini." Ucap Robert lalu mengambil ponselnya dan menghungi orang tuanya untuk menjemputnya kesana.
Sementara itu Naomi sangat puas melihat Robert yang begitu emosi,rasanya dia ingin merayakan kemenangannya saat pria yang selama ini di bencinya keluar dari dalam rumahnya.
""Aku sangat bahagia hari ini,aku akan segera mengurus perceraian kami dan aku akan segera menikah dengan Theo karena biar bagaimana pun bayi ini adalah darah dagingnya aku berharap Theo belum memiliki wanita lain saat ini." Ucapnya dalam hati.
*****
"Setelah dia sampai di gedung mewah tempat penjualan mobil,Naomi memakai masker dia ingin pura-pura menjadi pembeli untuk menemui Theo kekasih yang begitu dicintainya.
"Selamat sore nyonya ada yang bisa saya bantu,mobil seperti apa yang anda inginkan?" Tanya Theo menghampiri mereka.Theo memang sangat ramah tidak heran dia begitu banyak mendapat bonus karena keramahannya kepada semua konsumen.
Rasa rindu yang dipendam Naomi selama ini terobati hannya dengan melihat wajah dan senyuman Theo ingin sekali dia memeluk pria itu tapi dia harus menjaga kehormatannya di depan semua orang apalagi kepadanya saat ini sedang hamil.
Dia belum mau membuka maskernya dan Theo juga tidak mengenalinya tapi sepertinya dia sangat risih saat melihat Naomi terus memandanginya tidak peduli saat Theo bertanya banyak hal kepadanya.
__ADS_1
"Maaf nyonya apa anda sudah mendapat mobil sesuai selera mu?" Tanya Theo kembali.Tidak ingin lama bersembunyi akhirnya Naomi membuka maskernya.
" Bagaimana kalau kamu saja yang memilih untukku?" Theo sangat kaget mendengar suara Naomi tentu saja suara Naomi masih tersimpan dia hatinya sampai saat ini.
"Kamu...."
"Iya ini aku,kenapa kamu heran atau kamu tidak suka aku datang menemui mu?" Tanya Naomi sambil menatap Wajah Theo.
"Ti_tidak juga,siapa pun itu aku harus melayani pelanggan dengan hormat apa pun yang anda inginkan aku akan melakukannya." Jawab Theo.Sebenarnya dia ingin sekali memeluk Naomi walaupun sudah lama mereka berpisah sampai hari ini dia belum juga melupakan Naomi dia wanita pertama yang hadir di dalam hidupnya dan mengajarkan arti cinta yang sesungguhnya sayangnya jurang pemisah di antara mereka sangat tinggi hingga Theo berusaha meluapkan naomi.
"Naomi pergi ke kantornya lalu menemui menejer yang sedang duduk di ruangannya.
"Selamat sore tuan.."
"Nyonya Naomi apa yang membuat anda hingga datang dengan repot menemui ku?"
"Aku hannya ingin meminjam kariawan mu yang bernama Theo tolong berikan ijin kepadanya." Ucap Naomi.
"Silahkan nyonya." Ucap Sarmila.Sarmila tidak mungkin menolak permintaan Naomi karena dia pelanggan nomor satu di showroom besarnya ini menolak keinginan Naomi bisa membuatnya berada di dalam masalah besar.
Tanpa basa-basi lagi Naomi keluar dari ruangan Sarmila lalu menemui Theo yang masih berdiri melayani pelanggan lain.Naomi menunggu Theo dengan sabar.
Setalah melihat Theo sudah tidak ada pekerjaan Naomi segera menghampiri Theo lalu menarik pergelangan tangan Theo dan membawanya keluar dari kantornya.Semua orang sangat kaget saat seorang wanita konglomerat membawa Theo mereka saling menatap dan bingung melihat pemandangan itu.
__ADS_1
"Hmmm...Apa mungkin Theo selingkuh dengan wanita itu,hebat sekali dia jika menjadi selingkuhan wanita kaya tidak bekerja pun dia sudah bisa makan dan hidup mewah tinggal memompa saja dengan hebat." Ucap seseorang diiringi suara tawa semua kariawan yang melihat mereka.
πππbersambung πππ